Ini Kronologi Versi Keluarga Oknum Satpol PP yang Aniaya Wanita di Batu Aji

499
Ilustrasi Penganiayaan

Metrobatam.com, Batam – Polsek Batuaji terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Sahat Panggabean, oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, kepada Elisabet dan Maria.

Pihak keluarga tidak terima dengan penangkapan Sahat oleh Polsek Batuaji. Keluarganya terus mendesak kepada polisi supaya segera menyelesaikan masalahnya.

Informasi yang dihimpun, kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan Sahat kepada Elisabet (25) dan Maria (24), terjadi di Perumahan Bumi Sarana Indah, Kelurahan Buliang, pada Sabtu 13 Agustus 2016 malam.

Sahat dituding oleh Elisabet dan Maria mencekik dan menampar mereka sewaktu terlibat percekcokan. Dengan kejadian tersebut, Sahat malah ditangkap polisi malam itu juga.

Dari keterangan pacar Sahat, Nelli (24), awal permasalahannya karena selama ini Maria saling mengganggunya di tempat kerja. Tak terima terus diganggu Maria, Nelli mengadukannya kepada Sahat.

Sontak Sahat tak terima mendengar pengaduannya pacarnya, kemudian menegur Maria supaya tidak mengganggu Nelli lagi. Namun sayang, Sahat malah dipukul Maria, di Tembesi, saat bertemu dengan Maria.

“Pertama jumpa di Tembesi, Maria langsung pukul Sahat dari belakang dua kali,” kata Nelli, kepada wartawan, Kamis (18/8/2016).

Dia menuturkan, sepulang dari Tembesi, mereka pulang ke kontrakannya. Namun, mereka malah dikejar Maria, dan teman-temannya. Di kontrakannya, terjadi percekcokan lagi. Waktu itu Elisabet ikut-ikutan memarah-marahi Sahat.

Sahat terus didorong-dorong keduanya sehingga terpojok, tiba-tiba Maria memukulnya lagi sehingga Sahat mendorong Elisabet dan Maria. Warga yang melihat sekitar belasan orang yang datang tiba-tiba naik angkot dan sepeda motor menghajar Sahat.

“Lagi percekcokan, Maria kembali pukul dari belakang sampai-sampai mendorongnya. Baru datang belasan orang pukul Sahat sampai babak belur,” katanya.

Di kontor polisi, keluarga Sahat, Lazim Hutagalung mengatakan, keluarga ingin mengetahui siapa yang sebenarnya bersalah dalam masalah ini. Pasalnya, dari keterangan saksi-saksi yang melihat kejadiannya bahwa Sahat yang melakukan pemukulan.

Saat kejadian, Sahat terus didesak Elisabet dan Maria sampai ke tembok, sehingga Sahat mendorong keduanya, kemudian teman-teman Elisabet langsung menghajarnya.

“Kami ingin tahu siapa yang salah dan yang benar. Kami dapat laporan dari saksi-saksi bukan Sahat yang memukul duluan. Dia (Sahat) yang dipukuli,” ujar Lazim.

Dia menyampaikan waktu kejadian Sahat dua kali dipukul. Awalnya waktu cek-cok dihajar warga, selang beberapa menit orang-orang tak dikenal datang lagi memukul. “Dia (Sahat) yang dipukuli malah masuk tahanan polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Batuaji AKP M Said mengatakan, ini pihaknya masih mendalami kasusnya. Dia menuturkan, masih mencari tahu siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami terus mendalami kasusnya, sekarang masih mencari tahu siapa-siapa yang terlibat,” pungkasnya.

Mb/Sindonews

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kemenangan Madrid Diwarnai Ulah Nakal Ramos, Barcelona Menang 2 – 0

Metrobatam, Jakarta - Real Madrid nyaris tak menemui kesulitan menghadapi tim tuan rumah Deportivo La Coruna, di Stadion de Riazor, Minggu (20/8). Tim besutan...

Ketum PPP Minta Malaysia Gali Soal Insiden Bendera Terbalik

Metrobatam, Cilegon - Pemerintah Malaysia telah meminta maaf perihal insiden gambar bendera Merah Putih terbalik pada buku panduan resmi Sea Games 2017. Meski demikian,...

Muhammad Yatir Pimpin PBVSI Kabupaten Bintan Masa Bakti 2017-2021

Metrobatam.com, Bintan - Irjen Pol Sam Budi Gustian, Selaku Ketua PBVSI Prov Kepri resmi mengukuhkan Muhammad Yatir, SH sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Bintan disaksikan...

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...