Jelang Eksekusi Mati, Nusakambangan Dipasangi CCTV

321

Metrobatam.com, Cilacap – Petugas keamanan memasang belasan kamera pengintai CCTV di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah. Pemasangan kamera CCTV ini dilakukan guna memantau aktivitas di dermaga penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan tersebut, menjelang eksekusi mati tahap III.

Berdasarkan pantauan Sabtu (14/5), di area Dermaga Wijayapura terdapat belasan kamera pengintai yang terpasang di setiap sudut. Belasan kamera ini terpasang di jalan masuk menuju dermaga, tempat pengunjung, hingga di dalam kantor.

Tak hanya itu, sebuah alat pendeteksi logam juga terpasang untuk memeriksa setiap pengunjung yang akan menuju Nusakambangan.

Hingga saat ini suasana Dermaga Wijayapura nampak sepi. Belum terlihat pengamanan dari aparat kepolisian maupun TNI yang berjaga.

Seperti diketahui, menjelang pelaksanaan eksekusi mati tahap III, sejumlah terpidana mati kasus narkoba juga telah dipindahkan ke Nusakambangan. Namun, hingga kini Kejaksaan Agung belum merilis waktu pelaksanaan dan nama-nama terpidana yang akan dieksekusi.

Rohaniawan
Sementara itu setelah wacana eksekusi mati terhadap narapidana kasus narkotika bergulir, para rohaniawan mulai didatangkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap. Mereka bertugas memberi bimbingan keagamaan bagi para narapidana agar tetap tabah menjalani hukuman.

“Tapi, itu rohaniawan rutin yang biasa memberi pembinaan. Rohaniawan muslim satu orang. Rohaniawan itu masuk sore hari,” kata Humas Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Nando, saat dikonfirmasi, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/5).

Namun, Nando menegaskan kehadiran rohaniawan di Lapas Nusakambangan sudah rutin dilakukan sebelum bergulir wacana eksekusi mati tahap tiga. “Mungkin karena isunya sedang tentang hukuman mati, jadi mengarah ke situ. Tapi itu (sebenarnya) rutin,” ujar Nando menambahkan.

Sebelumnya, di kalangan wartawan beredar nama-nama narapidana kasus narkotika gelombang tiga yang bakal dieksekusi mati. Informasi yang tersebar di grup aplikasi pesan instan seperti WhatsApp ini mengungkap ada 16 terpidana yang masuk daftar eksekusi mati.

Namun, informasi ini belum terkonfimasi keabsahannya. Pihak berwenaang seperti Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Kanwil Kemenkumham Jateng enggan bersedia berkomentar terkait nama-nama napi tersebut.

Polda Jateng bahkan menyarankan agar informasi tersebut ditanyakan langsung ke Kejaksaan Agung.

“Tolong tanyakan ke Jaksa Agung saja. Kami tak berwenang menyebutkan nama tersebut. Komando ada pada mereka,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Aloysius Liliek Darmanto, saat dikonfirmasi dalam pesan singkat. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...

Dunia Muslim Deklarasikan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Metrobatam, Jakarta - Para pemimpin negara-negara muslim yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendeklarasikan pengakuan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina, Rabu...

Lagi, Polda Sumut Tangkap Perwira Polisi Karena Narkoba

Metrobatam, Medan - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menangkap perwira polisi berpangkkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di kawasan Mariendal, Kecamatan Patumbak,...

Selingkuh di Hotel Bersama Pria Idaman, Seorang Janda Tersedak Kondom

Metrobatam, Madiun – Kabar heboh sekaligus menggelitik gegerkan seisi rumah sakit. Pasalnya, dokter yang menangani pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menghadapi sebuah...

KPK Terbantu Dokter RSCM dan IDI Dalam Hadapi ‘Drama’ Setya Novanto

Metrobata, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎, Febri Diansyah mengakui pihaknya cukup terbantu peran dari tim Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)...

Polisi Ciduk 33 Orang dalam Razia Kampung Narkoba di Tanah Kusir

Metrobatam, Jakarta - Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan melakukan razia narkoba di Kampung Peninggaran, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sebanyak 33 orang diamankan polisi untuk dimintai...

Sah! MK Bolehkan Pegawai Nikah dengan Teman 1 Kantor

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) membuka kebahagiaan bagi karyawan yang ingin menikahi pasangannya dalam 1 kantor. MK memperbolehkan pernikahan antar-rekan satu kantor karena...

Gara-Gara Tak Dibelikan Sepeda Motor, Salim Stres Lalu Gantung Diri

Metrobatam, Padangsidimmpuan - Salim Batu Bara (21), warga Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara nekat gantung diri di areal kebun cokelat...

Mohamed Salah: Raja Mesir yang Membumi

Liverpool - Orang-orang di Liverpool menjuluki The King Of Egypt. Usai jadi pahlawan Mesir ke Piala Dunia dan bikin banyak gol di Liverpool, Mohamed...

Kutai Barat di Kaltim, Bakal Calon Ibu Kota Baru RI yang Masih “Sepi”

Metrobatam, Jakarta - Wacana pemindahan ibu kota negara semakin mencuat. Beberapa kota disebut-sebut akan menjadi ibu kota baru Negara Indonesia. Salah satunya ialah Kabupaten...

Kisah Tragis Dua Wanita Cantik Dibunuh Suami Gara-gara Minta Mobil

Metrobatam, Jakarta - Hidup Siti Saidah alias Nindya dan Indria Kameswari berakhir tragis. Perempuan cantik ini tewas di tangan suami mereka gara-gara minta dibelikan...
BAGIKAN