Metrobatam, Jakarta – Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City (JSC) di Kota Palembang, Sumatera Selatan adalah salah satu lokasi yang akan dipakai menggelar sejumlah pertandingan, dalam ajang Asian Games 2018. Namun, warga setempat malah kerap mengeluh kalau kondisi keamanan di tempat itu sangat rawan.

Menurut pengakuan sejumlah warga Kota Palembang, kawasan JSC memang rawan kejahatan. Malah peristiwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kerap terjadi di sana.

Soleha, warga Jalan Rawasari, Kalidoni, Palembang, mengatakan informasi mengenai maraknya curanmor du Kompleks JSC tersebar di media massa, media sosial dan dalam perbincangan di grup aplikasi WhatsApp.

“Tentunya, saya takut, karena sering dengar banyak kejadian hilang motor, padahal sudah pakai gembok di roda untuk pengaman tambahan,” kata Soleha, sebagaimana dilansir Antara, Senin (16/7).

Soleha yang merupakan penggemar sepakbola menyatakan harus memarkir sepeda motornya agak jauh. Yakni di pusat perbelanjaan Lippo Mall. “Di sini tentu lebih aman, karena ada CCTV-nya, terus parkir karcis,” kata dia.

Insiden curanmor itu terjadi pada pertandingan final AFF Woman Champhionship 2018, digelar Jumat (13/7) pekan lalu. Saat itu seorang polwan menjadi korban lantaran sepeda motornya yang diparkir di depan pintu VVIP Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, raib.

Sedangkan menurut seorang relawan dalam turnamen sepakbola itu, Iqbal, sepeda motornya nyaris dicuri. Padahal kuda besinya diparkir di depan ruang wartawan.

“Setelah bertugas, saya ke luar ruangan. Saya terkejut, karena tempat kunci kontak sudah rusak, malahan ada kunci T tertinggal. Saya langsung lapor petugas keamanan GSJ,” kata Iqbal.

Iqbal mengaku kecewa atas kejadian itu, karena kendaraannya mengalami kerusakan. Apalagi dia sudah membayar karcis untuk masuk stadion.

“Untuk sepeda motor Rp5 ribu, untuk mobil Rp10 ribu per kendaraan. Tapi, saya yang sudah bertugas selama dua minggu di pertandingan ini heran, kenapa kadang dikasih karcis, kadang tidak. Lagi pula, untuk apa dikasih karcis jika kendaraan tetap tidak aman,” kata Iqbal.

Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City memiliki luas sekitar 360 hektare mempunyai sejumlah pintu masuk dan keluar, yang dapat diakses masyarakat dengan bebas.

Akses masuk gelanggang olahraga itu dapat melalui pintu utama yang persis di depan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, yang dijaga oleh beberapa petugas. Di sana memang mereka menyiapkan loket karcis.

Hanya saja akses lain seolah dibiarkan tanpa penjagaan 24 jam. Itu terlihat di gerbang kedua menuju Bowling Centre, dan gerbang dari arah Bank Sumsel Babel menuju ke arena menembak. Kedua jalur ini dapat dipakai pengunjung untuk langsung menuju jalan utama. (mb/cnn indonesia/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kota Batam Masuk Kriteria Kota Peduli HAM

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam menerima penghargaan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) untuk kriteria kota peduli dan cukup...

Danlantamal IV Pimpin Upacara Peringatan Hari Nusantara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari...

Maraknya Pencurian Aset Gardu PLN Batam Sebabkan Listrik Padam

Metrobatam.com, Batam - Beberapa waktu ini marak terjadi pencurian aset gardu dan material listrik yang menyebabkan pelanggan mengalami gangguan padam dan kerugian material PLN...

KPU Kota Batam : Jumlah Pemilih Pemilu 2019 Kota Batam Berkurang 25.603 Orang

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 untuk pemilu 2019 sebanyak 650.876...

La Nyalla: Saya Bukan Timses, Hanya Ingin Tebus Dosa ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - La Nyalla Mattalitti mengaku tidak mendapatkan tugas khusus apapun dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengaku ingin...

Disdukcapil Padang Pariaman Akui Tercecernya E-KTP karena Kelalaian Pegawai

Metrobatam, Pariaman - Ditemukannya e-KTP dalam karung bekas dekat permukiman warga di Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) karena kelalaian...

Guru Honorer Siap-siap Diangkat Jadi ‘PNS’

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah dan Komisi X DPR RI kembali mencari jalan keluar untuk mengatasi guru honorer THK-2 (Tenaga Honorer Kategori 2) yang nasibnya...

Tjahjo: Kisruh e-KTP Tak Ada Hubungan dengan DPT Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan kisruh soal KTP elektronik atau e-KTP, mulai dari tercecernya seribuan e-KTP di Padang Pariaman, Sumatera...

Bencana Hidrologi Musim Hujan Kepung Sumatra

Metrobatam, Jakarta - Bencana hidrologi akibat curah hujan tinggi terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Di Provinsi Aceh, jembatan penghubung Desa Babah Lhung dan...

PDIP Tunggu Aksi Sandiaga yang Mau Pindahkan Markas ke Jawa Tengah

Metrobatam, Jakarta - Cawapres 02 Sandiaga Uno memindahkan markas pemenagan mereka ke Jawa Tengah dengan alasan ingin lebih dikenal di kandang rival. PDIP menunggu...

PUPR: 120 Hunian Sementara Siap Dihuni Korban Gempa Palu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan 120 unit hunian sementara siap ditempati warga terdampak gempa Palu, Sulawesi...

BP Batam Tidak Jadi Bubar, Ini Penjelasan Menko Perekonomian Darmin

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution buka-bukaan mengenai hasil rapat terbatas terkait pengembangan ekonomi Batam, Rabu (12/12). Berbicara di kantornya, Darmin mengemukakan...