Jas Kurang Licin, Dirjen HAM Gugat Laundry Kiloan Rp 210 Juta

    461

    Metrobatam, Jakarta – Dirjen HAM Mualimin Abdi mencuci jas seharga Rp 10 juta di jasa cuci kiloan Fresh Laundry. Belakangan ia tidak terima dan menggugat Fresh Laundry Rp 210 juta karena jasnya tidak licin.

    Berdasarkan catatan, Minggu (9/10), Mualimin sempat mengikuti lelang jabatan Dirjen Peraturan Perundangan Kemenkum HAM pada 2014 lalu. Mualimin menjalani tes administrasi, tertulis, profil, dan assesment.

    Dalam seleksi itu terungkap Mualimin memiliki polis asuransi sebesar Rp 2,5 miliar. Anehnya, polis itu tidak ditulis dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Pansel pun curiga dan mencecar asal-usul polis itu tapi Mualimin tidak memberikan jawaban yang memuaskan.

    Gugat Laundry Kiloan karena Jas Mengerut, Dirjen HAM Punya Polis Rp 2,5 M. Selain catatan soal polis asuransi Rp 2,5 miliar, Pansel juga mencecar Mualimin soal makalahnya yang mempunyai unsur plagiat. Mualimin tidak bisa berkelit ketika ditanyakan mengapa memplagiat makalahnya. Alhasil, pansel mencoret Mualimin dari kandidat Dirjen Peraturan Perundangan.

    Setahun setelahnya, Mualimin kembali mengundi nasib mengikuti seleksi Dirjen HAM. Kali ini dia lolos dan diangkat sebagai Dirjen HAM. Setahun setelahnya, jabatan Mualimin ditambah sebagai Ketua Majelis Kehormatan Notaris Indonesia.

    Nama Mualimin kini menjadi buah bibir karena mencuci jasnya di laundry kiloan Fresh Laundry yang dikelola Budi. Tarif laundry untuk jas Rp 35 ribu. Setelah dikerjakan satu hari dan diserahkan kembali, Mualimin tidak terima karena jas kesayangannya berkerut dan tidak licin.

    Mualimin pun meminta ganti rugi atas hal itu. Budi kemudian memberi ganti Rp 350 ribu atau 10 kali lipat dari tarif jasa dry cleaning sesuai perjanjian. Tapi ganti rugi itu tidak diterima Mualimin dan terjadilah perselisihan keduanya.

    Mualimin yang tidak puas lalu mengambil langkah hukum menggugat Budi ke PN Jaksel sebesar Rp 210 juta. Rinciannya, Rp 10 juta untuk harga jas dan Rp 200 juta untuk ganti rugi immateril karena jas itu tidak bisa dipakai di acara di kantornya.

    Entah karena apa, Mualimin kemudian mencabut gugatannya dan berdamai dengan Budi pada Kamis (6/10) kemarin. Sayang, hingga berita ini diturunkan, Mualimin belum bisa dihubungi untuk mengklarifikasi persoalan jas Rp 10 juta itu.

    Wartawan yang telah menunggu sejak siang hingga sore di kantornya pada Jumat (7/10) tidak bisa wawancara dengan alasan sedang rapat.

    Perilaku Mualimin diakui oleh atasannya, Menkum HAM Yasonna Laoly. Yasonna sudah menegur Mualimin dan menilai perilaku bawahannya yang main gugat tidak etis, seharusnya mengedepankan jalur kekeluargaan terlebih dahulu.

    “Ya seharusnya seorang pejabat juga menjaga diri,” ucap Yasonna berharap hal itu tidak terjadi lagi.(mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

    Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

    Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

    Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

    Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

    Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

    Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

    Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

    Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

    Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

    Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

    Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

    PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

    Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

    KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

    Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

    Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

    KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
    BAGIKAN