Ini Ancaman Wiranto untuk Pelaku Rusuh Pilkada 2018

Metrobatam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menegaskan pihaknya bakal mengambil langkah tegas terhadap kelompok yang membuat kekacauan dan kegaduhan diluar koridor hukum terkait hasil Pilkada serentak 2018.

“Kalau ke sana (berbuat kekacauan), berarti berhadapan dengan aparat keamanan dan kita akan tindak tegas itu. Tindak tegas kepada siapapun yang berusaha untuk melakukan upaya di luar kaidah hukum,” tegas Wiranto di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (10/7).

Hal itu ia sampaikan sekaligus untuk merespon berbagai polemik yang muncul usai pelaksanaan Pilkada serentak 2018, seperti friksi antarkelompok pendukung dan penundaan pemungutan suara di beberapa daerah akibat konflik.

Wiranto lantas mengingatkan agar para pihak atau kelompok yang tak puas dengan hasil Pilkada serentak 2018 tak membuat kekacauan dan kegaduhan di daerahnya masing-masing.

“Jadi jangan cari ruang lain yang akan mengacaukan (Pilkada) yang akan membuat kegaduhan atau membuat masalah keamanan akan menjadi terganggu,”

Mantan Panglima ABRI (saat ini TNI) itu turut mengimbau kepada kelompok-kelompok yang tak puas atas hasil Pilkada untuk menempuh mekanisme hukum resmi yang telah ditentukan pemerintah.

“Jika ada pihak yang kalah untuk terus melakukan upaya ada mekanismenya, ada wadahnya, ada ruangnya, hanya saya ingatkan bahwa ruang yang ada itu, ruang yang memang bertumpu kepada hukum,” ujarnya.

Wiranto lantas berharap agar para pemangku kepentingan dapat menjaga kondisi keamanan dan daerah-daerah yang masih rawan konflik usai Pilkada.

Ia pun meminta kepada para pemangku kepentingan untuk tanggap terhadap situasi di wilayahnya masing-masing agar tetap kondusif seperti pada hari pencoblosan di tanggal 27 Juni 2018. Saat itu, kata Wiranro, situasi pencoblosan dapat berjalan aman dan lancar karena semua pihak mengikuti aturan yang berlaku.

“Kalau semua taat kepada itu saya yakin pemilu 2019 akan dapat dilaksanakan dengan baik dengan berhasil dengan aman dengan sukses seperti Pilkada kemaren,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan penundaan pemungutan suara Pilkada serentak 2018 terjadi di 14 kabupaten/kota di empat provinsi, yang paling banyak terjadi di Papua.

Di Papua, tepatnya Kabupaten Paniai, pemilihan bupati ditunda lantaran ada permasalahan pencalonan yang berimplikasi pada aspek keamanan. Akibatnya, distribusi logistik pemilu tidak tersalurkan sebagaimana mestinya.

“Untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua di Paniai tetap dilaksanakan,” ucap Arief.

Masalah berbeda terjadi di Kabupaten Nduga, Papua. Di wilayah tersebut terjadi konflik sehingga logistik hanya tersalurkan di ibukota kabupaten dan mengakibatkan penundaan pemungutan suara. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Heboh Sapi Berkepala 2 di Riau, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Metrobatam, Jakarta - Bayi sapi di Desa Alang Kepayang, Rengat Barat, Riau membuat heboh warga setempat. Penampakan sapi tak seperti pada umumnya. Sapi ini...

Hanya Beberapa Saat sebelum Serah Terima, Anies Pecat 2 Wali Kota Melalui Telepon

Metrobatam, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memecat Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana dan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi hanya melalui...

Penyelundupan 7 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan, Salah Satu Pelaku Oknum Polisi

Metrobatam, Jambi - Jajaran Ditresnarkoba Polda Jambi beserta Resnarkoba Polres Tanjungjabung Barat, Jambi serta di-back up dari Mabes Polri berhasil mengamankan 7 kantong plastik...

Penumpang Bercanda Bawa Bom, Penerbangan Batik Air dari El Tari Kupang-Soetta Tertunda

Metrobatam, Kupang – Seorang penumpang pesawat Batik Air bercanda membawa bom, mengakibatkan penerbangan dari Bandar Udara Internasional El Tari ke Soekarno-Hatta, tertunda selama satu...

Pramono Sebut Jokowi Izinkan Johan Budi Daftar Caleg PDIP

Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengonfirmasi rencana Juru Bicara Presiden Johan Budi ikut mendaftar jadi calon legislatif untuk Pemilu 2019. Hal ini disampaikan...

Politisasi Identitas Agama Diprediksi Makin Keras hingga 2019

Metrobatam, Jakarta - Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, menyebut munculnya politisasi keagamaan disebabkan pola koalisi yang terbentuk di antara partai politik. Ia...

Diduga Ada Pelanggaran, Komisi ASN Selidiki Perombakan Pejabat Pemprov DKI

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelidiki potensi pelanggaran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan perombakan pejabat di lingkungan...

Divestasi 51% Saham Freeport Dituding Pencitraan, Jokowi Buka Suara

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara menanggapi kritikan keras beberapa pihak yang menilai perjanjian divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI)....

Nilai Proyek PLTU Riau 1 yang Tersandung Kasus Suap Capai Rp 12 T

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya praktik suap dalam proyek PLTU Riau-1. Proyek itupun untuk sementara dihentikan. Direktur Utama PLN, Sofyan Basir...

Fakta Baru Kasus Abu Tours soal Tiket Makassar-Arab Saudi

Metrobatam, Makassar - Polda Sulsel telah menyita sejumlah aset milik bos Abu Tours Hamzah Mamba di sejumlah daerah di Indonesia. Namun Saudi Arabian Airlines...

Laporan Keuangan Anies ‘Janggal’, DPRD DKI Tolak Tandatangan

Metrobatam, Jakarta - DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban APBD 2017 yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Ketua...

Jelang Asian Games, Kompleks Jakabaring Disebut Rawan Maling

Metrobatam, Jakarta - Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City (JSC) di Kota Palembang, Sumatera Selatan adalah salah satu lokasi yang akan dipakai menggelar sejumlah pertandingan,...
BAGIKAN