HUT Kemerdekaan ke-73 RI, 937 Warga Binaan Lapas Batam Terima Remisi

Metrobatam.com, Batam – Sebanyak 937 narapidana warga binaan Lapas Batam, LPP Batam, LPKA Batam dan Rutan Batam mendapatkan remisi umum Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, Jumat (17/8) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Batam, Baloi. Pemberian remisi ini berdasarkan surat keputusan Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Selain langsung bebas, besar remisi yang diterima narapidana mulai dari satu bulan sampai lima bulan. Secara simbolis, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad memberikan surat keputusan remisi dan tali kasih kepada perwakilan narapidana.

“Dari total 2664 warga binaan, sebanyak 937 menerima remisi umum 1 dan remisi umum 2,” ujar Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Batam, Novriadi dalam laporannya.

Novri menyebut bahwa LPKA bertekad untuk memberikan layanan dan pendidikan kepada narapidana dan anak didik yang menjalani hukuman pidana. Apa yang dicapai warga binaan selama ini menurutnya tidak terlepas dari dukungan dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Kota Batam dan instansi terkait. Ke depan, pihaknya berencana untuk membentuk gugus depan untuk Pramuka dengan membentuk pembinaan pramuka mahir tingkat dasar.

“Agar gugus pramuka ini terbentuk kami mohon dukungan dari Pemko Batam agar pelatihan tersebut bisa terlaksana. Tanpa dukungan dari Pemko Batam dan pihak terkait maka tidak akan tercapai dan terwujud cita-cita kemasyarakatan,” sebutnya.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dalam kesempatan itu memuji keberhasilan empat UPT  memberikan pembinaan kepada warga binaannya. Banyaknya narapidana dan warga binaan yang menerima remisi menurutnya sebagai tolak ukur keberhasilan Lapas, Rutan, LPP dan LPKA dalam mendidik.

“Pemko Batam menyambut baik ini, karena proses yang mereka lakukan berhasil membina warga binaan sehingga 900 orang yang mendapat remisi tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat transformasi diri karena banyak orang hebat yang terdidik disana. “Jika mau berbicara soal Bung Karno bolak balik masuk bui, Bung Hatta, orang-orang pergerakan itu terdidik, memiliki waktu yang cukup. Bung Karno banyak menulis buku di dalam penjara, Buya Hamka. Ini hal yang menjadi sisi positif proses menjalani hukum,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Dalam sambutannya disebutkan pemberian remisi merupakan sarana hukum yang penting dalam mewujudkan tujuan system pemasyarakatan. Dalam memberikan remisi mekanisme sudah transparan dan berbasis system yang mendayagunakan teknologi informasi.

Kepada seluruh jajaran pemasyarakatan untuk melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja dengan professional, menjaga nama baik dan tidak melakukan perbuatan yang merusak citra institusi. Kepada Narapidana dan anak yang mendapat remisi untuk selalu berbuat baik. Menjadi insan yang taat hukum, berahlak mulia dan mempunyai makna dan berguna dalam hidup dan kehidupan.

 

(MCBatam)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Prabowo Tuding Pemerintahan Jokowi Ugal-ugalan Kelola Negara

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa mimpi mengembalikan kejayaan Indonesia di masa silam menjadi luntur karena negara dikelola...

JK: Kampanye Negatif Kadang Tak Bisa Dihindari

Metrobatam, Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mempersilakan kader-kadernya melakukan kampanye negatif. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), kampanye negatif memang kadang-kadang tak bisa...

Total 3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018, 1,7 Juta Lolos ke Tahap...

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah ditutup pada Senin, 15...

PT Banten Hukum Mati Gembong Narkoba 86 Kg

Metrobatam, Serang - Pengadilan Tinggi (PT) Banten menjatuhkan hukuman mati kepada gembong narkoba 86 Kg sabu Sutrisno Gunawan. Ia terbukti menyelundupkan sabu lewat Pelabuhan...

Habib Bahar Ditolak ke Manado, Polisi Minta Warga Tak Emosi

Metrobatam, Jakarta - Polisi meminta warga Kota Manado, Sulawesi Utara tak terprovokasi dengan isu penolakan kedatangan Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith dan...

Hasil UEFA Nations League: Griezmann Dua Gol, Prancis Kalahkan Jerman

Paris - Prancis melakoni comeback kontra Jerman untuk akhirnya menang dengan skor 2-1. Seluruh gol Les Bleus diborong Antoine Griezmann. Pada laga UEFA Nations League...

Banjir Kiriman dari Sumbar Rendam Kawasan Rohul Riau

Metrobatam, Pekanbaru - Banjir kiriman dari Sumatera Barat, merendam Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Banjir tersebut sudah merendam kawasan Bonai selama 2 hari. "Banji...

Buwas: Anak-anak di Video ‘Ganti Presiden’ Bukan Pramuka

Metrobatam, Jakarta - Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso (Buwas) memastikan bahwa video viral anak sekolah berteriak '2019 ganti presiden' bukanlah Pramuka. Baju cokelat...

Bos Lippo Billy Sindoro Ditahan KPK Terkait Suap Meikarta

Metrobatam, Jakarta - Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (16/10). Billy merupakan tersangka suap terkait izin proyek...

JK Anggap Berlebihan Jika Gedung DPR Dilapis Kaca Anti-Peluru

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai usulan Ketua DPR Bambang Soesatyo soal pemasangan antipeluru di sejumlah ruangan di gedung DPR berlebihan....

Viral Foto Pesta Pernikahan Digelar di SPBU

Metrobatam, Jakarta - Pesta pernikahan umumnya digelar di gedung, aula, maupun di pekarangan rumah. Namun, ternyata ada juga pesta pernikahan diselenggarakan di tempat yang...

Sadis, Anak 9 Tahun Ini Disiram Cairan Kimia, Sekujur Tubuhnya Luka Bakar

Metrobatam, Sangihe – Jessica Mananohas (9), gadis cilik yang tinggal di Desa Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) tak...
SHARE