Ilmuwan Ciptakan Robot Kecoak

    (Foto: New Yorker)
    (Foto: New Yorker)

    Metrobatam.com, Berkerley – Ilmuwan telah membuat robot yang terinspirasi dari kecoak. Meski memiliki exoskeleton, kecoak terbukti mampu melalui lubang-lubang kecil yang sulit dijangkau manusia.

    Peneliti di UC Berkeley mendesain robot tersebut dan menyatakan bahwa robot kecoak ini membuktikan kemampuan unik kecoak dibanding robot yang terinspirasi dari hewan tanpa tulang seperti cacing tanah. Saat diuji, kecoak mampu melewati lubang yang ukurannya hanya sepertiga tinggi kecoak ketika kakinya berdiri.

    “Binatang dengan exoskeleton seperti kecoak bisa pergi ke mana saja, melewati tempat seperti apa saja, sehingga kami mulai berpikir, bagaimana hal itu bisa terjadi? Untuk itu kami membangun lubang-lubang kecil untuk melihat apa yang bisa mereka lakukan,” ujar Robert Full yang merupakan biomekanis.

    “Mereka berlari sangat cepat bahkan ketika harus berlari dalam lubang sekecil separuh tubuhnya. Kaki mereka menyebar seluruhnya ke samping. Mereka masih bisa berlari pada kecepatan 20 panjang tubuh tiap detik atau 60 centimeter per detik, yang jika diartikan dalam skala manusia yakni 70 mil per jam,” lanjutnya.

    Para peneliti mengambil kecoak Amerika (Periplaneta americana) untuk diteliti. Mereka berjalan melalui sebuah terowongan setinggi 12 milimeter. Kemudian ketinggian terowongan diperkecil menjadi 9 mm, kemudian 6 mm, dan lalu lebih kecil menjadi 4 mm, kurang dari sepertiga dari tinggi berdiri tubuh kecoa.

    Sampai yang terakhir, terowongan paling ketat, kecoa tetap mempertahankan kecepatan tinggi mereka dengan berjalan meski kakinya menyebar keluar dan tubuhnya menjadi semakin tergencet. Kendati demikian, tak satu pun kecoa tewas atau terluka karena pengujian tersebut.

    Ahli robot telah mengembangkan banyak “robot lunak” yang terbuat dari polimer lentur dan lebih mirip hewan seperti cacing atau gurita, yang tubuhnya tanpa tulang yang dapat dengan mudah mengubah bentuknya serta bergerak melalui ruang yang rapat. Namun penelitian baru menunjukkan bahwa ternyata makhluk bertubuh keras dapat memberikan model lain untuk robotika lembut juga.

    “Kami berpendapat bahwa inspirasi terbaik untuk robot lunak harusnya arthropoda dengan exoskeleton. Karena tidak hanya mereka lembut dan mampat, tetapi mereka memiliki organ pelengkap juga, seperti kaki dan sayap, yang dapat melakukan banyak hal,” jelas Full.

    Berbekal pengetahuan tersebut, para ahli membuat robot dari plastik exoskeleton fleksibel yang bisa berperilaku seperti kecoak. Robot dibangun seperti origami sehingga tidak mahal dan sangat berguna untuk membantu tim penyelamat di daerah rawan bencana.

    (sumber: okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Prabowo Bertemu Puan, PKS Tak Cemas Ditinggal Gerindra

    Metrobatam, Jakarta - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengaku tak khawatir apabila Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beralih dari koalisi setelah...

    Heboh Sapi Berkepala 2 di Riau, Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Metrobatam, Jakarta - Bayi sapi di Desa Alang Kepayang, Rengat Barat, Riau membuat heboh warga setempat. Penampakan sapi tak seperti pada umumnya. Sapi ini...

    Hanya Beberapa Saat sebelum Serah Terima, Anies Pecat 2 Wali Kota Melalui Telepon

    Metrobatam, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memecat Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana dan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi hanya melalui...

    Penyelundupan 7 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan, Salah Satu Pelaku Oknum Polisi

    Metrobatam, Jambi - Jajaran Ditresnarkoba Polda Jambi beserta Resnarkoba Polres Tanjungjabung Barat, Jambi serta di-back up dari Mabes Polri berhasil mengamankan 7 kantong plastik...

    Penumpang Bercanda Bawa Bom, Penerbangan Batik Air dari El Tari Kupang-Soetta Tertunda

    Metrobatam, Kupang – Seorang penumpang pesawat Batik Air bercanda membawa bom, mengakibatkan penerbangan dari Bandar Udara Internasional El Tari ke Soekarno-Hatta, tertunda selama satu...

    Pramono Sebut Jokowi Izinkan Johan Budi Daftar Caleg PDIP

    Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengonfirmasi rencana Juru Bicara Presiden Johan Budi ikut mendaftar jadi calon legislatif untuk Pemilu 2019. Hal ini disampaikan...

    Politisasi Identitas Agama Diprediksi Makin Keras hingga 2019

    Metrobatam, Jakarta - Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, menyebut munculnya politisasi keagamaan disebabkan pola koalisi yang terbentuk di antara partai politik. Ia...

    Diduga Ada Pelanggaran, Komisi ASN Selidiki Perombakan Pejabat Pemprov DKI

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelidiki potensi pelanggaran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan perombakan pejabat di lingkungan...

    Divestasi 51% Saham Freeport Dituding Pencitraan, Jokowi Buka Suara

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara menanggapi kritikan keras beberapa pihak yang menilai perjanjian divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI)....

    Nilai Proyek PLTU Riau 1 yang Tersandung Kasus Suap Capai Rp 12 T

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya praktik suap dalam proyek PLTU Riau-1. Proyek itupun untuk sementara dihentikan. Direktur Utama PLN, Sofyan Basir...

    Fakta Baru Kasus Abu Tours soal Tiket Makassar-Arab Saudi

    Metrobatam, Makassar - Polda Sulsel telah menyita sejumlah aset milik bos Abu Tours Hamzah Mamba di sejumlah daerah di Indonesia. Namun Saudi Arabian Airlines...

    Laporan Keuangan Anies ‘Janggal’, DPRD DKI Tolak Tandatangan

    Metrobatam, Jakarta - DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban APBD 2017 yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Ketua...
    BAGIKAN