Metrobatam, Jakarta – Partai Demokrat (PD) menolak Sandiaga Uno jadi cawapres pendamping Prabowo Subianto. Alasannya, elektabilitas Sandiaga Uno rendah di berbagai lembaga survei.

“Kita kan dasar analisisnya lembaga survei tentu kawan-kawan semua pernah melihat lembaga survei. Nama Sandi kan rendah elektabilitasnya, artinya butuh perjuangan lebih keras daripada menyandingkan seseorang yang sosok elektabilitasnya lebih tinggi yaitu yang jadi pertimbangan kita,” ucap Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean di kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8) dinihari.

Ferdinand juga mengatakan, Ketum Gerindra Prabowo Subianto memberikan alasan memilih Sandiaga. Prabowo disebut Ferdinand menyampaikan pasangan ini akan memenangkan Pilpres 2019.

“Ya Pak Prabowo sampaikan alasan ini kesepakatan dari teman-teman koalisi lain. Ya itu aja yang disampaikan dan beliau merasa yakin bahwa berpasangan dengan Sandiaga Uno eliau akan menangkan Pilpres 2019 nanti, itu aja,” tutur dia.

Menurut Ferdinand, Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) elektabilitasnya lebih tinggi dari calon lain. Apalagi elektabilitas Sandiaga masih dibawah AHY.

“Justru itu kalau kita lihat dari survei ada AHY, Gatot, Anies dan beberapa nama yang elektabilitasnya tinggi. Kita ingin menimang-menimang kalau Sandi jauh dibawah sekali,” jelas dia.

Demokrat juga tak terlihat dalam deklarasi Prabowo-Sandiaga, menurut dia masih mempertimbangkan calon alternatif. Namun Prabowo lebih memilih deklarasi tersebut.

“Ya kita kan belum putus ya, karena komunikasi masih sama Pak Prabowo pertimbangkan untuk cari alternatif nama lain yang punya kemungkinan lebih besar ya tapi Pak Prabowo memutuskan untuk deklarasi. Kita tadi sudah dikasih tahu tapi kita belum bisa bersama-sama di sana pada saat deklarasi karena kita lagi kumpul,” ujar dia.

Dikesempatan terpisah, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menilai sulit untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga. Sebab Demokrat sudah melakukan perhitungan dalam Pilpres 2019.

Alasan lainnya, Prabowo telah mengkhianati Demokrat dalam koalisi dan mencium aroma politik yang tidak sehat.

“Ketiga berdasarkan perhitungan kami bahwa kemungkinan menang di koalisi Pak Prabowo sangat kecil dan kami melihat Pak Prabowo tidak serius untuk menang dalam pilpres ini,” tutur Andi.

Partai Demokrat juga akan melakukan rapat majelis tinggi untuk membahas arah koalisi pada Jumat (10/8) pagi. Demokrat bakal menentukan bergabung koalisi Prabowo atau Jokowi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua

Metrobatam.com, Batam - Harmidi Umar Husen, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam yang juga sebagai Pengusul Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua. Ia...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 205,2 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri memusnahkan barang bukti jenis sabu seberat 205,2 gram. Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin Kasubdit II Dit...

Sekda Kota Batam Jefridin : Gunakan Medsos untuk Promosikan Batam

Metrobatam.com, Batam - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin berpesan kepada pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk bijak gunakan media sosial. Ia berharap sarana...

KPK Rekomendasikan Percepatan Perubahan Status Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan rekomendasi untuk mempercepat perubahan status free trade zone (FTZ) Kota Batam. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad...

PBNU Sebut Kelompok Penggempur NU Sudah Merambah Musala

Metrobatam, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud menduga kelompok yang kerap memojokkan dan menggempur NU dari segi ibadah serta keyakinan...

Diterjang Banjir Bandang, Akses 4 Desa di Merangin Jambi Putus

Metrobatam, Merangin - Banjir Bandang kembali melanda Kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini banjir bandang menerjang Kecamatan Jangkat, pada Senin 18 Maret 2019 malam. Akibat banjir...

DPRD Batam Setuju Revisi Perda Kenaikan PPJU

Metrobatam.com, Batam - Kenaikan tarif Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah dinilai harus segera...

Polisi Tangkap Pembajak yang Bawa Mobil Tangki Pertamina ke Istana!

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menangkap pelaku pembajakan mobil tangki Pertamina yang dibawa dari Ancol ke depan Istana, Jakarta Pusat. Rencananya, polisi merilis kasus...

Perangkat Desa Akan Beri Jokowi Gelar Bapak Pembangunan Desa

Metrobatam, Jakarta - Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) bakal memberikan penghargaan berupa gelar 'Bapak Pembangunan Desa' kepada Presiden...

Sri Mulyani: Masa Kita Pakai UU Zaman Hindia Belanda?

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bergerak cepat dalam memperbaharui aturan tentang lelang lewat rancangan undang-undang...

BPN Sindir ‘Romahurmuziy Dijebak Jabatan Politik’, KPK: Itu Debatable

Metrobatam, Jakarta - KPK menanggapi penyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno yang menyebut eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dijebak jabatan politik dalam kasus...

Nagita Slavina Tertawa saat Raffi Ahmad Ajak Salat, Lho Kok?

Metrobatam, Jakarta - Raffi Ahmad kini mengikuti jejak Irwansyah hingga Teuku Wisnu untuk hijrah. Beberapa waktu lalu, Raffi, menggelar kajian dengan mengundang teman-temannya tersebut...