Ini Alasan Polisi Hujani Peluru ke Mobil Sedan Berisi Satu Keluarga

2449

Metrobatam, Lubuklinggau – Peristiwa penembakan terhadap warga sipil oleh aparat kepolisian Polres Lubuklinggau dibenarkan oleh pihak kepolisian.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin menjelaskan kronologi kejadian bermula saat anggotanya di Polsek Lubuklinggau Timur melakukan razia cipta kondisi di jalan Pertigaan Jalan Fatmawati Kecamatan Lubuklinggau Timur I (Lingkar Utara).

“Pada pukul 10.00 wib, razia rutin dilakukan merupakan razia yang sudah terprogram, dan bukan asal razia, bahkan razia yang dipimpin oleh Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Muhammad Ismail sudah melakukan persetujuan sebelum diadakan razia cipta kondisi untuk tidak menggunakan senjata api. Dan itu sudah didengar oleh para anggota yang mengikuti razia tersebut,” jelas Andi.

Dilanjutkan Kompol Andi Kumara, saat berlangsung giat razia ada kendaraan sedan hitam jenis Honda City dengan nopol BG 1488 ON tidak mau dihentikan, dan sempat mau menabrak anggota yang sedang bertugas, kemudian dilakukan pengejaran dengan menggunakan mobil patroli satlantas.

“Saat dikejar, mobil tersebut bukannya pelan namun semakin melaju kencang dan sampai di lampu merah juga diterobos hingga sampai di depan Bank Mandiri Simpang Periuk berhenti dan anggota mengeluarkan tembakan di sana,” jelas Wakapolres.

Dia mengatakan, anggota yang melakukan pengejaran sempat memberikan tembakan peringatan beberapa kali namun tidak dihiraukan hingga akhirnya petugas memberikan tembakan.

“Di sana anggota semakin curiga, diberikan tembakan tidak mau berhenti, disuruh membuka kaca juga tidak mau. Namun, setelah berhasil dihentikan akhirnya diketahui bahwa di dalam mobil tersebut bukan seperti dugaan anggota yang mengira pelaku kejahatan,” jelas Andi.

Untuk anggota polisi yang melakukan penembakan tersebut berjumlah satu orang dan sudah ditempatkan tempat khusus dan akan dilakukan pemeriksaan. Oleh tim yang turun langsung dari Polda Sumatera Selatan. Dan untuk jumlah tembakan yang dilakukan oleh anggotanya saat ini masih dilakukan pendalaman mengenai hal tersebut.

“Pelat nomor kendaraan digunakan korban juga palsu, dan tidak terdaftar karena saat digeledah platnya ada di dalam mobil dengan pelat B (Jakarta) serta surat-suratnya, sementara saat kita periksa urine sopirnya masih samar-samar,” beber Kompol Andi.

Adapun identitas korban yang mengalami luka tembak berada di RS.Sobirin yaitu :

– Dewi Erlina (40) warga Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, tertembak bagian bahu kanan.

– Novianti (30) warga RT 09 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau. mengalami luka tembak bagian Pundak kanan

– Genta (2) tertembak kepala bagian samping kiri yang merupakan anak dari Novianti

– Surini (54) saat ini meninggal dunia tertembak sebanyak 3 kali bagian dada.

– Indra (33) tertembak leher bagian depan, saat ini masih dalam keadaan kritis, korban merupakan adik kandung Dewi Herlina

-Diki (30) Supir mobil tertembak bagian perut kiri dan Galih (5) tidak mengalami luka.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN