Jelang Eksekusi Mati, Nusakambangan Dipasangi CCTV

318

Metrobatam.com, Cilacap – Petugas keamanan memasang belasan kamera pengintai CCTV di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah. Pemasangan kamera CCTV ini dilakukan guna memantau aktivitas di dermaga penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan tersebut, menjelang eksekusi mati tahap III.

Berdasarkan pantauan Sabtu (14/5), di area Dermaga Wijayapura terdapat belasan kamera pengintai yang terpasang di setiap sudut. Belasan kamera ini terpasang di jalan masuk menuju dermaga, tempat pengunjung, hingga di dalam kantor.

Tak hanya itu, sebuah alat pendeteksi logam juga terpasang untuk memeriksa setiap pengunjung yang akan menuju Nusakambangan.

Hingga saat ini suasana Dermaga Wijayapura nampak sepi. Belum terlihat pengamanan dari aparat kepolisian maupun TNI yang berjaga.

Seperti diketahui, menjelang pelaksanaan eksekusi mati tahap III, sejumlah terpidana mati kasus narkoba juga telah dipindahkan ke Nusakambangan. Namun, hingga kini Kejaksaan Agung belum merilis waktu pelaksanaan dan nama-nama terpidana yang akan dieksekusi.

Rohaniawan
Sementara itu setelah wacana eksekusi mati terhadap narapidana kasus narkotika bergulir, para rohaniawan mulai didatangkan ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap. Mereka bertugas memberi bimbingan keagamaan bagi para narapidana agar tetap tabah menjalani hukuman.

“Tapi, itu rohaniawan rutin yang biasa memberi pembinaan. Rohaniawan muslim satu orang. Rohaniawan itu masuk sore hari,” kata Humas Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Nando, saat dikonfirmasi, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/5).

Namun, Nando menegaskan kehadiran rohaniawan di Lapas Nusakambangan sudah rutin dilakukan sebelum bergulir wacana eksekusi mati tahap tiga. “Mungkin karena isunya sedang tentang hukuman mati, jadi mengarah ke situ. Tapi itu (sebenarnya) rutin,” ujar Nando menambahkan.

Sebelumnya, di kalangan wartawan beredar nama-nama narapidana kasus narkotika gelombang tiga yang bakal dieksekusi mati. Informasi yang tersebar di grup aplikasi pesan instan seperti WhatsApp ini mengungkap ada 16 terpidana yang masuk daftar eksekusi mati.

Namun, informasi ini belum terkonfimasi keabsahannya. Pihak berwenaang seperti Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Kanwil Kemenkumham Jateng enggan bersedia berkomentar terkait nama-nama napi tersebut.

Polda Jateng bahkan menyarankan agar informasi tersebut ditanyakan langsung ke Kejaksaan Agung.

“Tolong tanyakan ke Jaksa Agung saja. Kami tak berwenang menyebutkan nama tersebut. Komando ada pada mereka,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Aloysius Liliek Darmanto, saat dikonfirmasi dalam pesan singkat. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN