Ini Bahaya Asam Sulfat yang Disiram ke Novel Baswedan

840
Novel Baswedan dirujuk ke RS JEC Menteng. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Metrobatam.com, Jakarta – Penyidik senior Novel Baswedan disiram air keras usai melaksanakan salat Subuh di masjid kawasan rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4). Novel disiram air keras oleh dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor.

Alhasil, wajah Novel mengalami luka bakar. Tak cuma itu, mata Novel luka mengalami luka dan harus dirawat ke rumah sakit di Singapura.

Polda Metro Jaya telah berhasil mengidentifikasi jenis air keras yang disiramkan pelaku ke wajah Novel. Berdasarkan hasil penelitian laboratorium, air keras yang digunakan pelaku untuk menyiram wajah novel berjenis asam sulfat.

Dikutip dari catatankimia.com, Kamis (13/4), asam sulfat sangat berbahaya jika terkena bagian tubuh seperti kulit. Efek yang ditimbulkan akibat sifat asam sulfat sebagai senyawa korosif dan penarik air yang kuat dapat mengakibatkan kulit seperti terkena luka bakar.

Luka bakar akibat asam sulfat berpotensi lebih buruk ketimbang luka bakar akibat asam kuat lainnya. Hal ini dikarenakan adanya tambahan kerusakan jaringan dikarenakan senyawa H dan O dari jaringan ditarik sebagai H2O (dehidrasi) dan juga akan terjadi kerusakan termal sekunder akibat pelepasan panas oleh reaksi asam sulfat dengan air.

Bahaya akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi asam sulfat. Bahkan asam sulfat encer sekitar 1 M, 10 persen, akan dapat mendehidrasi kertas apabila tetesan asam sulfat tersebut dibiarkan dalam waktu yang lama. Oleh karenanya, larutan asam sulfat yang sama atau lebih dari 1,5 M diberi label ‘Corrosive’ (korosif), dan larutan lebih besar dari 0,5 M dan lebih kecil dari 1,5 M diberi label ‘Irritant’ (Iritan).

Selain berbahaya untuk kulit atau jaringan, jenis asam sulfat pekat berasap (oleum) dapat berbahaya untuk saluran pernapasan. Oleum mengeluarkan asap berupa gas SO2 yang sangat reaktif. Gas ini sangat berpotensi merusak paru-paru bila terhirup.

Sementara itu, dikutip dari halosehat.com, ada tujuh efek bahaya terkena asam sulfat. Lima di antaranya bagi kesehatan.

1. Rasa perih pada bagian kulit

Mengalami kontak langsung dengan asam sulfat dalam jumlah yang sedikit, seperti tidak sengaja terkena tetesan dari asam sulfat dalam jumlah yang sangat sedikit dapat menyebabkan kulit terasa sangat perih dan sakit. Hal ini sama seperti apa yang kita rasakan ketika kita mengalami kontak dengan senyawa asam yang bersifat keras lainnya, seperti soda api, yang biasa digunakan untuk melunturkan cat. Rasa perih ini biasanya terasa seperti ditusuk oleh jarum yang sangat tajam, dan akan berlangsung cukup lama, namun akan segera mereda setelah dilakukan pembasuhan dengan air bersih yang mengalir.

2. Kulit yang terasa terbakar

Bahaya lainnya ketika kulit dan juga tubuh kita mengalami kontak langsung dengan asam sulfat tanpa adanya alat pengamanan adalah dapat mengakibatkan munculnya rasa panas dan juga rasa terbakar pada bagian kulit. Hal ini terjadi apabila kita melakukan kontak langsung dengan asam sulfat dalam jumlah yang lebih banyak, lebih dari satu tetes saja. Biasanya rasa panas dan juga perih seperti terbakar ini akan berlangsung sangat lama, dan memiliki intensitas rasa sakit yang jauh lebih tinggi, daripada ketika kita hanya ketetasan sedikit saja tersebut.

Untuk mengatasinya, masih sama seperti sebelumnya, yaitu dengan cara membasuh bagian kulit yang terkena asam sulfat dengan menggunakan air bersih yang mengalir.

3. Kulit yang mengelupas

Efek bahaya terkena asam sulfat yang harus Anda perhatikan adalah dapat merusak jaringan kulit dan membuat kulit terkelupas. Hal ini terjadi, ketika anda mengalami kontak dengan asam sulfat dalam jumlah yang sangat banyak. Beberapa kasus pernah terungkap, di mana suatu tindakan kejahatan dilakukan dengan cara menyiramkan asam sulfat kepada korbannya.

Terkena asam sulfat dalam jumlah yang banyak, bahkan hampir seluruh bagian tubuh akan membuat jaringan sel-sel kulit menjadi rusak dan juga mati. Hal ini akan berdampak pada terjadinya pengelupasan kulit, yang menyebabkan kulit seperti habis terbakar oleh api yang sangat hebat. Operasi plastik dan penyembuhan lainnya secara medis amat sangat dan juga sangat wajib dilakukan untuk mengatasi efek buruk terkena asam sulfat dalam jumlah banyak, yang berpengaruh kepada pengelupasan kulit.

