Kapolres Malra, AKBP Indra Fadilah Siregar SIK,SH

Metrobatam.com, Lunggur – Kasus dugaan pemerkosaan kepada anak dibawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Kei Besar pada hari minggu (30/12) kemarin, kini sudah ditangani oleh Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tenggara (Malra).

“Terkait dengan perkara atau kasus yang terjadi di wilayah Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Malra yang menimpa korban adik kita (inisial S), kami selaku penyidik Polres Malra sudah menerima laporannya dan tugas kita adalah melanjutkan perkara tersebut dengan menetapkan pasal-pasal yang akan diterapkan kepada yang diduga pelaku,” kata Kapolres Malra, AKBP Indra Fadilah Siregar SIK,SH., kepada para wartawan di Langgur, Senin (31/12).

Siregar menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (30/12) menjelang tengah malam). Korban ditemukan pada keesokan harinya dalam keadaan pingsan, kemudian langsung dibawa ke puskesmas setempat.

“namun karena fasilitas medis yang kurang di wilayah Elat maka korban diantar oleh keluarga ke Langgur, tepatnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karel Sadsuitubun. Hingga saat ini, korban sementara ditangani intensif oleh dokter untuk tindakan perawatan dan pemulihan kondisi korban,” ujarnya.

Terkait pelaku, Siregar ungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan SY yang diduga pelaku. Dan untuk penanganannya tetap di Polsek dan kita back-up dari Polres, sedangkan untuk terduga pelaku itu sendiri kini diamankan di Polres.

“kedepannya kita akan lengkapi alat-alat bukti yang ada, baik itu keterangan saksi, petunjuk dan lain-lain untuk melengkapi dan menyempurnakan proses penyelesaian perkara terhadap pelaku,” tukasnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak keluarga korban agar tetap menahan diri dan bersabar, percayakan kepada polres Malra untuk menyelesaikan berkas perkara ini. Pihaknya akan terus menunggu kondisi korban pulih dan baik.

“kondisi adik kita (korban) saat ini butuh waktu istirahat dan pemulihan. Proses pemeriksaan atas korban ini berbeda, dalam artian korban ini adalah anal-anak kecil yang masih berusia 2 tahun, beda halnya kalau kita periksa korban yang sudah berumur remaja atau dewasa,” ungkapnya,”

Siregar katakan, pihaknya pasti akan kita gali keterangan, walaupun harus menunggu hingga kondisi korban pulih dan baik.

“namanya anak kecil, sudah barang tentu kita menggali keterangan dengan cara khusus dan acara tertentu agar kita melengkapi perkara ini,” jelasnya.

Siregar menghimbau kepada warga masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan mempercayakan polres Malra untuk bekerja. Jangan ada tindakan-tindakan yang bisa mengganggu proses penyidikan.

“saya tegaskan bahwa proses ini akan dilakukan seadil-adilnya dan seprofesionalnya, jangan sampai ada gerakan-gerakan tambahan atau reaksi yang berlebihan. Sedih memang itu sudah pasti, tapi saya berharap jangan sampai menggangu proses penyidikan terhadap si pelaku,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaku dalam melakukan aksinya diduga kuat sudah berada dibawa pengaruh minuman keras (miras). Terhadap perbuatannya tersebut, pelaku diancam dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun, ditambah dengan jeratan Undang-Undang tentang perkosaan dan lainnya yang memberatkan ancaman hukumannya.

(Jhon Matriks Leisubun)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sempat Koma, Santri Korban Pengeroyokan di Pesantren Meninggal

Metrobatam, Padang - Robby Alhalim (18) santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang sempat koma setelah dikeroyok oleh temannya...

1.000 Militan ISIS Kabur dari Suriah Bawa Uang Tunai Rp 2,7 T

Damaskus - Lebih dari 1.000 militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kabur dari Suriah ke Irak dalam enam bulan terakhir. Militan-militan...

Flu dan Tensi Tinggi, Slamet Maarif Batal Diperiksa Polisi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif batal diperiksa oleh tim penyidik Polresta Surakarta terkait dugaan pelanggaran kampanye. Slamet dijadwalkan diperiksa Senin...

Analisis: Kegagapan Prabowo dan Kesalahan di Debat 2014 yang Terulang

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dinilai belum belajar dari kesalahannya dalam debat calon presiden lima tahun lalu. Hal itu...

Rumah Ketua DPR Dilalap Api hingga Sebagian Hangus Terbakar

Metrobatam, Jakarta - Rumah Ketua DPR Bambang Soesatyo yang terletak di Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur dilaporkan terbakar sekitar pukul 23.40 WIB, Minggu (17/2). Petugas...

RUU Permusikan Ditarik dari Prolegnas, Ketua DPR: Ada Mekanismenya

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo akhirnya angkat bicara mengenai Konferensi Meja Potlot yang meminta draft RUU Permusikan untuk ditarik dari Program...

Trump Minta Eropa Terima Ratusan Anggota ISIS yang Ditangkap di Suriah

Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan negara-negara Eropa harus menerima dan mengadili lebih dari 800 anggota kelompok yang menamakan diri Negara Islam...

Erick Thohir: Indonesia Butuh Pemimpin yang Beri Arah Jelas

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengatakan yang dibutuhkan bangsa ini bukan hanya pemimpin yang peduli dengan rakyat....

Diperiksa Psikiater, Pembunuh Istri dan Anak Dibawa ke RS Bhayangkara

Metrobatam, Blitar - Nardian (38), pria yang membunuh istri dan anaknya diperiksa ke psikiater di RS Bhayangkara Kediri. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi kejiwaannya. Informasi...

Cakep! Ini Pantun Ketum FBR ke Anggota Pro-Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketum Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim punya pantun khusus untuk para anggotanya di Jakarta Barat yang mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf...

LSM GARAP Soroti Berbagai Masalah yang Terjadi di RSUD Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Lemahnya pelayanan RSUD Kota Tanjungpinang memancing Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Reformasi dan Advokasi Publik (GARAP) bereaksi. garap menyoroti berbagai masalah di...

Prabowo Akui Kuasai 340 Ribu Hektare Lahan di Kaltim dan Aceh

Metrobatam, Jakarta - Prabowo Subianto mengakui menguasai ratusan ribu hektare tanah di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini menanggapi sindiran Joko Widodo (Jokowi) saat...