Metrobatam, Solo – Ketum PA 212, Slamet Ma’arif ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran pemilu. Ada dua barang bukti yang sudah dikantongi polisi.

“Bukti ada video dan susunan tim kampanye,” ujar Kasatreskrim Polres Surakarta, Kompol Fadli saat dihubungi detikcom, Senin (11/2).

Video yang dimaksud adalah video acara tablig akbar PA 212 di Solo. Sedangkan susunan tim kampanye yang dimaksud adalah daftar anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Fadli menjelaskan Slamet dijerat dua pasal UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. “Pasal 492 dan 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017,” kata Fadli.

Polisi akan memeriksa Slamet sebagai tersangka di Polda Jateng, Rabu (13/2).

Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai mengatakan meski diperiksa di Polda Jateng, pemeriksaan akan tetap dilakukan oleh penyidik Polresta Surakarta. “Kita pertimbangkan alasan keamanan,” kata Andy kepada wartawan di kantornya siang tadi.

Sementara itu Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U), Yusuf Martak, mengaku heran atas penetapan tersangka Ketum PA 212, Slamet Maarif, dalam kasus dugaan pelanggaran pemilu. Yusuf menyebut Slamet seolah-olah menjadi target dari pihak-pihak yang tak sejalan.

“Jadi ini kan sebenarnya Ustaz Slamet itu kan diundang sebagai pribadi. Dan di situ ada tablig akbar, jadi tidak ada unsur-unsur black campaign. Mungkin ada… Diambillah alasan-alasan dengan ujaran-ujaran yang berkaitan dengan kampanye padahal tidak ada. Nah sudah diperiksa oleh Bawaslu, tiba-tiba dipanggil, mendapat panggilan dari Polresta Solo, terus tiba-tiba setelah diperiksa pada Kamis lalu. Kemarin keluarlah surat ditetapkan sebagai tersangka,” kata Yusuf kepada wartawan, Senin (11/2).

“Pertanyaannya sekarang, apakah seurgen itu, apakah sepenting itu. Kenapa kok seolah-olah ada kesan menarget orang yang tidak sejalan, atau orang-orang yang berada di oposisi, apakah itu terjadi ketidakgentleman-an, kecuali menghujat, menjelek-jelekan nama orang atau pimpinan. Ini kan tidak,” sambungnya.

Yusuf menyebut kasus yang menjerat Slamet sebagai bentuk kriminalisasi. Kasus ini juga, sambung Yusuf, memperlihatkan kepanikan dari kelompok tertentu.

“Ya kalau sudah bentuknya semacam target berarti tidak beda kriminalisasi namanya kan. Jadi kenapa harus ada arti kata seluruhnya prosesnya dipercepat, semuanya dipercepat, targetnya dipercepat, dari mulai saksi tersangka dipercepat. Nah ini ada apa? Terlihat sekali kepanikan itu. Ini kan anak bangsa juga, warga negara juga. Apakah warga negara sudah selevel Ustaz Slamet ini dianggap bukan warga negara kelas satu? Kelas nya sudah diturunkan menjadi warga negara nomor dua? Nggak ngerti saya,” ujar dia.

Dia mengatakan Slamet akan memenuhi panggilan polisi terkait kasus pelanggaran pemilu itu. Sejumlah massa juga akan mengawal proses pemeriksaan Slamet.

“Ya Ustaz Slamet Ketua PA 212, dia ini mujahid, dia punya umat, dia punya massa. Ini kan istilahnya tindakan-tindakan diberikan, disematkan kepada Ustaz Slamet agak kontroversi, karena kontroversi ya otomatis akan ada, tetap pasti ada, namanya tokoh pasti dikawal,” tuturnya.

Slamet dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Tengah, Rabu (13/2). Lokasi pemeriksaan dipilih di Polda Jateng berdasarkan pertimbangan keamanan.

“Kita pertimbangkan alasan keamanan,” kata Wakapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai kepada wartawan di Mapolresta Surakarta. (mb/detik/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Joko Driyono Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia.

Metrobatam.com, Jakarta - Joko Driyono, yang sekarang berstatus sebagai Plt Ketua Umum PSSI, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor sepak bola Indonesia. Penetapan...

Lion Air : Pesawat yang Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak Laik Terbang

Metrobatam.com, Pontianak - Pesawat Lion Air berjenis Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak. Menurut pihak Lion Air, pesawat yang membawa 7 kru, 180...

Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak

Metrobatam.com,  Pontianak - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan semua penumpang dan kru pesawat selamat dalam insiden tergelincirnya Lion Air di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat....

Pemakaman Bripka Kristian Poltak Sitorus Diiringi Isak Tangis Istri dan Dua Anaknya

Metrobatam.com, Batam - Air mata Istri dan dua anak almarhum Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus, anggota penyidik Mapolsek Batuampar Kota Batam, belum kering. Bayangan...

Wabup Lingga Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Metrobatam.com, Lingga - Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di gedung pusat oleh - oleh Desa Benan, Jumat (15/2/2019). Berkesempatan hadir...

Polres Tanjungpinang Tangkap Pelaku Setubuhi Anak Bawah Umur

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial H (41) dan M (19) yang melakukan Tindak Pidana Persetubuhan anak dibawah...

2 Pelaku Judi Sie Jie di Kijang Kota Diciduk Polisi

Metrobatam.com, Bintan - Kepolisian Resor Bintan  melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana, S.IP, M.Si  gelar press release terkait pengungkap kasus perjudian yang terjadi di...

Dialog dengan BP Batam, Pelaku Usaha Keluhkan Izin Ekspor dan Sertifikasi SNI

Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha, Jumat (15/2/2019) siang, di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung Bida Utama...

Polda Kepri Tangkap Pengendali Kurir Sabu Antar Provinsi dan Amankan Sabu 2.021 Gram

Metrobatam.com, Batam - Polisi daerah (Polda) Kepri laksanakan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu seberat 2.021 gram oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes...

Sigap, Polsek Tanjungpinang Timur Langsung Bersihkan Pasir di Simpang Batu 8

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai bentuk resposif dalam menanggapi keluhan masyarakat Polsek Tanjungpinang Timur membersihkan pasir yang ada di Persimpangan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jumat(15/2)...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 293 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Ditresnarkoba Polda Kepri melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Jumat (15/2/2019). Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu 4 kapsul berisikan sabu...

Polda Kepri Teken MoU Bersama Non dan Lembaga Pemerintah

Metrobatam.com, Batam - Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dengan Lembaga Pemerintah dan Non Lembaga Pemerintah, Kamis (14 /2/2019) di Hotel Best...