4. Jika terkena mata dapat menyebabkan iritasi

Tidak hanya terkena asam sulfat secara langsung, namun juga aerosol alias uap dari asam sulfat itu pun sangat berbahaya. Apabila aerosol dari asam sulfat terkena mata, maka hal ini akan menyebabkan munculnya iritasi pada bagian mata dan dapat menyebabkan mata menjadi terasa sangat perih dan kesakitan. Efek jangka panjangnya adalah mata menjadi terasa merah dan kemungkinan mengalami penurunan dari kemampuan penglihatan. Cara mencegahnya, apabila mata kita terkena uap atau aerosol dari asam sulfat adalah langsung membersihkan mata dengan menggunakan air mengalir yang bersih.

5. Menyebabkan gangguan pernapasan

Aerosol atau uap dari asam sulfat tidak hanya memberikan efek bahaya bagi mata dan kulit saja, namun juga memiliki efek buruk dan juga bahaya bagi pernapasan anda. Ya, aerosol atau uap dari asam sulfat yang terhirup akan menyebabkan munculnya gangguan pernapasan. Hal ini dapat menjadi penyebab dada sesak nafas dan bukan tidak mungkin akan mengalami infeksi dan juga iritasi pada organ pernapasan seperti paru-paru.

Sementara itu, dua bahaya lain asam sulfat di luar kesehatan tubuh yakni;

1. Dapat menyebabkan kebakaran

Asam sulfat yang tidak disimpan dengan tepat dan juga benar akan menyebabkan timbulnya kebakaran hebat. Maka dari itu, penyimpanan dari bahan kimia ini dan jenis bahan kimia lainnya haruslah mengikuti prosedur yang ada. Hal yang pasti adalah jauhkan dari sumber api dan juga panas yang berlebihan, serta simpan di dalam wadah penyimpanan tertutup yang aman dari tangan-tangan tidak betanggungjawab.

2. Dapat menyebabkan karat pada besi

Efek bahaya terkena asam sulfat juga dapat mengakibatkan munculnya karat pada besi, sehingga disarankan untuk menghindarkan dan juga menjauhkan bahan kimia ini dari besi-besi yang bukan merupakan stainless.

BERITA TERKINI

BNNP Kepri Tangkap Dua Bersaudara Pemilik Narkoba di Baloi, Batam

Metrobatam.com, Batam - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan dua orang yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi saat berada di...

Derby Manchester Imbang 0-0

Metrobatam.com, Manchester - Laga derby antara Manchester City melawan Manchester United berkesudahan imbang 0-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris di Etihad Stadium, Kamis malam...

Ekspos Polresta Barelang dan BPOM Terkait Tangkapan 7008 Butir Dektrometorfan Sediaan Tunggal

Metrobatam.com, Batam - Ekspos yang dilaksanakan di halaman Satnarkoba Polresta Barelang pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 pukul 09.00 WIB di pimpin langsung...

Kolom: Kekalahan Ahok, Islam Politik, dan Narasi Demokrasi di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Seperti sebuah paduan suara, semua pemberitaan media Barat khususnya di Amerika Serikat tentang kekalahan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 di-frame dalam...

Ustadz Jakfar Meninggal Saat Membaca Alquran di Rumah Mensos

Metrobatam, Surabaya – Nama ustadz Jakfar Abdul Rahman menjadi buah bibir di masyarakat saat ini. Pasalnya, qari atau ahli pembaca Alquran itu wafat saat...

Syok Usai Salah Tembak, Keberadaan Aiptu BS Dicari Polisi

Metrobatam, Bengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, dalam satu atau dua hari ini akan menyelesaikan persoalan polisi berinisial BS (43), anggota...

Tolak Pemeriksaan Lekuk Tubuh, Pengacara Firza: Itu Foto Editan

Metrobatam, Jakarta - Firza Husein menolak ketika lekuk tubuhnya hendak diperiksa oleh polisi. Menurut Aziz, foto-foto yang beredar merupakan hasil editan. "Itu kan pihak kepolisian...

Analisis: Mas Agus dan Ambisi Politik Cikeas

Metrobatam, Jakarta - Apalagi yang dimiliki Partai Demokrat selain Susilo Bambang Yudhoyono? Pergantian kekuasaan dari Presiden ke-6 SBY menuju Presiden Joko Widodo saat ini, tak...

Pindahkan Ibukota, Bappenas Tak Ingin Keluar Duit

Metrobatam, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pengganti DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia akan berada di wilayah yang telah memiliki lahan...

ICW: Partai Pendukung Angket KPK Tak Mau Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Komisi III DPR sedang gencar mengusulkan pengguliran hak angket untuk meminta KPK membuka rekaman BAP tersangka pemberi keterangan palsu kasus korupsi...

AS Buka Kemungkinan Gelar Operasi Laut China Selatan

Metrobatam, Jakarta - Komandan militer Amerika Serikat di Asia Pasifik, Admiral Harry Harris, menyatakan pihaknya kemungkinan besar akan melaksanakan kembali operasi kebebasan navigasi di...

Mencoba Melarikan Diri, BNN Tembak Bandar Narkoba

Metrobatam, Palembang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dibantu oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membongkar jaringan besar Narkotika di Sumsel, di Daerah Talang...