Metrobatam, Surabaya – Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan terhadap artis Vanessa Angel selama 1X24 jam sebagai saksi korban atas kasus dugaan prostitusi online. Kini artis FTV tersebut sudah meninggalkan Polda Jatim.

Disamping memeriksa Vanessa Angel, polisi juga memeriksa seorang model bernisial AS sebagai saksi korban. Polisi juga telah menangkap dua mucikari dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua mucikari itu masing-masing berinisial ES (37) dan TN (28) warga Jakarta.

Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi menjelaskan, modus operandi yang dilancarkan tersangka dalam memasarkan artis dan model untuk jasa prostitusi melalui media sosial WhatsAps. Dimana dengan tarif Rp 25 juta sampai Rp 80 juta.

“Tarif tergantung sesuai kecantikan dan ketenaran artis atau model tersebut. Pengguna harus membayar DP 30 persen sebagai tanda jadi,” terang Harissandi pada awak media, Minggu (6/1).

Kemudian untuk pelunasan, sambung Harissandi, setelah artis tiba di bandara kota tujuan. Lalu pembayaran dilakukan dengan cara transfer ke rekening atas nama tersangka TN. Untuk Vanessa tarifnya Rp 80 juta sekali kencan, sedangkan AS dipatok Rp 25 juta sekali kencan.

Bukan yang Pertama

Peristiwa terciduknya artis yang terlibat dalam prostitusi bukanlah hal pertama. Pada 2015, model dewasa Anggita Sari diamankan saat melayani seorang pria di Surabaya.

Kemudian ada penyanyi dangdut Hesty Klepek Klepek. Ia kedapatan sedang bermesraan dengan pria pemesannya di dalam kamar hotel pada tahun 2016.

Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis menilai fenomena artis yang terlibat dalam prostitusi dengan dikarenakan pola gaya hidup.

“Saya kira itu erat kaitannya dengan gaya hidup, dimana norma kesusilaan sudah mulai meluntur,” papar Habdy kepada Okezone, Senin (7/1).

Habdy menyebut ada dua faktor yang mendorong seorang publik figur masuk ke dunia pelacuran.

Faktor pendorong, kata dia adalah ketiadaan lingkungan yang mencegah atau mengingatkan pelaku prostitusi untuk berhenti melakukan hal buruk karena melanggar norma susila dan agama.

“Sementara faktor penarik adalah gaya hidup yang glamour dan hedonis yang membuat pelaku berani mencoba-mencoba hal yang akhirnya menjerumuskan dia untuk mendapatkan instant cash (uang cepat-red). Jadi ini murni transaksi ekonomi tanpa ada perasaan apa-apa,” tegasnya.

Dalam kasus Vanessa Angel misalnya, polisi mengungkapkan tarif layanannya Rp80 juta. Sedangka Avriellia Rp25 juta.

Keduanya sempat diamankan polisi, namun Vanessa dan Averiella dibebaskan lantaran tak menjadi tersangka dalam kasus prostitusi ini, dan ditetapkan sebagai saksi. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua

Metrobatam.com, Batam - Harmidi Umar Husen, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam yang juga sebagai Pengusul Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua. Ia...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 205,2 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri memusnahkan barang bukti jenis sabu seberat 205,2 gram. Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin Kasubdit II Dit...

Sekda Kota Batam Jefridin : Gunakan Medsos untuk Promosikan Batam

Metrobatam.com, Batam - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin berpesan kepada pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk bijak gunakan media sosial. Ia berharap sarana...

KPK Rekomendasikan Percepatan Perubahan Status Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan rekomendasi untuk mempercepat perubahan status free trade zone (FTZ) Kota Batam. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad...

PBNU Sebut Kelompok Penggempur NU Sudah Merambah Musala

Metrobatam, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud menduga kelompok yang kerap memojokkan dan menggempur NU dari segi ibadah serta keyakinan...

Diterjang Banjir Bandang, Akses 4 Desa di Merangin Jambi Putus

Metrobatam, Merangin - Banjir Bandang kembali melanda Kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini banjir bandang menerjang Kecamatan Jangkat, pada Senin 18 Maret 2019 malam. Akibat banjir...

DPRD Batam Setuju Revisi Perda Kenaikan PPJU

Metrobatam.com, Batam - Kenaikan tarif Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah dinilai harus segera...

Polisi Tangkap Pembajak yang Bawa Mobil Tangki Pertamina ke Istana!

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menangkap pelaku pembajakan mobil tangki Pertamina yang dibawa dari Ancol ke depan Istana, Jakarta Pusat. Rencananya, polisi merilis kasus...

Perangkat Desa Akan Beri Jokowi Gelar Bapak Pembangunan Desa

Metrobatam, Jakarta - Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) bakal memberikan penghargaan berupa gelar 'Bapak Pembangunan Desa' kepada Presiden...

Sri Mulyani: Masa Kita Pakai UU Zaman Hindia Belanda?

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bergerak cepat dalam memperbaharui aturan tentang lelang lewat rancangan undang-undang...

BPN Sindir ‘Romahurmuziy Dijebak Jabatan Politik’, KPK: Itu Debatable

Metrobatam, Jakarta - KPK menanggapi penyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno yang menyebut eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dijebak jabatan politik dalam kasus...

Nagita Slavina Tertawa saat Raffi Ahmad Ajak Salat, Lho Kok?

Metrobatam, Jakarta - Raffi Ahmad kini mengikuti jejak Irwansyah hingga Teuku Wisnu untuk hijrah. Beberapa waktu lalu, Raffi, menggelar kajian dengan mengundang teman-temannya tersebut...