Istri Jenderal Tampar Petugas Bandara, Wakapolri: Diproses Hukum

2451

Metrobatam, Jakarta – Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan proses hukum atas kasus istri jenderal menampar petugas bandara tetap berlanjut. Kasus ini ditangani Polresta Manado.

“Itu sudah diproses hukum,” ujar Syafruddin kepada wartawan di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).

Namun menurut Syafruddin, suami JOW penumpang yang mengamuk di Bandara Sam Ratulangi, Rabu (5/7) pagi baru saja pensiun dari Polri. Polri sebelumnya menyebut JOW merupakan istri Brigjen Johan A Sumampouw yang bertugas di Lemhanas. “Baru pensiun,” kata Syafruddin.

JOW mengamuk saat berada di terminal keberangkatan pada bagian pemeriksaan X-ray pada pukul 07.30 WIB, Rabu (5/7). Saat JOW melewati gate X-ray, petugas bandara berinisial AM meminta agar JOW melepaskan jam tangan untuk dimasukkan di X-ray sesuai aturan yang berlaku.

Tidak terima diingatkan, JOW memarahi dan memukul AM dengan menggunakan tangan dan mengenai lengan korban. Setelah pemukulan itu, petugas bandara lainnya berinisial EW datang melerai.

“Tetapi pelaku memarahi dan memukul perempuan EW menggunakan tangan dan mengenai di bagian wajah sebelah kiri,” kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tompo secara terpisah.

Polri sebelumnya sudah menegaskan pengusutan dugaan tindak pidana dilakukan tanpa melihat latar belakang pelaku. Ada dua laporan yang ditangani polisi yakni laporan dari dua orang petugas bandara korban pemukulan dan laporan JOW yang mengadukan petugas bandara atas sangkaan perbuatan tidak menyenangkan.

“Saya belum konfirmasi (JOW istri jenderal, red). Namun Siapa pun dia, kita bicara hukum, siapa berbuat apa. Jadi kalau di video iu melakukan penamparan dan yang ditampar itu tidak suka melaporkan, tentunya punya hak untuk melaporkan. Kita proses,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto.

Rikwanto mengatakan, polisi akan menindaklanjuti kedua laporan tersebut dengan meminta keterangan dari masing-masing pihak dan sejumlah saksi. “Laporan keduanya sedang kami teliti. Proses akan dilakukan penyidik di sana dan akan ditindakanjuti,” ucapnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya, lewat akun Twitternya menyayangkan peristiwa pemukulan yang terjadi pada Rabu (5/7) tersebut. Menurutnya, yang terjadi adalah arogansi terhadap petugas keamanan penerbangan di bandara.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Bintan akan Tinjau Pembendungan Bibir Pantai oleh Melia Resort Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Bintan akan turun untuk melihat pembendungan bibir pantai yang dilakukan oleh Melia Resort Bintan. Hal tersebut ucapkan...

Bupati Bintan Kunker ke Tambelan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan...

Terungkap! Total Korban Abu Tours 96 Ribu Jemaah Umrah

Metrobatam, Makassar - Total jemaah yang menjadi korban Abu Tours mencapai 96.601 orang, sebelumnya disebut 86 ribu. Sedangkan uang yang dikumpulkan Abu Tours dari...

Indonesia Bakal Punya ‘Shinkansen’ Made in Madiun

Metrobatam, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) terus berupaya untuk mengembangkan industri perkeretaapian lokal menjadi lebih maju dan modern. Salah satu...

Ketua KPK Keluhkan Dosen Kampus Negeri Cenderung “Membela” Terdakwa Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengeluh mereka kesulitan mencari ahli dari kalangan dosen universitas negeri untuk membantu pembuktian kasus...

Jum’at Keliling, Polsek Batam Kota Lakukan Kegiatan Memakmurkan Masjid

Metrobatam.com, Batam -  Jumat (20/04/2018) pada pukul 12.15 WIB bertempat di Mesjid Al Hidayah Perum Kopkar PLN Kel Belian Kec Batam kota-Kota Batam telah...

Bos IMF: Kami Melihat Indonesia Jauh Lebih Baik Sekarang

Washington DC - Ekonomi dunia tengah dalam kondisi pemulihan dengan prospek yang cerah, meski mmiliki risiko yang tetap perlu diwaspadai. Risiko itu terkait potensi...

MA Perberat Hukuman Dua Terdakwa Korupsi e-KTP Jadi 15 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) memutuskan memperberat hukuman dua terdakwa korupsi proyek pengadaan e-KTP, Irman dan Sugiharto. Keduanya dijatuhi vonis menjadi...

Debat Jaksa KPK vs Fredrich: Dari Bakpao Hingga Sesendok Burjo

Metrobatam, Jakarta - Adu argumen kerap mewarnai persidangan Fredrich Yunadi. Mantan pengacara Setya Novanto itu hampir selalu menentang segala tudingan jaksa KPK padanya. Seringkali perdebatan...

Kisah Pilu TKW Aini yang Tak Jumpa Keluarga Sejak 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Tangis TKW Nur Aini (55) pecah saat melihat wajah keluarganya lewat sambungan video call dari kantor KBRI Riyadh, Arab Saudi. Nenek...

Ini Penjelasan Lengkap Menaker soal Polemik Perpres Tenaga Kerja Asing

Metrobatam, Jakarta - Peraturan Presiden Nomor 20/2018 tentang Tenaga Kerja Asing yang diterbitkan Presiden Joko Widodo menuai polemik hingga berbuntut wacana pansus di DPR....

KPU: Tak Ada Alasan untuk Kembalikan Pilkada ke DPRD

Metrobatam,,Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan tidak ada alasan pemilihan kepala daerah (pilkada) dilakukan melalui DPRD atau tidak dipilih secara...
BAGIKAN