Ini Lima Cara Menghindari Nakalnya Developer

2125
Ilustrasi

Metrobatam.com, (MB) – Tidak dipungkiri, adanya penipuan yang dilakukan developer ‘nakal’ ternyata masih terjadi di Indonesia. Bahkan, gimmick yang menggiurkan terkadang menjadi andalan, ‘membius’ konsumen sehingga terbuai hingga akhirnya percaya dan membeli properti.

Ardantio Wisnu Wardoo, Chief Marketing Arco Realtindo berbagi cerita, maraknya pengembangan properti di sejumlah daerah seolah membuka peluang bagi oknum pengembang yang nakal.

“Oknum pengembang nakal kini tidak selalu menawarkan rumah tapak saja, melainkan juga untuk hunian vertikal. Sebenarnya adanya gimmick tak jadi persoalan. Hanya saja bila merugikan konsumen, itulah yang menjadi persoalan,” ucap Ardantio kepada Selasa, dikutip dari Rumah.com.

Ia juga menyarankan kepada konsumen untuk melakukan lima cara ini untuk menghindari developer yang nakal. Berikut ulasannya:

1. Cek sertifikat properti

“Langkah pertama, saat Anda mendatangi pihak pengembang, jangan sungkan-sungkan untuk menanyakan legalitas properti. Salah satunya bertanya seputar sertifikat properti”

“Jika perlu, mintalah untuk ditunjukkan sertifikat asli dari developer di ‘depan muka’. Memang, mengusut legalitas ini harus jeli dan selektif. Karena hal yang merugikan konsumen acap kali berawal dari permasalahan legalitas properti. Misalnya ketika sebuah apartemen mulai dipasarkan, namun ternyata IMB atau sertifikat nya masih belum rampung,” ujarnya.

 

2. Cara lain bisa dengan memperhatikan listrik di sana

Menurut Ardan, proyek hunian baru yang tidak bermasalah ditandai dengan ketersediaan listrik dari PLN.

“Konsumen bisa memeriksa dari meteran listriknya, apakah benar-benar sudah bermitra dengan pihak PLN atau tidak. Lazimnya, PLN tidak akan memberikan fasilitas listrik apabila status lahan atau properti tersebut belum legal atau disetujui,” paparnya.

3. Cermati proses pembayaran booking fee (tanda jadi)

Cara ketiga adalah cermati penawaran proses pemabayaran booking fee dari pengembang. Dalam hal ini biasanya penawaran dari sales marketing.

“Sebaiknya, hindari pengembang yang menawarkan pembayaran uang muka secara bayar ‘di muka’ dan lakukan proses pembayaran via transfer bank. Pengembang yang baik, tentu akan meminimalisasi penyelewengan uang oleh pihak sale marketing mereka,” kata Ardan.

4. Hati-hati bila mencicil uang muka

Cara keempat adalah berhati-hati bila Anda ditawari untuk mencicil uang muka. “Siapa yang tidak tergiur dengan kemudahan cicilan uang muka. Ada yang 6x, 12x, atau bahkan ada yang sampai 2 tahun. Nah, jika Anda mengambil kemudahan ini pastikan perjanjian cicilan uang muka tertera jelas. Terutama, yang mengatur periode dan besar cicilan,” katanya.

Ia juga mengatakan, dalam kasus klasik yang diterapkan oknum developer ‘nakal’, biasanya mereka mengobral cicilan uang muka. Namun faktanya, tidak sedikit konsumen yang tiba-tiba ditagih dengan waktu yang lebih cepat dengan kisaran nominal yang lebih besar pula.

5. Ketahui dahulu rekam jejak developer

“Terakhir, ketahui dahulu rekam jejak developernya. Mulai dari lokasi kantor perusahaannya, siapa pemilik perusahaanya, dan yang paling penting proyek mana saja yang sudah dibuat dan bagaimana hasilnya. Itulah yang harus dicari oleh konsumen, agar tidak dirugikan di kemudian hari,” pesan Ardan.

Mb

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN