Indonesia Mengutuk, Menhan AS: Perang dengan Korut Bisa Jadi Bencana Besar

3270

Metrobatam, Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Jim Mattis, memperingatkan bahwa perang dengan Korea Utara dapat menjadi bencana sehingga upaya diplomasi harus terus digalakkan.

“Upaya Amerika dilakukan secara diplomatis, untuk mendapatkan hasil diplomatis, dan saya ingin terus seperti itu sekarang ini. Tragedi perang sudah diketahui dan tak perlu digambarkan lagi selain dengan kata bencana besar,” ujar Mattis, sebagaimana dilansir Reuters.

Mattis tak menjabarkan lebih lanjut maksud dari jalur diplomasi tersebut. Namun pada akhir pekan lalu, AS dan anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa lainnya sepakat menjatuhkan sanksi baru untuk menekan Korut agar menghentikan program rudal dan nuklirnya.

Melalui resolusi itu, PBB akan memangkas nilai ekspor Korut hingga US$1 miliar atau setara Rp13,3 triliun.

PBB juga melarang seluruh ekspor batu bara, besi dan bijih besi, timah dan bijih timah, serta ikan dan makanan laut dari Korut. Secara keseluruhan, sanksi PBB akan memangkas sepertiga nilai ekspor tahunan Korut.

Sanksi ini memicu amarah Korut yang kemudian mengancam akan menembakkan rudal ke Guam, wilayah AS di Pasifik. Korut bahkan sudah mulai membeberkan rencana detail penyerangan tersebut.

“Rudal Hwasong-12 akan diluncurkan oleh KPA [Tentara Rakyat Korea] dan akan melintasi langit Shimane, Hiroshima, dan Koichi di Jepang. Rudal itu akan melesat sejauh 3.356,7 kilometer selama 1.065 detik dan menghantam perairan sejauh 30 sampai 30 kilometer dari Guam,” tulis kantor berita pemerintah Korut, KCNA.

Ini Kata Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Korea Utara (Korut) di tengah memanasnya ketegangan. Trump menyebut Korut seharusnya sangat, sangat cemas jika memang jadi menyerang AS.

Berbicara di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, Kamis (10/8) waktu setempat, Trump menyebut pernyataan sebelumnya soal Korut tidaklah terlalu keras. Meskipun Trump sebelumnya mengancam akan menyerang Korut.

“Seperti yang saya katakan, mereka akan disambut dengan api dan kemarahan dan sejujurnya, kekuatan,” cetus Trump, beberapa waktu.

Dalam pernyataan terbarunya, seperti dilansir BBC, Jumat (11/8), Trump menyebut pemerintahan AS sebelumnya terlalu lemah pada Korut. Trump juga menegur China, sekutu dekat Korut, yang disebutnya tidak berbuat banyak.

“Saya akan memberi tahu Anda ini, jika Korea Utara melakukan apa pun, bahkan berpikir untuk menyerang siapa saja, yang kita cintai atau kita wakili atau sekutu kita atau kita sendiri, mereka seharusnya sangat, sangat cemas,” ucap Trump.

“Saya akan memberitahu Anda kenapa… karena akan terjadi kepada mereka hal-hal yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya,” imbuhnya.

Namun Trump juga menambahkan, AS masih selalu mempertimbangkan perundingan untuk setiap konflik.

“Saya ingin memberi tahu Anda ini, Korea Utara sebaiknya memperbaiki perilaku mereka atau mereka akan dilanda masalah seperti sejumlah kecil negara lainnya,” ucapnya, tanpa menjelaskan negara-negara yang dimaksud.

Pernyataan Trump ini disampaikan setelah Korut mengungkapkan rencana serangan rudal ke Guam secara rinci. Korut mengklaim akan menembakkan empat rudal balistik jarak menengah jenis Hwasong-12 ke Guam. Korut mengklaim rudal-rudalnya akan mengudara sejauh 3.365 kilometer dalam waktu 1.065 detik atau 17 menit 45 detik saja.

