ICW Desak Kasus Dugaan Novanto Minta Saham, Diminta Tak Diendapkan

171

Metrobatam.com, Jakarta – Indonesian Corruption Watch (ICW) mendesak kasus dugaan Setya Novanto meminta saham ke PT Freeport Indonesia tetap dilanjutkan. Pasalnya Kejaksaan Agung memutuskan untuk mengendapkan kasus tersebut lantaran penyidik kesulitan meminta keterangan sejumlah orang.

“Kejaksaan harus mencari kesaksian yang bisa menguatkan kasus ini. Kalau alasannya tidak ada keterangan RC (Riza Chalid) justru kejaksaan menunggu sesuatu yang tidak mereka kejar,” ujar Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz saat dikonfirmasi, Jumat (15/4/2016).

Donal menyebut, Kejaksaan tak boleh bergantung pada kesaksian Riza Chalid. Apalagi saat ini pengusaha minyak itu tak diketahui rimbanya lantaran kabur ke luar negeri.

Kesaksian sejumlah orang termasuk Menteri ESDM Sudirman Said dan mantan Presdir PT Maroef Sjamsoeddin kata Donal harusnya sudah cukup untuk melanjutkan kasus itu.

“Padahal sudah ada rekaman, saksi, Menteri ESDM, Maroef itu menjadi kesaksian yang strategis,” tambahnya.

Kasus ini terbongkar setelah dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan, 16 November 2015. Sudirman menerima aduan dari Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin bahwa ada pejabat negara yang meminta saham.

Berdasarkan bukti rekaman, pejabat negara yang dimaksud diduga Setya Novanto yang saat itu menjabat Ketua DPR. Permintaan saham diduga saat Novanto ditemani pengusaha Riza Chalid bertemu Maroef di sebuah hotel.

Namun, sebelum Mahkamah Kehormatan Dewan memutuskan sanksi, Novanto lebih dulu menyatakan mundur dari jabatan Ketua Dewan. Saat proses di Mahkamah Kehormatan Dewan berlangsung, Kejaksaan ikut menyelidiki dugaan tindak pidana dalam kasus ini.

Penyidik Kejaksaan sudah memeriksa Sudirman Said, Maroef Sjamsoeddin, dan Setya Novanto sebagai saksi. Sedangkan Riza Chalid tidak pernah memenuhi panggilan.

Hal itulah yang membuat Prasetyo memutuskan, sementara kasus yang dikenal dengan sebutan Papa Minta Saham diendapkan. “Kami endapkan dulu,” kata Jaksa Agung M. Prasetyo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016).

Sumber: Metrotvnews.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Digugat Anak Kandungnya Rp.1,6 Miliar, Nenek Cicih: Saya Maafkan Mereka

Metrobatam, Bandung - Kebesaran hati ditunjukkan Cicih (78). Meski digugat empat orang anaknya, nenek Cicih masih tulus memaafkan mereka. "Saya sudah memaafkan mereka. Kasih sayang...

Ditanya Kondisi NT, Ini Jawaban Orangtua Penyerang Kiai di Lamongan

Metrobatam, Lamongan - Kiai Hakam Mubarok, korban penyerangan Pengasuh Ponpes Karangasem Lamongan, sempat bertemu orangtua NT. Dalam pertemuan itu Kiai Hakam sempat menanyakan kondisi...

Polisi Ringkus 5 Pelaku Begal Sadis Terhadap Wartawan di Batam

Metrobatam.com, Batam - Setelah sempat buron, 5 dari 7 pelaku begal sadis terhadap Handes Silaban wartawan Media Lentera Indonesia di Batam akhirnya berhasil dibekuk...

Komisi III DPRD Kepri Bersama Dinas Perkim Tinjau Lokasi untuk Pembangunan Infrastruktur di Mako...

Metrobatam.com, Batam - Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman ( Perkim ) Kepri bersama Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Selasa...

Anggota DPRD Kepri dan Anggota DPRD Batam Hadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan

Metrobatam.com, Batam - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau dilaksanakan di Kantor lurah Rempang Cate, Rabu,...

Bank BTN Siap Membantu Sertifikat Perum Air Mas

Metrobatam.com, Batam - Warga perumahan Air MasĀ Mandar Paradise, Batuaji, Batam, Kepulauan RiauĀ  Lakukan aksi demo di Bank BTN untuk minta keterangan sertifikat rumah mereka,...

Sebarkan Isu akan Ada Pembantaian Ulama oleh PKI, Guru SMA di Banten Ditangkap Polisi

Metrobatam, Banten - Polisi menangkap guru SMA bernama Yayi Haidar Aqua, pemilik akun Facebook Ragil Prayoga Hartajo. Yayi diduga menyebarkan hoax soal adanya pasukan...

Ratusan Advokat Bela Firman Wijaya Lawan SBY

Metrobatam, Jakarta - Sekitar 400 orang advokat secara sukarela membentuk 'Tim Advokasi Untuk Kehormatan Profesi' membela pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya untuk menghadapi proses...

KPK Sebut Upaya Nazaruddin Seharusnya Didukung

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut upaya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengungkap nama-nama yang diduga terlibat kasus korupsi seharusnya...

Sambil Santap Nasi Jambal, Mega-Jokowi Bertemu di Batu Tulis Semalam

Metrobatam, Bogor - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo di Istana Batu Tulis Bogor, semalam. Pertemuan hampir dua...

Wiranto Tegaskan Aparatur Negara Harus Netral dalam Pilkada

Metrobatam, Jakarta, - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengingatkan bahwa aparatur negara, baik sipil maupun TNI dan Polri, serta penyelenggara...

Seorang Polisi Meninggal saat Apel Kedatangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Anggota Sub Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya, Brigadir Kepala Dwi Sumarno meninggal dunia saat melakukan apel pengamanan rencana kedatangan...
BAGIKAN