Ini Alasan Polisi Hujani Peluru ke Mobil Sedan Berisi Satu Keluarga

2487

Metrobatam, Lubuklinggau – Peristiwa penembakan terhadap warga sipil oleh aparat kepolisian Polres Lubuklinggau dibenarkan oleh pihak kepolisian.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Andi Kumara didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin menjelaskan kronologi kejadian bermula saat anggotanya di Polsek Lubuklinggau Timur melakukan razia cipta kondisi di jalan Pertigaan Jalan Fatmawati Kecamatan Lubuklinggau Timur I (Lingkar Utara).

“Pada pukul 10.00 wib, razia rutin dilakukan merupakan razia yang sudah terprogram, dan bukan asal razia, bahkan razia yang dipimpin oleh Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Muhammad Ismail sudah melakukan persetujuan sebelum diadakan razia cipta kondisi untuk tidak menggunakan senjata api. Dan itu sudah didengar oleh para anggota yang mengikuti razia tersebut,” jelas Andi.

Dilanjutkan Kompol Andi Kumara, saat berlangsung giat razia ada kendaraan sedan hitam jenis Honda City dengan nopol BG 1488 ON tidak mau dihentikan, dan sempat mau menabrak anggota yang sedang bertugas, kemudian dilakukan pengejaran dengan menggunakan mobil patroli satlantas.

“Saat dikejar, mobil tersebut bukannya pelan namun semakin melaju kencang dan sampai di lampu merah juga diterobos hingga sampai di depan Bank Mandiri Simpang Periuk berhenti dan anggota mengeluarkan tembakan di sana,” jelas Wakapolres.

Dia mengatakan, anggota yang melakukan pengejaran sempat memberikan tembakan peringatan beberapa kali namun tidak dihiraukan hingga akhirnya petugas memberikan tembakan.

“Di sana anggota semakin curiga, diberikan tembakan tidak mau berhenti, disuruh membuka kaca juga tidak mau. Namun, setelah berhasil dihentikan akhirnya diketahui bahwa di dalam mobil tersebut bukan seperti dugaan anggota yang mengira pelaku kejahatan,” jelas Andi.

Untuk anggota polisi yang melakukan penembakan tersebut berjumlah satu orang dan sudah ditempatkan tempat khusus dan akan dilakukan pemeriksaan. Oleh tim yang turun langsung dari Polda Sumatera Selatan. Dan untuk jumlah tembakan yang dilakukan oleh anggotanya saat ini masih dilakukan pendalaman mengenai hal tersebut.

“Pelat nomor kendaraan digunakan korban juga palsu, dan tidak terdaftar karena saat digeledah platnya ada di dalam mobil dengan pelat B (Jakarta) serta surat-suratnya, sementara saat kita periksa urine sopirnya masih samar-samar,” beber Kompol Andi.

Adapun identitas korban yang mengalami luka tembak berada di RS.Sobirin yaitu :

– Dewi Erlina (40) warga Desa Blitar Muka, Kecamatan Sindang kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, tertembak bagian bahu kanan.

– Novianti (30) warga RT 09 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur I Kota Lubuklinggau. mengalami luka tembak bagian Pundak kanan

– Genta (2) tertembak kepala bagian samping kiri yang merupakan anak dari Novianti

– Surini (54) saat ini meninggal dunia tertembak sebanyak 3 kali bagian dada.

– Indra (33) tertembak leher bagian depan, saat ini masih dalam keadaan kritis, korban merupakan adik kandung Dewi Herlina

-Diki (30) Supir mobil tertembak bagian perut kiri dan Galih (5) tidak mengalami luka.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jasad Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan

Metrobatam.com, Labuhan Batu - Sehari setelah hilang dalam kecelakaan kapal cepat, Wakapolres Labuhan Batu Kompol Andi Chandra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban dinyatakan...

Yel-yel Teriakan Sabar Menang, Lis – Maya Lanjutkan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ratusan pendukung pasangan Syahrul - Rahma (Sabar) dan Lis Darmansyah - Maya Suryani, begitu antusia ketika kedua Pasangan ini memasuki ke...

Pelantikan Pengurus IOF Pengcab Batam dan Tanjungpinang Periode 2018-2022

Metrobatam.com, Batam - Pelantikan pengurus Indonesia Off-Road Federation Pengcab Batam-Pengcab Tanjung Pinang di Hotel Planet Holiday, Sabtu (21/04/2018). Askar Kartiwa Ketua Umum PP IOF menerangkan,...

Isu Kudeta, Fakta Dibalik Rentetan Tembakan di Istana Arab Saudi

Riyadh - Sejumlah saksi mata yang berada di dekat Istana Arab Saudi mendengar rentetan tembakan di dalam kompleks istana. Kemudian suara tembakan ini dikaitkan...

Presiden PKS Buka Kemungkinan Usung Capres Selain Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan mengusung calon presiden (capres) selain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan saat...

Dilarang SBY Bicara, Roy Suryo Sebut Pembocor Info Berbahaya

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo membenarkan kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melarangnya untuk berbicara...

Kapal Tenggelam, Wakapolres Pelabuhanbatu Hilang

Metrobatam, Medan - Terjadi kecelakaan speed board (perahu) yang mengangkut rombongan personel Polri di Sungai Berombang, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara pada Sabtu 21 April...

Bantai Sevila 5 – 0, Barcelona Juara Copa del Rey

Madrid - Barcelona tak kesulitan meraih gelar juara Copa del Rey musim ini. Menghadapi Sevilla di final, Blaugrana menang amat telak: 5-0! Laga final Copa...

Ketum PPP: Secara Rasional AHY Lebih Pilih Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebih baik bersama Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Romahurmuziy menyebut ini sebagai...

Bandung Banjir, Tim Diskar PB Evakuasi Mobil yang Terjebak

Metrobatam, Bandung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Sabtu (21/4) sore kembali membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir Cileuncang. Dinas Kebakaran dan...

Menteri Yohana Sebut Jokowi Setujui Perppu Cegah Kawin Dini

Metrobatam,Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan Presiden Joko Widodo menyetujui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pencegahan Perkawinan Anak. "Jadi...

Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial A yang berpura-pura menjadi Brigadir Jenderal setelah melakukan pengancaman terhadap penyidik yang menangani...
BAGIKAN