Menghadapi ancaman itu, AS dan otoritas Guam cenderung tenang. Mereka yakin sistem pertahanan rudal yang ada di berbagai wilayah AS akan mampu menangkal serangan Korut.

Indonesia Mengutuk

Indonesia mengutuk keras rencana Korea Utara menyerang Guam, wilayah Amerika Serikat di Pasifik, dengan rudal. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan Indonesia sejak dulu mengutuk percobaan nuklir Korut.

“Indonesia sudah sejak lama mengutuk dengan keras percobaan nuklir Korea Utara karena Indonesia selalu mengutamakan perdamaian, perdamaian, dan perdamaian,” kata Wiranto saat berceramah kepada 185 peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) di kantor Lembaga Ketahanan Nasional, Jalan Merdeka Selatan, Jumat (11/8).

Wiranto menyebut uji coba nuklir Korea Utara menjadi salah satu pokok bahasan penting isu keamanan di kawasan ASEAN. Hal ini menjadi perhatian khusus pertemuan sejumlah menteri luar negeri dalam KTT ASEAN di Manila. Presiden Filipina Rodrigo Duterte memandang uji coba nuklir Korut dapat memicu perang nuklir yang membahayakan seluruh negara.

“Pidato Presiden Duterte menarik dalam menghadapi ini. Saya ingat kata-kata itu, ini menyangkut nasib kita, saya bicara ini karena mungkin tahun depan kita nggak bisa bicara lagi mengapa, karena percobaan nuklir Korea Utara, kalau dia picu perang nuklir, kita mati semua,” ujarnya.

Sejumlah anggota KTT ASEAN menekan Korut agar menghentikan program rudal dan nuklirnya serta mematuhi resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Wiranto menyebut Durterte mengajak seluruh negara di ASEAN ikut berperan mencegah uji coba nuklir Korut.

“Dia (Duterte) mengajak negara ASEAN kita sama-sama mencegah percobaan nuklir yang membahayakan kita semua. Dia (Korea Utara) serang Amerika Serikat nggak apa-apa, tapi kalau Amerika balas, kita semua mati di sini, joke-joke yang cukup menarik, cukup cerdas,” imbuhnya.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...

‘Juve Lawan Barca akan Jadi Permainan Taktik dan Fisik’

Turin - Juventus akan menjamu Barcelona di lanjutan Liga Champions. Pertandingan itu dinilai akan menjadi permainan yang penuh dengan adu taktik dan fisik. Dalam pertemuan...

Merasa Dibohongi, Belasan Penumpang Lion Air di Batam Ngamuk

Metrobatam, Batam - Sebanyak 16 penumpang Lion Air dari Pekanbaru tujuan Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) terlantar di Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau....

Liga Arab Nyatakan Hizbullah Sebagai Teroris, Hamas Menolak

Gaza City - Liga Arab melabeli organisasi Islamis Syiah di Libanon, Hizbullah, sebagai kelompok teror. Namun Hamas, kelompok gerakan Islamis Sunni di Palestina, menolak...

Setnov Dibui, Airlangga Hartato Digadang-Gadang Jadi Ketum Golkar

Metrobatam, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato membenarkan bahwa dirinya salah satu orang yang digadang-gadang akan menggantikan Setya Novanto usai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi...

Tikam Warga, Orang Gila Ditembak Polisi

Metrobatam, Pekanbaru - Warga Sungai Beringin Parit 15 Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, diresahkan dengan adanya orang gila yang berkeliaran. Orang...

Ketua MPR: Akan Baik Kalau Novanto Mundur dari Ketua DPR

Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut bicara soal kursi Ketua DPR yang masih diduduki tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto. Zulkifli...

Edan! Oknum PNS Masukkan Terong dan Timun ke Kemaluan Istri 3 Kali Seminggu

Metrobatam, Deli Serdang - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Deliserdang, Sumatera Utara berinisial RR harus menghadapi proses hukum lantaran dilaporkan istrinya...
BAGIKAN