Jenderal Gatot: KSAD dan KSAL Siap Dipimpin Hadi Tjahjanto

1542

Metrobatam, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut siap dipimpin Marsekal Hadi Tjahjanto yang dicalonkan menjadi panglima TNI.

Hadi yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) telah tiba di Gedung DPR, Jakarta, untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I.

Selain diantar Gatot, Hadi juga didampingi KSAD Jenderal Mulyono dan KSAL Laksamana Ade Supandi. Proses pendampingan ini, menurut Gatot, sebagai simbol bahwa TNI siap dipimpin dari kesatuan Angkatan Udara.

“Menunjukan dengan mengantar ini KASAD dengan KASAL siap dipimpin Pak Hadi,” kata Gatot di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/12).

Gatot menyatakan, dirinya siap menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Hadi begitu mengetahui kabar suksesi jabatan panglima TNI. “Saya sebagai panglima sebuah kehormatan sebagai pertanda bahwa begitu disetujui, tongkat estafet saya berikan kepada Pak Hadi dan siap mendampingi,” ujarnya.

Hadi tak banyak berkomentar saat ditanya kesiapannya. Dia hanya meminta doa dan kelancaran selama proses uji kelayakan dan kepatutan yang akan dijalani hari ini. “Mohon doanya dan doakan supaya lancar,” kata Hadi seraya tersenyum.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan nantinya, Komisi I akan lebih dahulu melakukan pemeriksaan administrasi terhadap Hadi selama 45 menit. Setelah itu anggota Komisi Pertahanan tersebut akan mengajukan pertanyaan kepada Hadi.

Hadi akan diminta menyampaikan visi dan misinya sebagai calon panglima TNI sebelum menjawab pertanyaan yang diajukan seluruh anggota fraksi. Komisi I juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan rapat tetutup jika ada hal yang berisifat rahasia.

Ketika proses uji kelayakan dan kepatutan selesai digelar, Komisi I akan menggelar rapat tertutup untuk menentukan sikap terhadap pencalonan Hadi.

Gatot Mutasi 85 Pati

Terkait mutasi perwira tinggi, Gatot menyebut keputusannya memutasi 85 perwira tinggi TNI dilakukan sebelum Presiden Jokowi memberitahunya soal pengajuan nama Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI.

“Pada saat rapat kami belum tahu (pergantian Panglima). Ya belum tahu karena ditanyakan tadi bahwa saya tidak diberitahu oleh Presiden,” dalihnya, saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/12).

Gatot menjelaskan, mutasi 85 pati itu sudah melalui proses yang sesuai prosedur. Itu dimulai dari rapat pada 30 November yang dihadiri petinggi tiga matra, serta rapat yang dipimpinnya pada Senin (4/12). Begitu rapat yang juga dihadiri Hadi Tjahjanto itu selesai, dirinya baru mendapat kabar dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno soal pergantian pimpinan TNI.

“(Pratikno) menyampaikan, ‘Pak Panglima, saya sudah menyerahkan surat Presiden kepada DPR (yang isinya) mencalonkan Pak Hadi (sebagai Panglima TNI)’,” kata dia, menirukan percakapan dengan Pratikno.

Setelah itu, Gatot langsung menghadap Jokowi keesokan harinya, Selasa (5/12). Di hadapan Jokowi, dia pun menyatakan kesiapannya untuk tidak mengeluarkan kebijakan.

“Jadi kalau tanggal 5 (Desember) atau hari ini (6/12) walaupun secara legalitas boleh (mengeluarkan kebijakan strategis), tapi etika tidak. Clear ya?” ucapnya.

Saat dikonfirmasi lebih jauh soal ketidaktahuannya tentang informasi pergantian Panglima TNI ini, Gatot kembali mengaku sama sekali tidak mendapat pemberitahuan. “Saya sama sekali tidak tahu. Saya tahunya setelah ditelepon Mensesneg setelah beliau menyerahkan surat kepada DPR,” cetusnya.

Mutasi 85 pati tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf. Bedali Harefa mengatakan, ada 85 perwira tinggi TNI yang terkena mutasi.

“Mutasi Jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Bedali dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia.com, Selasa (5/12).

Kata dia, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI.

Dia merinci, 85 Pati TNI yang dirotasi terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN