Metrobatam, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto membeberkan kronologi penganiayaan terhadap remaja yang diduga dilakukan oleh Bahar bin Smith. Pelaku yang dikenal sebagai penceramah itu saat ini sudah berstatus tersangka dan ditahan di Polda Jawa Barat.

Agung menjelaskan kejadian berawal dari korban MKU (17) dan CAJ (18) dijemput paksa oleh orang-orang suruhan Bahar bin Smith dari rumahnya, pada Sabtu (1/12), dengan menggunakan dua unit mobil.

   

Kemudian, kedua korban dibawa ke Pondok Pesantren Tajul Alawiyib di Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Di tempat tersebut, korban lalu dipukuli secara bergantian dan diduga dilakukan oleh dan atas perintah Bahar bin Smith.

Peristiwa penganiayaan itu bahkan direkam dengan menggunakan telepon seluler serta diunggah ke Youtube dan viral.

Kata Agung, kedua korban pada saat direkam dalam kondisi luka memar dan terlihat banyak darah di wajahnya. “Videonya lengkap. Sudah ada di kita sita, nanti saatnya akan kita serahkan ke kejaksaan dan jaksa penuntut umum sebagai barang bukti,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan korban, Agung menuturkan alasan pelaku menganiaya karena CAJ mengaku-ngaku sebagai BS dalam sebuah acara di Bali, 29 November 2018. Sedangkan MKU mengaku-ngaku sebagai HA, rekan BS.

“Kemudian tanggal 1 Desember itu langsung dijemput paksa,” ujar Agung.

Atas perbuatan tersebut, Bahar bin Smith dan lima tersangka lain ditetapkan sebagai tersangka. Kelimanya yaitu AG dan BA yang ditahan di Mapolres Bogor, HA, HDI dan SG.

Para tersangka disangkakan dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau Pasal 80 UU 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002.

Sebelum ditahan dan ditetapkan tersangka, Bahar bin Smith terlebih dulu menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat.

Jemput Paksa hingga Aniaya Anak

Habib Bahar bin Smith ditetapkan tersangka dan ditahan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap dua anak berinisial CAJ (18) dan MKUAM alias Zaki (17).

“Berdasarkan laporan telah terjadi penganiayaan. Dilakukan tindakan mulai dari penjemputan paksa terhadap korban di rumah yang bersangkutan (korban) sampai ke suatu tempat. Di sana dilakukan penganiayaan. Setelah penganiayaan korban, (antara korban) disuruh berkelahi. Kemudian dianiaya lagi sampai malam,” uda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12).

Penganiayaan tersebut bermula saat dua korban pergi ke Bali untuk mengisi sebuah acara pada 26 November 2018. Saat di Bali, CAJ yang memang bergaya mirip Habib Bahar ditanya oleh seseorang. CAJ spontan mengiyakan pertanyaan itu. Seseorang tersebut lantas membawa keduanya ke sebuah ruko untuk sejenak berdiam dahulu dan diantarkan kembali ke hotel.

Baca juga: Habib Bahar Ditahan Polda Jabar

Pada 30 November 2018, keduanya dijemput oleh majelis taklim diantar ke bandara untuk pulang. Keduanya pun diberi tiket oleh sekelompok orang tersebut.

Keesokan harinya atau pada Sabtu (1/12), kediaman CAJ di kawasan Bogor didatangi oleh sejumlah orang menggunakan dua unit mobil. Mereka datang untuk menjemput paksa CAJ. Belakangan diketahui, sekelompok orang tersebut datang atas perintah Habib Bahar.

“Menurut BAP keterangan saksi, saksi korban termasuk orang tua CAJ, saat dijemput orang tua CAJ ini menghalang-halangi supaya jangan dibawa. Beberapa orang itu menelepon BS (Bahar). Karena dihalangi, perintah BS angkut sekalian orang tuanya,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Iksantyo Bagus.

Pada hari yang sama, sejumlah orang membawa MKUAM ke ponpesnya Habib Bahar. Kedua korban dipertemukan di aula Pesantren Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Korban CAJ dan MZ diinterogasi oleh BS terkait perbuatan CAJ di Bali,” ujar Iksantyo.

Polisi memperlihatkan tangkapan layar dari video yang dijadikan barang bukti. Dari video itu terlihat Habib Bahar menganiaya keduanya dengan cara dipukul hingga ditendang.

Dalam tampilan pertama terlihat seperti di dalam ruangan. Ada sebatang kayu yang berada tepat di depan wajah korban.

“Bisa dilihat ada kaki dari saudara BS juga langsung. Ke mukanya korban. Kemudian digampar oleh yang lain. Ini artinya dilakukan bukan sendiri, ada teman-temannya,” tutur Iksantyo.

