Ini Kronologi Versi Keluarga Oknum Satpol PP yang Aniaya Wanita di Batu Aji

534
Ilustrasi Penganiayaan

Metrobatam.com, Batam – Polsek Batuaji terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Sahat Panggabean, oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, kepada Elisabet dan Maria.

Pihak keluarga tidak terima dengan penangkapan Sahat oleh Polsek Batuaji. Keluarganya terus mendesak kepada polisi supaya segera menyelesaikan masalahnya.

Informasi yang dihimpun, kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan Sahat kepada Elisabet (25) dan Maria (24), terjadi di Perumahan Bumi Sarana Indah, Kelurahan Buliang, pada Sabtu 13 Agustus 2016 malam.

Sahat dituding oleh Elisabet dan Maria mencekik dan menampar mereka sewaktu terlibat percekcokan. Dengan kejadian tersebut, Sahat malah ditangkap polisi malam itu juga.

Dari keterangan pacar Sahat, Nelli (24), awal permasalahannya karena selama ini Maria saling mengganggunya di tempat kerja. Tak terima terus diganggu Maria, Nelli mengadukannya kepada Sahat.

Sontak Sahat tak terima mendengar pengaduannya pacarnya, kemudian menegur Maria supaya tidak mengganggu Nelli lagi. Namun sayang, Sahat malah dipukul Maria, di Tembesi, saat bertemu dengan Maria.

“Pertama jumpa di Tembesi, Maria langsung pukul Sahat dari belakang dua kali,” kata Nelli, kepada wartawan, Kamis (18/8/2016).

Dia menuturkan, sepulang dari Tembesi, mereka pulang ke kontrakannya. Namun, mereka malah dikejar Maria, dan teman-temannya. Di kontrakannya, terjadi percekcokan lagi. Waktu itu Elisabet ikut-ikutan memarah-marahi Sahat.

Sahat terus didorong-dorong keduanya sehingga terpojok, tiba-tiba Maria memukulnya lagi sehingga Sahat mendorong Elisabet dan Maria. Warga yang melihat sekitar belasan orang yang datang tiba-tiba naik angkot dan sepeda motor menghajar Sahat.

“Lagi percekcokan, Maria kembali pukul dari belakang sampai-sampai mendorongnya. Baru datang belasan orang pukul Sahat sampai babak belur,” katanya.

Di kontor polisi, keluarga Sahat, Lazim Hutagalung mengatakan, keluarga ingin mengetahui siapa yang sebenarnya bersalah dalam masalah ini. Pasalnya, dari keterangan saksi-saksi yang melihat kejadiannya bahwa Sahat yang melakukan pemukulan.

Saat kejadian, Sahat terus didesak Elisabet dan Maria sampai ke tembok, sehingga Sahat mendorong keduanya, kemudian teman-teman Elisabet langsung menghajarnya.

“Kami ingin tahu siapa yang salah dan yang benar. Kami dapat laporan dari saksi-saksi bukan Sahat yang memukul duluan. Dia (Sahat) yang dipukuli,” ujar Lazim.

Dia menyampaikan waktu kejadian Sahat dua kali dipukul. Awalnya waktu cek-cok dihajar warga, selang beberapa menit orang-orang tak dikenal datang lagi memukul. “Dia (Sahat) yang dipukuli malah masuk tahanan polisi,” ujarnya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Batuaji AKP M Said mengatakan, ini pihaknya masih mendalami kasusnya. Dia menuturkan, masih mencari tahu siapa-siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami terus mendalami kasusnya, sekarang masih mencari tahu siapa-siapa yang terlibat,” pungkasnya.

Mb/Sindonews

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Saudi Selenggarakan Festival Jazz untuk Pertama Kali

Metrobatam, Jakarta - Untuk pertama kalinya, Arab Saudi menggelar festival jazz yang berlangsung selama tiga hari di Ibu Kota Riyadh. Festival yang berlangsung sejak Kamis...

Prananda-AHY akan Dialog, Demokrat: Ini Baik untuk Politik Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat menilai gayung bersambut dari PDIP atas ajakan dialog Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai langkah politik...

Aktris Bollywood Sridevi Meninggal Dunia

Metrobatam, Jakarta - Kabar duka datang dari Bollywood. Salah satu aktris veteran Sridevi meninggal dunia di Dubai pada usia 54 tahun. Seperti dilaporkan Trust of...

1000 Anggota DPRD Kota Se Indonesia akan Hadiri Rakernas ADEKSI Ke-3 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Peserta Rakernas Adeksi Ke-III Tahun 2018 merupakan unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota se-Indonesia yang berjumlah lebih kurang 1000 orang. Rakernas...

Disdukcapil Batam Rekam Data KTP-el di Sekolah

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam jemput bola perekaman data KTP-elektronik ke sekolah-sekolah. Tahun ini Disdukcapil menargetkan rekam data KTP-el...

Mahasiswa Singapura Belajar dan Berdiskusi ke BP Batam

Metrobatam.com, Batam - Mahasiswa Yale Nus Collage Singapura yang dipimpin oleh Profesor Jane M Jacobs beserta 19 orang mahasiswa berkunjung ke BP Batam dalam...

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...
BAGIKAN