Jika Ada Permintaan, Kemlu Bisa Intai Rizieq di Arab Saudi

1225

Metrobatam, Jakarta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan lembaganya tak memiliki wewenang memonitor atau mengintai secara khusus imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang kini dikabarkan berada di Arab Saudi.

Rizieq diduga kabur ke luar negeri untuk menghindari pemeriksaan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan percakapan mesum yang menyeretnya dan Ketua Yayasan Solidaritas Cendana Firza Husein.

Kemlu RI melalui KBRI tidak punya wewenang untuk mengintili seseorang di luar negeri. Kecuali ada permintaan lembaga/institusi pemerintah lain kepada kami, baru kami bisa lakukan,” ujar Arrmanatha di Gedung Kemlu, Jakarta, Kamis (18/5).

Menurut Arrmanatha, Kemlu melalui perwakilan Indonesia di negara asing hanya memiliki kewenangan mengontrol secara umum jumlah setiap warga negara yang ada di negara lain.

Saat ditanyai apakah Kemlu RI mengetahui keberadaan Rizieq secara detail, Arrmanatha menyebut Kedutaan Besar RI di setiap negara, khususnya Riyadh, hanya bisa mengetahui keberadaan WNI jika yang bersangkutan melapor.

Kalau yang bersangkutan melapor kita bisa tahu [keberadaan Rizieq], kalau tidak ya kita tidak tahu,” tuturnya.

Saat ini, kepolisian membutuhkan kesaksiaan Rizieq dalam penyeldiikan kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang sempat beredar di media sosial beberapa waktu lalu.

Polda Metro Jaya sudah mengirimkan dua kali surat panggilan kepada Rizieq untuk diperiksa sebagai saksi. Namun tokoh FPI itu terus mangkir dari panggilan hukum tersebut.

Sejak akhir April lalu Rizieq masih berada di Arab Saudi dengan alasan umroh dan menghindari kegaduhan menjelang bulan Ramadan.

Terkait masalah ini, Arrmanatha menjelaskan, Kemlu RI pun tak memiliki kewenangan memulangkan Rizieq meski keterangan pentolan FPI itu dibutuhkan untuk hukum.

Namun, jika kepolisian benar-benar membutuhkan keterangan Rizieq di dalam negeri, Arrmanatha berujar, Polri bisa berkoordinasi dengan Interpol dan polisi Saudi untuk menahan atau meminta Rizieq pulang ke tanah air.

Diketahui, jika Rizieq sudah berstatus tersangka, Polri bisa meminta Interpol mengeluarkan red notice atau surat peringatan penangkapan. Hanya saja, saat ini, ia masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kami tak punya kewenangan memulangkan dia. Kalau ada permintaan [baru bisa dipulangkan], itu pun karena ini masalah hukum. Jadi ada mekanismenya sendiri yang harus dilakukan oleh lembaga hukum seperti kepolisian,” kata Arrmanatha.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
BAGIKAN