Ini Lima Cara Menghindari Nakalnya Developer

2120
Ilustrasi

Metrobatam.com, (MB) – Tidak dipungkiri, adanya penipuan yang dilakukan developer ‘nakal’ ternyata masih terjadi di Indonesia. Bahkan, gimmick yang menggiurkan terkadang menjadi andalan, ‘membius’ konsumen sehingga terbuai hingga akhirnya percaya dan membeli properti.

Ardantio Wisnu Wardoo, Chief Marketing Arco Realtindo berbagi cerita, maraknya pengembangan properti di sejumlah daerah seolah membuka peluang bagi oknum pengembang yang nakal.

“Oknum pengembang nakal kini tidak selalu menawarkan rumah tapak saja, melainkan juga untuk hunian vertikal. Sebenarnya adanya gimmick tak jadi persoalan. Hanya saja bila merugikan konsumen, itulah yang menjadi persoalan,” ucap Ardantio kepada Selasa, dikutip dari Rumah.com.

Ia juga menyarankan kepada konsumen untuk melakukan lima cara ini untuk menghindari developer yang nakal. Berikut ulasannya:

1. Cek sertifikat properti

“Langkah pertama, saat Anda mendatangi pihak pengembang, jangan sungkan-sungkan untuk menanyakan legalitas properti. Salah satunya bertanya seputar sertifikat properti”

“Jika perlu, mintalah untuk ditunjukkan sertifikat asli dari developer di ‘depan muka’. Memang, mengusut legalitas ini harus jeli dan selektif. Karena hal yang merugikan konsumen acap kali berawal dari permasalahan legalitas properti. Misalnya ketika sebuah apartemen mulai dipasarkan, namun ternyata IMB atau sertifikat nya masih belum rampung,” ujarnya.

 

2. Cara lain bisa dengan memperhatikan listrik di sana

Menurut Ardan, proyek hunian baru yang tidak bermasalah ditandai dengan ketersediaan listrik dari PLN.

“Konsumen bisa memeriksa dari meteran listriknya, apakah benar-benar sudah bermitra dengan pihak PLN atau tidak. Lazimnya, PLN tidak akan memberikan fasilitas listrik apabila status lahan atau properti tersebut belum legal atau disetujui,” paparnya.

3. Cermati proses pembayaran booking fee (tanda jadi)

Cara ketiga adalah cermati penawaran proses pemabayaran booking fee dari pengembang. Dalam hal ini biasanya penawaran dari sales marketing.

“Sebaiknya, hindari pengembang yang menawarkan pembayaran uang muka secara bayar ‘di muka’ dan lakukan proses pembayaran via transfer bank. Pengembang yang baik, tentu akan meminimalisasi penyelewengan uang oleh pihak sale marketing mereka,” kata Ardan.

4. Hati-hati bila mencicil uang muka

Cara keempat adalah berhati-hati bila Anda ditawari untuk mencicil uang muka. “Siapa yang tidak tergiur dengan kemudahan cicilan uang muka. Ada yang 6x, 12x, atau bahkan ada yang sampai 2 tahun. Nah, jika Anda mengambil kemudahan ini pastikan perjanjian cicilan uang muka tertera jelas. Terutama, yang mengatur periode dan besar cicilan,” katanya.

Ia juga mengatakan, dalam kasus klasik yang diterapkan oknum developer ‘nakal’, biasanya mereka mengobral cicilan uang muka. Namun faktanya, tidak sedikit konsumen yang tiba-tiba ditagih dengan waktu yang lebih cepat dengan kisaran nominal yang lebih besar pula.

5. Ketahui dahulu rekam jejak developer

“Terakhir, ketahui dahulu rekam jejak developernya. Mulai dari lokasi kantor perusahaannya, siapa pemilik perusahaanya, dan yang paling penting proyek mana saja yang sudah dibuat dan bagaimana hasilnya. Itulah yang harus dicari oleh konsumen, agar tidak dirugikan di kemudian hari,” pesan Ardan.

Mb

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Masyarakat Propinsi Kepri Paling Bahagia se-Sumatera

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dinilai paling bahagia se-Sumatera. Hal ini ditunjukkan dengan Indeks Kebahagiaan Kepri yang tertinggi di Pulau Sumatera. Bahkan...

1,1 Juta Pelamar Rebutan 17.928 Lowongan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang dua akan ditutup pada pukul 24.00 WIB nanti. Jumlah pelamar hingga 24 September 2017...

Polisi Tembak Mati Pelaku yang Begal Driver Ojek Online di Medan

Metrobatam, Medan - Polisi menembak mati pelaku yang membegal driver ojek online hingga tewas di Medan, Sumatera Utara. Pelaku ditembak mati karena melawan petugas. "Pelaku...

Bankir Ramal Kredit Macet akan Melandai

Metrobatam.com, Jakarta - Banyak jalan menekan kredit macet. Kali ini, industri perbankan memilih jalan memanfaatkan Aset Manajemen Unit (AMU) untuk mengelola kredit bermasalah atau...

Jalan Santai Kecamatan Gunung Kijang Berlangsung Semarak

Metrobtam.com, Bintan - Kegiatan Jalan Santai Kec Gunung Kijang yang melibatkan siswa sekolah dan masyarakat umum berlangsung semarak, puluhan hadiah dan door prize menambah...

Menhub: Terminal Khusus di Batam yang Tidak Produktif akan Dimerger

Metrobatam.com, Batam - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam lawatannya ke Batam, Minggu (24/9) mengatakan guna membuat Batam makin kompetitif, pihaknya akan menginventarisir terminal...

Penangkapan Pemilik Situs Lelang Perawan Nikahsirri.com Merupakan Langkah Tepat

Metrobatam, Jakarta - Langkah jajaran Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap Aris dinilai merupakan respons cepat agar tak membuat...

Polisi Tangkap Tersangka Penyelundup 84 Ribu Botol Miras di Karimun dan Batam

Metrobatab, Jakarta - Polisi menangkap penyelundup minuman keras berbagai merek yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Penangkapan dilakukan setelah polisi menggeledah 4 gudang milik tersangka...

Pernyataan Lengkap Wiranto Soal G30SPKI dan Pembelian Senjata oleh BIN

Metrobatam, Jakarta - Pada Minggu petang ini, Menkopolhukam Wiranto menggelar jumpa pers. Menanggapi dua isu politik terkini. Berikut pernyataan lengkap Wiranto dalam konferensi pers itu: Seperti...

Wiranto Heran, Pembelian Senjata Saat Ini Begitu Dipolemikkan

Metrobatam, Jakarta - Menkopolhukam Wiranto mengatakan pembelian senjata oleh BIN untuk pendidikan intelijen merupakan hal yang lumrah. Dia heran di masa saat ini pembelian...

Pemerintah Dituding Bangkitkan PKI, NasDem: Itu Tidak Berdasar

Metrobatam, Jakarta - Politikus senior PAN Amien Rais mengatakan pemerintahan Jokowi memberi angin segar kebangkitan PKI. Partai NasDem memandang pernyataan Amien Rais itu tendensius...

Ngeri! 3 Dokter Ahli Jiwa RS Polri Tangani Pimpinan Saracen

Metrobatam, Jakarta - Pimpinan sindikat Saracen, Jasriadi menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hal itu dilakukan lantaran Jasriadi...
BAGIKAN