Houthi Bunuh Mantan Presiden, Arab Saudi Bombardir Ibu Kota Yaman

1619

Sanaa – Pesawat-pesawat perang Arab Saudi dan koalisi membombardir ibu kota Sanaa di Yaman yang dikuasai pemberontak Houthi. Serangan udara ini dilancarkan pada Selasa dini hari waktu setempat setelah para pemberontak Houthi membunuh mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh.

Menurut saksi mata seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (5/12), setidaknya tujuh serangan udara menghantam istana kepresidenan yang berada di kawasan padat penduduk di jantung Sanaa.

Belum diketahui mengenai ada tidaknya korban dalam serangan udara Saudi dan koalisi tersebut. Namun jalan-jalan di Sanaa telah kosong pada Senin (4/12) sebelum malam tiba seiring pesawat-pesawat perang koalisi Saudi terbang rendah di atas kota tersebut.

Saleh (75) ditembak mati para petempur Houthi di Sanaa setelah berpindah kubu dalam konflik Yaman. Saleh awalnya bersekutu dengan Houthi yang didukung Iran dalam konflik Yaman yang berlangsung selama 3 tahun terakhir.

Beberapa hari sebelum tewas, Saleh meninggalkan Houthi dan menyatakan siap menjalani ‘babak baru’ dengan koalisi pimpinan Arab Saudi. Dia bahkan menyebut Houthi sebagai ‘milisi kudeta’.

Kematian Saleh ini diperkirakan akan memperumit konflik Yaman yang melibatkan banyak pihak. Kelanjutan konflik Yaman disebut bergantung pada para loyalis dan pendukung Saleh yang masih besar jumlahnya di Yaman, termasuk perwira militer dan kepala milisi bersenjata.

Putra Ali Abdullah Saleh Janji Balas Dendam

Putra mendiang mantan Presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh, bersumpah akan membalas dendam kematian ayahnya. Saleh tewas dibunuh oleh pemberontak Houthi yang terlibat konflik di Yaman dan kini menguasai ibu kota Sanaa.

Saleh (75) ditembak mati para petempur Houthi di Sanaa setelah berpindah kubu dalam konflik Yaman. Saleh awalnya bersekutu dengan Houthi yang didukung Iran dalam konflik Yaman yang berlangsung selama 3 tahun terakhir. Beberapa hari sebelum tewas, Saleh meninggalkan Houthi dan menyatakan siap menjalani ‘babak baru’ dengan koalisi pimpinan Arab Saudi. Dia bahkan menyebut Houthi sebagai ‘milisi kudeta’.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (5/12), putra mendiang Saleh, Ahmed Ali Saleh, memberikan pernyataan publik usai kematian ayahnya. Pernyataan ini dikutip oleh televisi Saudi, al-Ekbariya, namun Reuters belum bisa memverifikasi pernyataan ini secara independen.

“Saya akan memimpin pertempuran hingga Houthi terakhir dilemparkan keluar dari Yaman … darah ayah saya akan mendengung di telinga Iran,” ucap Ahmed Ali Saleh dalam pernyataannya.

Dia juga menyerukan kepada para pendukung ayahnya untuk ‘merebut Yaman dari milisi Houthi Iran’.

Kematian Saleh ini diperkirakan akan memperumit konflik Yaman yang melibatkan banyak pihak. Kelanjutan konflik Yaman disebut bergantung pada para loyalis dan pendukung Saleh yang masih besar jumlahnya di Yaman, termasuk perwira militer dan kepala milisi bersenjata.

Sementara itu, sejak konflik Yaman pecah, Ahmed Ali selama ini dilaporkan berada dalam penahanan rumah di Uni Emirat Arab. Dia sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Yaman untuk Uni Emirat Arab. Setelah menjadi tahanan rumah, Ahmed Ali kemudian bergabung dengan koalisi pimpinan Saudi yang berperang melawan Houthi.

Dituturkan sumber-sumber politik setempat, Ahmed Ali memutuskan hubungan dengan semua orang yang dia kenal dan tinggal dengan pengawalan ketat di sebuah vila di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Pernyataan publik pertama Ahmed Ali ini mengindikasikan koalisi Saudi kini ‘melepaskannya’ untuk melawan Houthi.

Ahmed Ali yang juga pernah menjadi Komandan Militer Garda Republik Yaman, tampil sebagai calon pengganti mendiang ayahnya yang pernah memimpin Yaman selama lebih dari 20 tahun. Dia mungkin akan menjadi kesempatan terakhir bagi keluarga Saleh untuk kembali berkuasa di Yaman. Keberadaan kerabat dan keluarga dekat Saleh lainnya tidak diketahui pasti. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN