Metrobatam, Tanjungpinang – Kantor Imigrasi Klas I Tanjungpinang mencekal 11 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dalam semingu terakhir pascabentrok antara tentara Filipina dengan kelompok bersenjata di Kota Marawi, Filipina. Pencekalan 11 orang WNI ini terindikasi sebagai teroris. Tidak hanya itu Imigrasi Tanjungpinang terus meningkatkan pengawasan terhadap WNI dan Warga Negara Asing (WNA) yang masuk dan meninggalkan Tanjungpinang.

“Kita mencekal 11 orang WNI dalam seminggi terakhir ini sejak terjadinya serangan teroris di Filipina yang mau masuk dan meninggalkan lewat pengawasan Imigrasi Tanjungpinang,” kata Kepala Seksi Informasi Imigrasi Tanjungpinang Said Noviansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 2 Juni 2017.

Sambung Said, untuk ke 11 orang WNI dicekal saat ini masih memprosesnya apakah terlibat aksi teroris. Kemudian, jika terlibat akan menyerahkannya kepada instansi terkait untuk memprosesnya secara hukum. Saat disinggung asal dan tujuan 11 WNI yang dicekal di Imigrasi Tanjungpinang, Said enggan membeberkannnya.

“Mereka (11 WNI) baru terindikasi dan masih dicari tahu dulu, identitasnya masih kita rahasiakan,” kata dia.

Dia menuturkan, sejak pemerintah Filipina berperang melawan kelompok bersenjata, Imigrasi Tanjungpinang meningkatkan pengawasan terhadap WNI dan WNA yang hendak masuk ke Tanjungpinang dari luar negeri, begitu juga dengan sebaliknya. Peningkatan pengawasan dilakukan guna mengantisipasi adanya teroris masuk ke Indonesia, khususnya Tanjungpinang.

“Surat edaran dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi sudah kita terima guna meningkatkan pengawasan Imigrasi di perbatasan,” ujar Said.

Sebagai salah satu kota di Provinsi Kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura, pengawasan terhadap WNI dan WNA di Tanjungpinang perlu ditingkatkan untuk mencegah pelaku terorisme. Menurut dia, Tanjungpinang bisa menjadi salah satu pintu masuk dan keluar bagi para terorisme ke Indonesia.

“Sesuai perintah dari Ditjen Imigrasi, pengawasan perbatasan di seluruh Indonesia harus ditingkatkan mengantisipasi masuknya teroris,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pengurusan paspor juga diperketat untuk menghindari WNI menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan meninggalkan Indonesia menjadi teroris. Misalnya, bagi masyarakat pengurus paspor yang bukan warga Tanjungpinang akan ditolak. Dalam sehari pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Tanjungpinang mencapai hingga 80 orang.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...

Liga Champions : Manchester United Tumbang di Kandang Barcelona

Metrobatam.com, Bercelona - Manchester United harus mengakui keunggulan Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Kalah di dua leg, Ole Gunnar Solskjaer mengakui level Barcelona memang...