Ini Penampakan Proyek Dishub Batam Bernilai Rp 2.8 Miliar

594

Metrobatam.com, Batam – Proyek pembangunan pelabuhan pancung (pengumpan) di Sekupang sudah dikerjakan sejak Juni 2015 lalu dan telah menghabiskan anggaran dari APBD sebesar Rp2,8 miliar, namun hasilnya masih jauh dari bentuk ideal sebuah pelabuhan. Proyek multi years ini diduga bermasalah dari spesifikasi konstruksi dan jadwal penyelesaian pekerjaannya.pelabuhan pancung1

Berdasarkan pantauan Metobatam.com dilokasi kemarin, progres pembangunan pelabuhan tersebut saat ini baru selesai satu lantai dari dua lantai yang direncanakan. Sebagian sisi bangunan ini sudah terlihat berlumut dan dijadikan tempat parkir kendaraan bermotor. Jalan akses menuju lokasi rusak dan becek tergenang air. Target pelabuhan ini bisa dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus mudik lebaran nampaknya tidak tercapai.

Beberapa orang yang dimintai penilaiannya tentang pelabuhan tersebut tidak percaya proyek itu menghabiskan miliar rupiah. “Iye.. udah lame tu pelabuhan tu tak siap-siap. Mane mungkin proyek seperti tu nilainnya Rp2,8 miliar. Tak percaye lah. Kalau 2 miliar sudah jadi lantai dua itu,”ujar salah seorang warga Belakang Padang, yang setiap hari bola balik menggunakan pancung dari Pelabuhan Sekupang.

Komentar senada diungkapkan seorang pengemudi kapal pancung Sekupang yang enggan menyebutkan namanya. “Dengar-dengar proyek itu bermasalah, makanye gak siap-siap. Agak susah kita nak cakap,”ujarnya.

IMG_20160615_113338Informasi yang berhasil dihimpun, proyek pembangunan pelabuhan pancung ini dianggarkan dalam satuan kerja di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam pada 2015 dengan nilai pagu Rp 3 miliar. Tender lelang dimenangkan oleh kontraktor dengan PT. Tiga Naga Mas dengan nilai Rp 2,8 miliar. Proyek ini dilelang pada saat-saat menjelang Pilkada Kota Batam 2015. Diduga ada intervensi untuk meloloskan salah satu perusahaan untuk memenangkan tender proyek ini.

Dalam progres pengerjaannya, ternyata proyek ini tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dalam kontrak, sehingga cukup lama terbengkalai. Nilai proyek yang dikerjakan juga tidak sesuai dengan rencana kerja anggaran yang disediakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam ketika dikonfirmasikan tentang adanya permasalahan dalam proses pembangunan pelabuhan ini tetap tidak bersedia diwawancarai. Meski sudah beberapa kali dihubungi untuk meminta keterangan, namun Zulhendri tidak bersedia ditemui. Melalui sambungan telepon, beberapa waktu lalu Zulhendri meminta kepada Metrobatam.com untuk menilai sendiri apakah pelabuhan itu sudah layak atau tidak digunakan,”

“Kamu lihat sendiri lah, bagaimana kondisi pelabuhan pancung apakah sudah layak atau belum. Jangan tanya kepada saya,”ujar Zulhendri dengan suara meninggi. (mb/parlin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Novanto Belum Pasti Menghadiri Persidangan Andi Narogong

Jakarta: Setya Novanto belum memastikan bakal hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, hari ini. Novanto sedianya dijadwalkan bersaksi di persidangan Andi Agustinus alias Andi...

Jokowi: Saya Lihat Fenomena Gampang Sekali Mengkafirkan Orang

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menyikapi kemudahan yang diperoleh melalui perubahan global dengan adanya media sosial, e-commerce,...

VIRAL! 2 Cewek Berhijab Selfie Pakai Celana Pendek, Netizen: Harus Disanksi Tegas

Metrobatam.com - DUA wanita berhijab videonya mendadak viral di dunia maya dan menjadi bahan cibiran netizen. Pasalnya, gadis berhijab itu melakukan selfie (swafoto) dengan...

Habitatnya Terusik, Orangutan Turun ke Permukiman Warga Bikin Heboh

Metrobatam, Tenggarong – Warga Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur dihebohkan dengan kemunculan seekor orangutan (Pongo pygmaeus) yang masuk ke...

Tipu Belasan CPNS Kemenkumham, Perempuan Ini Raup Rp200 Juta lalu Diciduk Polisi

Metrobatam, Jakarta – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintahan Aceh diduga melakukan penipuan terhadap 11 orang calon PNS dalam tes masuk Kemenkumham RI...

Buwas: Anak SD Dibidik Jadi Sasaran Pengedar Narkoba

Metrobatam, Medan - Jaringan narkoba internasional terus berupaya mengembangkan jaring mereka di Indonesia. Termasuk meregenerasi para konsumen mereka dari usia yang sangat dini. Bahkan...

Keganasan Bermedsos Penghina Kapolri Berubah Rengekan di Ruang Sidang

Metrobatam, Bandar Lampung – Kegarangan M Ali Amin Said (35), terdakwa kasus penghinaan terhadap Kapolri Tito Karnavian seperti amblas ditelan bumi. Pemilik akun Facebook,...

Kakak Angkat Ahok: Bismillah, Dengan Ini Saya Nyatakan Maju Pilgub Sulsel Lewat Independen!

Metrobatam, Makassar - Kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Andi Analta Baso Amier menyatakan diri akan maju menjadi bakal...

Mengejutkan! Ketua DPRD Kolaka Utara Ternyata Dibunuh Istrinya Sendiri

Metrobatam, Kolaka Utara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira tewas dibunuh istrinya sendiri, Andi Erni Astuti. Politikus...

KPU Keluarkan SK Penetapan Peserta Pemilu 2019 Tahun Depan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan partai politik peserta pemilu 2019 pada 17 Februari 2018. SK...

Duterte ke Indonesia dan Malaysia: Ledakkan Perompak di Laut

Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyatakan dirinya akan meminta pemimpin Indonesia dan Malaysia untuk 'meledakkan' perompak di perairan regional. Duterte juga menegaskan akan...

BNN Musnahkan 520 Kg Ganja, 191 Kg Sabu dan 43 Ribu Butir Ekstasi

Metrobatam, Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 191 kilogram sabu-sabu, 344 butir sabu-sabu tablet, 43.450 butir ekstasi, dan 520 kilogram ganja di Lapangan...
BAGIKAN