Ini Penampakan Proyek Dishub Batam Bernilai Rp 2.8 Miliar

601

Metrobatam.com, Batam – Proyek pembangunan pelabuhan pancung (pengumpan) di Sekupang sudah dikerjakan sejak Juni 2015 lalu dan telah menghabiskan anggaran dari APBD sebesar Rp2,8 miliar, namun hasilnya masih jauh dari bentuk ideal sebuah pelabuhan. Proyek multi years ini diduga bermasalah dari spesifikasi konstruksi dan jadwal penyelesaian pekerjaannya.pelabuhan pancung1

Berdasarkan pantauan Metobatam.com dilokasi kemarin, progres pembangunan pelabuhan tersebut saat ini baru selesai satu lantai dari dua lantai yang direncanakan. Sebagian sisi bangunan ini sudah terlihat berlumut dan dijadikan tempat parkir kendaraan bermotor. Jalan akses menuju lokasi rusak dan becek tergenang air. Target pelabuhan ini bisa dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus mudik lebaran nampaknya tidak tercapai.

Beberapa orang yang dimintai penilaiannya tentang pelabuhan tersebut tidak percaya proyek itu menghabiskan miliar rupiah. “Iye.. udah lame tu pelabuhan tu tak siap-siap. Mane mungkin proyek seperti tu nilainnya Rp2,8 miliar. Tak percaye lah. Kalau 2 miliar sudah jadi lantai dua itu,”ujar salah seorang warga Belakang Padang, yang setiap hari bola balik menggunakan pancung dari Pelabuhan Sekupang.

Komentar senada diungkapkan seorang pengemudi kapal pancung Sekupang yang enggan menyebutkan namanya. “Dengar-dengar proyek itu bermasalah, makanye gak siap-siap. Agak susah kita nak cakap,”ujarnya.

IMG_20160615_113338Informasi yang berhasil dihimpun, proyek pembangunan pelabuhan pancung ini dianggarkan dalam satuan kerja di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam pada 2015 dengan nilai pagu Rp 3 miliar. Tender lelang dimenangkan oleh kontraktor dengan PT. Tiga Naga Mas dengan nilai Rp 2,8 miliar. Proyek ini dilelang pada saat-saat menjelang Pilkada Kota Batam 2015. Diduga ada intervensi untuk meloloskan salah satu perusahaan untuk memenangkan tender proyek ini.

Dalam progres pengerjaannya, ternyata proyek ini tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dalam kontrak, sehingga cukup lama terbengkalai. Nilai proyek yang dikerjakan juga tidak sesuai dengan rencana kerja anggaran yang disediakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam ketika dikonfirmasikan tentang adanya permasalahan dalam proses pembangunan pelabuhan ini tetap tidak bersedia diwawancarai. Meski sudah beberapa kali dihubungi untuk meminta keterangan, namun Zulhendri tidak bersedia ditemui. Melalui sambungan telepon, beberapa waktu lalu Zulhendri meminta kepada Metrobatam.com untuk menilai sendiri apakah pelabuhan itu sudah layak atau tidak digunakan,”

“Kamu lihat sendiri lah, bagaimana kondisi pelabuhan pancung apakah sudah layak atau belum. Jangan tanya kepada saya,”ujar Zulhendri dengan suara meninggi. (mb/parlin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sah! Airlangga Ketum Golkar, Ini Harapan Dedi Mulyadi soal Pilgub Jabar

Jakarta - Airlangga Hartarto terpilih menjadi Ketua Umum Golkar secara aklamasi. Ketua DPD Jawa Barat Dedi Mulyadi punya harapan kepada Airlangga, khususnya soal rekomendasi...

Khilafah Bukan dari Alquran, Ada yang Terima Tantangan Mahfud MD?

Metrobatam, Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyatakan khilafah bukan dari Alquran dan Alhadis, tapi ciptaan ulama. Mahfud MD pun menantang...

Alumni 212 Dinilai Ingin Merebut Kekuasaan Demi Negara Islam

Metrobatam, Jakarta - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menilai massa yang tergabung dalam Alumni 212 merupakan kelompok politis berkuatan radikal. Mereka dianggap ingin...

Kapolri Sebut Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Kalbar

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut bahwa Tim Densus 88 telah melakukan penangkapan terhadap empat orang terduga teroris di Kalimantan Barat (Kalbar)...

Buang-Buang Peluang, Liverpool Terima Hasil Imbang

Liverpool - Liverpool harus puas berimbang dengan West Bromwich Albion. Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut timnya tak efisien di partai yang berjalan berat. Liverpool bermain...

Menkes Tegaskan KLB Difteri Bukan Hoax

Metrobatam, Jakarta, Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek, SpM(K) menepis kabar yang menyebut kejadian luar biasa (KLB) difteri yang terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia...

Lukaku Bawa MU Taklukkan Bournemouth 1-0

Manchester - Manchester United memetik kemenangan saat menjamu Bournemouth di lanjutan Liga Inggris. Romelu Lukaku menjadi penentu kemenangan dengan skor 1-0 itu. Saat bertanding di...

Nasib Praperadilan Setya Novanto, KPK: Seharusnya Sudah Gugur

Metrobatam, Jakarta - Sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. KPK menilai seharusnya praperadilan Novanto itu gugur sesuai...

Satu Pekerja Jalan Trans Papua Ditembak Mati KKB, Satu TNI Dibuang ke Jurang

Metrobatam, Jayapura - Sebanyak 16 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga menembak mati Yovicko Sondak (34) operator Exavator pekerjaan jalan Trans Papua Wamena -Mumugu...

Terobos Razia Polisi, Innova Terciduk Angkut 10 Kilogram Sabu

Metrobatam, Pekanbaru - Kepolisian Sektor Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau berhasil menyita sekitar 10 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dari dua orang pelaku yang mengendarai...

Sadis! Suami Mutilasi Istrinya Sendiri, Dibakar Lalu Dibuang ke Beberapa Tempat

Metrobatam, Karawang - N alias Nindya alias SA dibunuh oleh suami sendiri, MK. Setelah dihabisi, Nindya dimutilasi, dibakar, dan potongan tubuhnya lalu disebar di...

Terbukti Sebarkan Kebencian, Alfian Tanjung Divonis 2 Tahun Bui

Metrobatam, Surabaya - Terdakwa perkara ujaran kebencian Alfian Tanjung, akhirnya divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Surabaya (PN) dengan hukuman penjara 2 tahun. Alfian terbukti...
BAGIKAN