Jika Ada Permintaan, Kemlu Bisa Intai Rizieq di Arab Saudi

Metrobatam, Jakarta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, mengatakan lembaganya tak memiliki wewenang memonitor atau mengintai secara khusus imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang kini dikabarkan berada di Arab Saudi.

Rizieq diduga kabur ke luar negeri untuk menghindari pemeriksaan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan percakapan mesum yang menyeretnya dan Ketua Yayasan Solidaritas Cendana Firza Husein.

Kemlu RI melalui KBRI tidak punya wewenang untuk mengintili seseorang di luar negeri. Kecuali ada permintaan lembaga/institusi pemerintah lain kepada kami, baru kami bisa lakukan,” ujar Arrmanatha di Gedung Kemlu, Jakarta, Kamis (18/5).

Menurut Arrmanatha, Kemlu melalui perwakilan Indonesia di negara asing hanya memiliki kewenangan mengontrol secara umum jumlah setiap warga negara yang ada di negara lain.

Saat ditanyai apakah Kemlu RI mengetahui keberadaan Rizieq secara detail, Arrmanatha menyebut Kedutaan Besar RI di setiap negara, khususnya Riyadh, hanya bisa mengetahui keberadaan WNI jika yang bersangkutan melapor.

Kalau yang bersangkutan melapor kita bisa tahu [keberadaan Rizieq], kalau tidak ya kita tidak tahu,” tuturnya.

Saat ini, kepolisian membutuhkan kesaksiaan Rizieq dalam penyeldiikan kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang sempat beredar di media sosial beberapa waktu lalu.

Polda Metro Jaya sudah mengirimkan dua kali surat panggilan kepada Rizieq untuk diperiksa sebagai saksi. Namun tokoh FPI itu terus mangkir dari panggilan hukum tersebut.

Sejak akhir April lalu Rizieq masih berada di Arab Saudi dengan alasan umroh dan menghindari kegaduhan menjelang bulan Ramadan.

Terkait masalah ini, Arrmanatha menjelaskan, Kemlu RI pun tak memiliki kewenangan memulangkan Rizieq meski keterangan pentolan FPI itu dibutuhkan untuk hukum.

Namun, jika kepolisian benar-benar membutuhkan keterangan Rizieq di dalam negeri, Arrmanatha berujar, Polri bisa berkoordinasi dengan Interpol dan polisi Saudi untuk menahan atau meminta Rizieq pulang ke tanah air.

Diketahui, jika Rizieq sudah berstatus tersangka, Polri bisa meminta Interpol mengeluarkan red notice atau surat peringatan penangkapan. Hanya saja, saat ini, ia masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kami tak punya kewenangan memulangkan dia. Kalau ada permintaan [baru bisa dipulangkan], itu pun karena ini masalah hukum. Jadi ada mekanismenya sendiri yang harus dilakukan oleh lembaga hukum seperti kepolisian,” kata Arrmanatha.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Piala Dunia 2018, Senegal Taklukkan Polandia 2-1

Metrobatam.com, Rusia - Polandia gagal membuka jalan lebih positif karena ditumbangkan oleh Senegal dengan skor 1-2 dalam laga perdana Piala Dunia 2018 di Moskva,...

Jepang Kalahkan Kolombia 2-1 di Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Salah satu wakil Asia di Piala Dunia 2018, Jepang, akhirnya berhasil menaklukkan perlawanan Kolombia 2-1 pada pertandingan perdana Grup H di...

Kapal Bawa Puluhan Penumpang Tenggelam di Danau Toba

Metrobatam.com, Medan - Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut 70 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018). Lokasi kejadian dilaporkan terletak...

Osaka Jepang Diguncang Gempa 6,1 SR

Metrobatam.com, Osaka - Badan Meteorologi Jepang mengatakan getaran berkekuatan 6.1 Skala Richter itu melanda sebalah utara Osaka, kota terbesar kedua di negara itu, pada...

Polisi Pastikan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan

Metrobatam.com, Jakarta - Kepolisian Indonesia memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan...

Parkir di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Semrawut

Metrobatam.com, Batam - Parkir kendaraan di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau, terlihat semrawut pada H+2 Idul Fitri 1439 Hijriah, Minggu. Parkir di...

Hasil Lengkap dan Klasemen Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Piala Dunia 2018 telah berlangsung selama empat hari dan sebanyak enam dari delapan grup telah memainkan pertandingan pertama, sejak dibuka pada...

Libur Lebaran, Warga Karimun Padati Pantai Pelawan

Metrobatam.com, Karimun - Pantai Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dipadati pengunjung yang menghabiskan masa liburan pada hari ketiga Idul Fitri...

Pada H+2, Jalur Mudik Sumbar – Riau Macet Total

Metrobatam.com, Payakumbuh - Ratusan Ribu kendaraan pribadi terjebak macet di sepanjang jalur mudik Sumatera Barat - Riau tepatnya jalan yang menghubungkan Bukittinggi hingga Payakumbuh...

Polisi Tembak Mati Pembunuh dan Perampok Supir Taksi Online

Metrobatam.com, Palembang - Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring (Online) Grab...

Kroasia Kalahkan Nigeria 2-0 di Piala Dunia 2018

Metrobtam.com, Rusia - Pertandingan kedua di Grup D Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Nigeria berlangsung di Stadion Kaliningrad, Minggu (17/6) dini hari WIB. Nigeria dan Kroasia...

Rusuh, Papua Nugini Berlakukan Status Keadaan Darurat

Metrobatam.com, Sydney - Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan ke dataran tinggi berbatu untuk memulihkan ketertiban setelah perusuh terus...
BAGIKAN