Tayangan lalu berpindah. Terlihat posisi korban berada di area luar. Wajah Habib Bahar dengan kain sarungnya terlihat jelas. Dalam tangkapan layar itu Habib Bahar melakukan tendangan kaki dan dengkul ke arah wajah korban.

“Di situ (area luar) pukul 15.00 WIB. Di bawa ke luar pondok ke belakang pondok. Kita bisa lihat gerakan yang langsung ke korban. Ada darah juga terlihat,” katanya.

Setelah dilakukan penganiayaan, keduanya dibawa ke dalam. “Mereka digunduli,” ucap Iksantyo.

Pengacara Habib Bahar, Sugito Atmo Prawiro mengatakan pihaknya akan mengikuti proses hukum. Menurut Sugito, polisi mungkin sudah punya keyakinan 2 alat bukti yang cukup hingga melakukan penahanan.

“Karena ini sudah ada penahanan, tentunya kita juga ingin mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Sudah diserahkan juga, semoga bisa diproses,” ucap Sugito saat dihubungi detikcom, Selasa (18/12). (mb/detik/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Cegah Wabah DBD, Danramil 02/Bintim Goro Bersihkan Lingkungan Warga

Metrobatam.com, Bintan - Danramil 02/Bintim, Lettu Inf Aswandi, didampingi seluruh Babinsa Koramil 02/Bintan Timur (Bintim) turun langsung membersihkan parit RT 01 RW VIII Kelurahan...

Dinkesdalduk KB Tanjungpinang Siapkan Posko Kesehatan di Lokasi Banjir

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang menyiapkan posko kesehatan di lokasi banjir Teluk Keriting yang berdekatan...

Warga Dompak Temukan Motor Tergeletak di Semak Belukar

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Telah ditemukan motor Scoopy warna dengan nomor polisi BP 2949 XX di dalam semak belukar di Kelurahan Dompak, RT 05/RW 04,...

Wako Tanjungpinang Buka Mubes VI Perserikatan Sosial Minang Maimbau

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Perserikatan Sosial Minang Maimbau (PSMM) menggelar Musyawarah Besar VI di Aula Bulang Linggi, Sabtu (19/1). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh...

Nurdin Basirun Tinjau Pembangunan Kawasan Gurindam 12

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun melakukan peninjauan terkait progres pembangunan kawasan Gurindam 12, di Tepi Laut, Tanjungpinang, Jumat (18/1). Dirinya berharap...

Wanita Asal Indonesia yang Dibunuh di Malaysia Bernama Jamilah

Metrobatam.com, Malaysia - Polisi Malaysia masih mencari pelaku pembunuhan terhadap wanita asal Indonesia yang ditemukan tewas dalam kontrakannya di Taman Universiti, Seri Kembangan, Malaysia....

Jangan Remehkan Sakit Flu, Karena Bisa Sebabkan Kematian

Metrobatam.com - Virus flu bisa kita dapatkan dari mana saja. Terutama jika berada di lingkungan yang padat, melakukan perjalanan panjang, dan ketika sistem kekebalan tubuh melemah. Penyakit...

Seorang Wanita Asal Indonesia Dibunuh di Malaysia

Metrobatam.com, Malaysia - Seorang wanita asal Indonesia dibunuh di rumah kontrakannya yang terletak di Taman Universiti, Seri Kembangan, Malaysia. Kepolisian setempat menahan 4 teman serumah...

Oknum Wartawan Jadi Tukang Peras, LPDS Sebut Hal Itu Telah Cederai KEJ

Metrobatam.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) Hendrayana, S.H, M.H mengutuk keras pemerasan yang dilakukan oleh sesorang yang mengaku Wartawan terhadap...

Walikota Tanjungpinang Respon Cepat Terjadi Genangan Air Saat Hujan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang Syahrul S.Pd merespon cepat terkait genangan air di beberapa titik di Kota Tanjungpinang dengan menurunkan OPD terkait untuk segera mengatasinya...

Posmat Jajaran Lantamal IV Bantu Evakuasi ABK Tag Boat yang Tenggelam

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Salah satu Pos Pemantau (Posmat) yang berada di jajaran Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV yakni Posmat Mentigi membantu melakukan evakuasi...

Kepedulian pada Masyarakat, Kodim 0315/Bintan Berikan Bantuan Sembako pada Iwan

Metrobatam.com, Bintan – Kodim 0315/Bintan melalui Koramil 02/Bintan Timur memberikan Bantuan Sembako kepada Iwan (53) salah satu warga Sei Lekop yang yang dikabarkan telah dituduh...