Jadi Terpidana Korupsi, Mantan Presiden Brasil Lula Menyerahkan Diri

1123

Brasilia – Mantan presiden Brasil Luiz Incio Lula da Silva mulai menjalani hukuman selama 12 tahun atas kasus korupsi, setelah menyerahkan diri pada polisi.

Sebelumnya, Lula menolak menyerahkan diri dan bersembunyi di gedung serikat buruh baja, setelah melewati batas waktu penyerahan diri yang ditetapkan pengadilan.

Pria berusia 72 tahun itu berjalan kantor polisi untuk menyerahkan diri dari kampung halamannya di dekat Sao Paulo, dan kemudian diangkut dalam mobil polisi.

Sejumlah pendukungnya telah memblokir kendaraannya agar tidak keluar dari lokasi tersebut. Lula berkeras dia tidak bersalah, namun dia mengatakan akan mematuhi perintah penahanan terhadap dirinya.

Dia kemudian diterbangkan dengan menggunakan helikopter polisi ke bagian selatan kota Curitiba untuk memulai masa penahanan.

Para demonstran menyalakan kembang api begitu helikopter yang membawa Lula mendarat, dan polisi anti huru-hara melontarkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Departemen pemadam kebakaran mengatakan delapan orang terluka, salah satunya karena terkena peluru karet.

Lula merupakan calon presiden yang diunggulkan dalam pemilihan presiden pada Oktober mendatang, namun hukuman penjara terhadapnya membuat persaingan menjadi lebih terbuka.

Mantan pekerja sektor metal dan aktivis serikat buruh ini merupakan tokoh ikonik untuk sayap kiri di Amerika Latin. Dia merupakan pemimpin sayap-kiri pertama yang menduduki jabatan presiden sejak setengah abad terakhir.

Apa yang Lula harus katakan?

Sebelumnya pada Sabtu, dengan didampingi presiden sebelumnya yang dimakzulkan, Dilma Rousseff, Lula menyampaikan pidato selama 55 menit.

“Saya akan mematuhi perintah dan Anda semua akan menjadi Lula,” kata dia kepada para pendukungnya yang berkumpul di Sao Bernardo do Campo. “Saya tidak di atas hukum. Jika saya tidak percaya hukum, saya tidak akan membentuk partai politik. Saya tidak akan memulai sebuah revolusi.”

Dia berjanji untuk “lebih besar dan lebih kuat” setelah keluar dari masalah hukumnya, dia mengatakan: “Saya lahir dengan leher yang pendek jadi saya dapat tetap menegakkan kepala saya.”

Dia meninggalkan panggung dengan dibopong pendukungnya, dan diiringi teriakkan “Bebaskan Lula!”

Dakwaan terhadap kasus korupsi Lula berasal dari hasil investigasi anti-korupsi yang dikenal dengan ‘Operasi Cuci Mobil’, yang mencakup tokoh politisi dari sejumlah partai.

Dia terbukti bersalah menerima suap dari perusahaan teknik OAS, berupa sebuah apartemen di tepi pantai yang telah direnovasi dengan nilai sebesar $1,1 juta atau Rp 15 milliar. Lula mengatakan vonisnya itu disengaja untuk menghalangi pencalonan kembali dirinya sebagai presiden .

Lula menjabat Presiden Brasil pada 2003-2011. Walaupun memimpin dalam jajak pendapat menjelang pemilihan Oktober, dia tetap dianggap sebagai tokoh yang membuat Brasil terpecah-belah.

Ketika Lula menjabat sebagai presiden, Brasil mengalami pertumbuhan ekonomi terpanjang dalam tiga dekade, yang menyebabkan pemerintahannya dapat menghabiskan dana untuk program sosial.

Puluhan juta warga keluar dari kemiskinan berkat inisiatif yang dilakukan pemerintahannya dan dia tak lagi menjabat setelah dua periode berturut-turut ( batas maksimal yang diizinkan di Brasil) dengan rekor popularitas yang tinggi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wali Kota Tegal Divonis 5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan vonis lima tahun penjara, kepada Wali Kota nonaktif Tegal, Siti Masitha. Dia...

Dikawal 4 Pesawat Tempur, Panglima TNI ke Natuna Tinjau Pangkalan Militer

Metrobatam, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung ke Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau. Saat terbang ke sana, Hadi mendapat pengawalan ekstra ketat. Empat...

PKS Luruskan Hoax Kader Komentar ‘Kartini Pemuas Seks Belanda’

Metrobatam, Jakarta - Komentar seseorang bernama Ahmada Al Fatih yang menghina Kartini dikait-kaitkan dengan PKS. Foto seseorang berjas PKS digabungkan dengan komentar itu. Bagaimana...

Menkumham Setuju Hukuman Cambuk Dilakukan di Area Lapas

Metrobatam, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly setuju eksekusi hukuman cambuk bagi pelanggar syariat di Aceh dila‎ksanakan di...

Dokter RS Premier Ngaku Tak Pernah Beri Rekam Medis Setnov ke Fredrich Yunadi

Metrobatam, Jakarta - Dokter RS Premier Glen S Dunda mengaku, tidak pernah memberi rekam medis terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) kepada pengacara...

Bos First Travel Akui Gaji Rp 1 M dan Beli Restoran di London

Metrobatam, Depok - Hakim menanyai bos First Travel, Andika Surachman soal nilai gajinya yang mencapai Rp 1 miliar tiap bulan. Menurut Andika, gaji sebesar...

Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Dimakamkan secara Militer di Kampung Halamannya

Metrobatam, Medan – Wakapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kompol Andi Chandra, yang tewas setelah kapal yang ditumpanginya bersama 6 pejabat utama Polres Labuhanbatu tenggelam di...

Ketua DPRD Kepri Minta KPID Tangkal Penyebaran Hoax Melalui Siaran

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi provinsi Kepri Jumaga Nadeak, meminta agar Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) setempat berperan aktif menangkal penyebaran hoax melalui...

Ditpolairud Polda Kepri MoU dengan DPC INSA Batam Serta Luncurkan Aplikasi Sipopeye Kepri

Metrobatam.com, Batam - Dirpolairud Polda Kepri meluncurkan aplikasi SIPOPEYE KEPRI dan lakukan Penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU bersama DPC INSA Batam, Jumat (20/4/2018) pagi di...

Tiga Penari Erotis di Batam Hanya Pekerja Lepas

Metrobatam, Batam - Tiga penari erotis di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu, 14 April 2018 lalu diketahui hanya...

‘Sentilan’ SBY dan Polemik Kasus Century

Metrobatam, Jakarta - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, membuat pernyataan mengejutkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @SBYudhoyono, pada Selasa (17/4). SBY menyampaikan...

Asyik Pesta Narkoba, 5 Pelajar Ditangkap di Rumah Kosong

Metrobatam, Pekanbaru - Bukannya mengisi waktu dengan hal positif, sekelompok remaja ini malah melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Para remaja yang semua masih...
BAGIKAN