Jakarta, Tentara Republik Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengaku siap jika dimandatkan pemerintah untuk melakukan operasi militer membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.

Kepala Staff TNI AU Agus Supriatna menyatakan bahwa korpsnya telah mengirimkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) di Landasan Udara TNI AU Tarakan, Kalimantan Utara, untuk persiapan.

Agus mengklaim TNI AU bisa mempercepat pembebasan WNI dengan bekal kemampuan pengintaian atau pelacakan yang kuat.

Walaupun begitu, Agus tetap menyertakan bahwa seluruh timnya tidak akan bergerak tanpa ada mandat dari pemerintah.

“Kami masih menunggu karena kami memiliki kemampuan terutama kemampuan surveillance. Kita mampu memantau gerak orang pada satu titik. Mau bersembunyi dimana saja kita bisa tangkap,” kata Agus seusai menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Dirgantara TNI AU ke-70, di di Taxyway Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (9/4).
Belakangan, Pemerintah dan Kementerian Pertahanan bersama dengan Pemerintah Filipina menekankan pendekatan dialog dan negosiasi sebagai upaya pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

Perlu diketahui, penculikan 10 ABK (Anak Buah Kapal) oleh kelompok Abu Sayyaf telah berlangsung selama 10 hari. Kapal Tongkang Anand 12 dan Brahma 12 yang membawa 7 ribu ton batu bara bertolak dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Filipina pada 15 Maret. Kedua kapal dibajak kelompok Abu Sayyaf di perairan Sulu pada 27 Maret lalu.

Kapal Brahma 12 sudah lebih dahulu dilepas dan kini berada di tangan otoritas Filipina. Sementara sepuluh WNI ABK Anand 12 hingga saat ini masih disandera oleh kelompok yang berbaiat kepada ISIS tersebut. Alih-alih membebaskan para sandera, Abu Sayyaf malah meminta uang sekitar Rp15 miliar sebagai tebusan

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Golkar Tak Nyaman dengan Manuver PAN di Paripurna UU Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Golkar mengaku tak nyaman dengan manuver PAN saat paripurna pengesahan UU Pemilu, yang pada akhirnya walk out dari ruang sidang. Namun...

Mafia Beras Kuasai Penggilingan Padi Hingga Pasar

Metrobatam, Jakarta - Satgas Pangan Polri menggerebek gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi, Kamis (20/7). Dari penggerebekan ini polisi menyita...

Pretty Asmara Teriak Dijebak, Artis Lain yang Ikut Dicokok: No Comment

Metrobatam, Jakarta - Tujuh artis teman perempuan yang juga diamankan bersama Pretty Asmara kini sudah bebas. Setelah urine mereka dinyatakan negatif oleh BNNK Jakarta...

Jokowi: Tak hanya Matematika, Jenguk Teman juga Bisa Jadi PR Siswa

Metrobatam, Jakarta - Para siswa masih akrab dengan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan oleh guru. Namun, selama ini siswa masih diberikan PR berupa materi...

Menristekdikti akan Kumpulkan Seluruh Rektor Bahas Dosen Gabung HTI

Metrobatam, Sleman - Menristekdikti, M Nasir, berencana mengumpulkan rektor seluruh Indonesia. Salah satu agenda yang akan dibahas adalah soal tentang dosen yang bergabung dengan...

Flakka ‘Zombie’ dan Indonesia Darurat Narkoba

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Dia meminta Polri dan BNN bertindak tegas kepada para...

Eks Menteri SBY dan Pakar Kuliner Berada di Balik Beras Premium Palsu

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menggerebek sebuah gudang beras milik PT Indo Beras Unggul di Jalan Rengas, Karangsambung, Kedungwaringin, Kota Bekasi,...

UU Pemilu, ‘Karpet Merah’ Jokowi untuk Pilpres 2019

Metrobatam, Jakarta - Satu per satu anggota DPR dari empat fraksi, Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN walk out dari rapat paripurna yang membahas soal...

Toyota Avanza Masih Gunakan Penggerak Roda Belakang, Ini Alasannya

Metrobatam.com, Batam -  Toyota Avanza hingga saat ini tetap menggunakan sistem penggerak roda belakang kendati sejumlah kompetitornya dari segmen kendaraan low multi purpose vehicle (LMPV) telah menggunakan...

Pemerintah Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa

Metrobatam.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengutuk serangan yang dilakukan pihak keamanan Isreal di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Jerusalem. Serangan tersebut telah menyebabkan tiga orang jemaah tewas...

Awas, Narkoba Zombie, BNN : Sudah Masuk ke Indonesia

Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso atau Buwas menyatakan narkoba jenis baru, Flakka ternyata peredarannya sudah masuk Indonesia. Video...

bright PLN Batam Siap Berekspansi ke Provinsi Papua Barat

Metrobatam,com, Batam - Bright Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Batam menyatakan kesiapannya berekspansi membantu peningkatan produksi listrik di wilayah Provinsi Papua Barat. Sekretaris Umum Bright PLN...