Ini Alasannya, Haris Azhar Baru Ungkap Keterangan Freddy Budiman

424

Metrobatam.com, Jakarta – Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar, menjelaskan alasannya merilis tulisan terkait keterangan terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman pada pekan lalu.

Haris yang menulis Cerita Busuk Dari Seorang Bandit tentang keterangan Freddy Budiman, di LP Nusa Kambangan, Jawa Tengah, pada 2014 mengaku beru meluncurkan tulisannya pada 2016 karena mencari pledoi kasus itu di pengadilan.

“Sebenarnya saya bukan baru mengungkap sekarang. Saya sudah pernah mencoba mencari pledoinya untuk memverifikasi omongan Freddy Budiman dan juga pernah mencari pengacaranya,” jelas Azhar, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis.

Pada waktu itu, dia tidak menemukan pledoi yang dicari di situs PN Jakarta Barat ataupun Mahkamah Agung.

“Sebetulnya, kalau misalnya saya bisa mendapatkan pleidoi waktu itu, mendapatkan putusannya waktu itu, mungkin akan berubah,” lanjut dia.

Dia pun mengkritik susahnya mendapatkan informasi dari pengadilan terutama terkait perkara Budiman.

“Jadi akses masyarakat untuk cari informasi, untuk turut serta memantau persidangan Fredy Budiman, hasilnya yang bisa dipantau itu tidak tersedia,” kata dia.

Azhar pun menaruh curiga bahwa dokumen pledoi Budiman pada 2012 baru diunduh ke situs resmi pada 2016.

“Saya buktikan secara forensik digital, ternyata kalau itu dicari di mesin pencari menggunakan tahun 2012 berdasarkan putusan pengadilan, itu tidak bisa didapat. Tapi kalau menggunakan waktu spesifik 2016 baru bisa didapat,” ucap Haris.

“Artinya putusannya baru diupload tahun 2016. Saya curiga tulisannya baru di upload ketika tulisan saya sudah naik tersebar luas di sosial media,” lanjut dia.

Selain itu, dia juga sudah memberikan tulisannya kepada Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Johan Budi, sejak empat hari sebelum eksekusi Budiman. Namun baru direspon empat hari kemudian.

“Kedua, saya sudah menyampaikan kepada juru bicara presiden sejak Senin,” katanya. “Empat hari saya tunggu tidak ada kabar, saya telepon lagi, saya kirim tulisannya dan dia telepon balik saya.”

Keterangan Budiman yang ditulis Azhar kemudian direspon BNN, TNI dan Polisi dengan melaporkannya ke Bareskrim Polri dengan tuduhan melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tangkap Supir Taksi Online Pengantar ‘Penumpang Tuyul’

Metrobatam, Makassar - Petugas Subdit Cyber Crime Polda Sulawesi Selatan menangkap tujuh pemuda karena memanipulasi sistem elektronik perusahaan angkutan daring, Grab, akhir pekan lalu. Tujuh...

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 3 Km

Metrobatam, Medan - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pagi ini, Gunung Sinabung kembali erupsi. Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung,...

HUT ke-71 Megawati, PDIP Suguhkan Teater Kebangsaan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menampilkan teater kebangsaan bertajuk 'Satyam Eva Jayate' untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-71 sang Ketua...

Bintan akan Terima DAK Rp6,2 Miliar dari Pemerintahan Pusat untuk Pendidikan

Metrobatam.com, Bintan - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd mengatakan bahwa pada tahun 2018 ini, setidaknya Dana Alokasi Khusus Pendidikan sebesar 6,2 Milyar...

Kecanduan Judi Online, Karyawan Ini Gelapkan Uang Perusahaan

Metrobatam.com, Jember - Saat ini banyak bertebaran situs judi online yang memasang deposit sangat murah, bahkan sangat tidak masuk akal. Jika tak hati-hati, akan...

Jaksa Tampilkan Percakapan Johannes Marliem dan FBI di AS, Seperti Ini Isinya

Metrobatam, Jakarta - Percakapan Johannes Marliem (bos PT Biomorf Lone Indonesia dan PT Biomorf Mauritius) dengan anggota FBI di Los Angeles, Amerika Serikat (AS),...

Usai Saling Pecat, Konflik Hanura Kini Berujung Saling Lapor Polisi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) kubu Manhattan melaporkan tiga orang kader kubu Ambhara yakni Ari Mularis, Sudewo, dan...

WNI Diduga Ikut ISIS Ditangkap di Malaysia, Mabes Polri Tak Mau Ikut Campur

Metrobatam, Jakarta - Polri tak mau ikut campur atas tertangkapnya Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang diduga terlibat ke dalam jaringan ISIS. "Kalau itu...

Penjual Pulau RI di Situs Online Sudah Dikontak KKP

Metrobatam, Jakarta - Website privateislandonline.com memasang iklan penjualan pulau di Indonesia. Menanggapi hal ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan telah menghubungi sang penjual. Dirjen...

Keceriaan Ibu-ibu PKK di Fisherism Tanjungriau Batam

Metrobatam.com, Batam - Ibu-ibu PKK Sei Temiang mengikuti kelas edukasi menghias cookies yang diadakan BP Batam bekerjasama dengan UMKM, bertempat di Fisherism Tanjungriau 22...

Polisi Tembak Mati Tiga Anggota Jaringan Narkoba Internasional

Metrobatam, Medan - Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, menembak mati tiga anggota sindikat narkoba internasional Malaysia-Indonesia, dalam sebuah drama penangkapan yang dilakukan...

Siap-siap, 31 Januari Gerhana Bulan Total Bakal Sapa Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Gerhana Bulan Total diprediksi terjadi pada 31 Januari 2018. Fenomena alam tersebut bisa diamati di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Berdasarkan siaran...
BAGIKAN