Ini 11 Negara Tujuan TKI, Nomor 4 Negaranya Paling Kecil

1313

Metrobatam, Jakarta – Sepanjang awal tahun 2018, sudah lebih dari 15 ribu warga negara Indonesia (WNI) tercatat sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sejumlah negara. Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang tenaga kerja terbesar di dunia.

Melihat fenomena tersebut, lantas negara mana sajakah yang menjadi tujuan para TKI Indonesia?

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, sejak bulan Januari hingga Februari 2018 setidaknya terdapat 11 negara tujuan para tenaga kerja Indonesia. Berikut rinciannya.

1. Malaysia

Serupa dengan tahun sebelumnya, Malaysia masih tetap menjadi negara yang menerima TKI terbanyak dibandingkan negara lain. Negara yang kerap dijuluki Negeri Jiran itu pun menerima sebanyak 13.603 TKI di negara nya.

2. Hongkong

Setelah Malaysia, negara bagian administratif dari negara Tiongkok ini juga menjadi tujuan favorit para pekerja Indonesia di luar negeri. Hal tersebut terlihat karena sebanyak 6.947 orang menjadi TKI di negara Hongkong ini.

3. Taiwan

Taiwan menjadi negara ketiga yang paling banyak menerima tenaga kerja dari Indonesia. Dia sudah menerima 4.300 TKI dari Januari hingga Februari 2018.

4. Singapura

Singapura juga menjadi salah satu negara tetangga yang cukup banyak mempekerjakan para TKI di negaranya. Tercatat sebanyak 2.303 tenaga kerja Indonesia mengadukan nasibnya di negara yang luasnya bertambah karena adanya proses reklamasi.

5. Arab Saudi

Sebanyak 1.260 tenaga kerja Indonesia bekerja di negara kilang minyak tersebut.

6. Brunei Darussalam

TKI yang ditempatkan di Brunei juga cukup banyak. Sebanyak 1.1845 orang bekerja disana.

7. Amerika Serikat

Sebanyak 465 tenaga kerja Indonesia ditempatkan di Amerika Serikat.

8. Qatar

Tenaga Kerja Indonesia yang diberangkatkan ke Qatar hanya berjumlah 448 orang.

9. Kuwait

Sebanyak 100 orang TKI ditempatkan di Kuwait.

10. Jepang

Negara dengan julukan Matahari Terbit ini hanya menerima TKI yang jumlah nya 92 orang.

11. Italia

Serupa dengan Jepang, TKI yang ditempatkan di Italia juga hanya berjumlah 92 orang.

Okezone juga mencatat bahwa terdapat sejumlah TKI yang meninggal dunia dan dipulangkan dari sejumlah negara lainnya. Adapun negara-negara tersebut yaitu Uni Emirat Arab yang memulangkan TKI sebanyak 4 orang, Saudi Arabia sebanyak 4 orang, Bahrain sebanyak 1 orang, Kuwait sebanyak 2 orang, Oman sebanyak 1 orang, Taiwan sebanyak 3 orang, Hongkong sebanyak 4 orang, Brunei Darussalam sebanyak 3 orang, Korea Selatan sebanyak 4 orang dan yang terbanyak adalah negara Malaysia sebanyak 11 orang.

Berbagai pengaduan masalah pun diterima pihak ketenagakerjaan terkait dengan masalah yang dihadapi TKI di luar negeri. Kelengkapan syarat dan dokumen bekerja lagi-lagi menjadi masalah terbanyak yang ditangani oleh Indonesia. Hal ini nampak dari adanya 262 kasus tersebut.

Selain itu, masalah yang terjadi pun sangat beragam. Mulai dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) (29 kasus), TKI yang ingin dipulangkan (109 kasus), gaji yang tidak dibayar oleh majikan (55 kasus), sakit (50 kasus), TKI yang gagal berangkat (47 kasus), putus hubungan komunikasi (22 kasus), tindak kekerasan dari majikan (8 kasus), melarikan diri (14 kasus), hingga pelecehan seksual (2 kasus). (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN