JIka Kepri Tidak Bisa Atasi, Warga Tambelan Minta Bantu Kalbar

769
Foto net : Kerukunan Keluarga Tambelan Tanjungpinang rapat dengar pendapat dengan anggota DPRD Kepri, Senin (16/5).

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Kerukunan Keluarga Tambelan Tanjungpinang akan meminta bantuan Pemerintah Kalimantan Barat jika Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak mampu mengatasi permasalahan keterisoliran.

Permintaan bernada ancaman itu disampaikan Wakil ketua Kerukunan Keluarga Tambelan Tanjungpinang Robby Patria seusai rapat dengar pendapat dengan anggota DPRD Kepri, Senin.

“Keterisoliran ini disebabkan tidak ada kapal dari Tanjungpinang atau Bintan menuju Tambelan. Jika permasalahan ini tidak diselesaikan Pemprov Kepri, maka kami akan minta bantuan kepada Gubernur Kalbar,” ujarnya.

Dia mengatakan sekitar dua bulan tidak ada kapal yang berlayar ke Pulau Tambelan, salah satu kecamatan di Pemkab Bintan, Kepri. Padahal ribuan warga Tambelan tinggal di Tanjungpinang.

Alat transportasi laut yang selama ini dikelola PT Pelni dalam kondisi rusak. Namun sejak dua bulan lalu sampai sekarang belum dapat berlayar.

Kekhawatiran warga Tambelan yang tinggal di Tanjungpinang tidak dapat pulang kampung menjelang Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Warga Tambelan juga ingin menjenguk saudara-saudaranya yang tinggal di Tanjungpinang maupun pulau lainnya menjelang Idul Fitri.

“Sebelum Ramadhan, kami minta sudah ada kapal yang diberikan pemerintah untuk kembali berlayar dari Tanjungpinang, Ibu Kota Kepri ke Tambelan. Karena jika tidak, kami akan minta bantuan Gubernur Kalbar untuk memfasilitasi masalah ini ke Menteri Perhubungan RI,” katanya.

Secara goegrafis, Robby mengatakan Tambelan memiliki kedekatan jarak dengan Provinsi Kalimantan Barat. Akses transportasi laut dari Kalbar ke Tambelan juga tidak pernah terputus.

“Tidak seperti dari Tanjungpinang ke Tambelan yang sudah dua bulan ini akses tranpotasi laut itu terputus, dan tak ada solusi,” tegasnya.

Ancaman yang disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD Kepri itu untuk saat ini masih seperti peringatan sehingga tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal itu disebabkan dalam pertemuan itu diperoleh kesepakatan DPRD Kepri akan menindaklanjuti masalah tersebut dengan mengadakan pertemuan kembali pada Kamis (19/5) dengan menghadirkan instansi terkait, PT Pelni dan Lantamal IV/Tanjungpinang.

“Kami akan menunggu hasil dari pertemuan di hari kamis (19/5) itu nanti. Karena, pemerintah memiliki kewajiban menyelesaikan persolan ini. Jika tidak, malulah dengan pejuang Kepri yang telah merumuskan terbentuknya Provinsi Kepri yang berasal dari  Tambelan,” tuturnya.

Sementara itu, ketidakhadiran angota DPRD Kepri Dapil Lingga-Bintan dalam hearing tersebut masih dimaklumi, mengingat, komunikasi yang dilakukan melalui via seluler.

“Tapi, seandainya mereka peka terhadap kondisi transportasi laut ke Tambelan ini, mustahil mereka tak tau. Apalagi masalah ini sudah terjadi sekitar 2 bulan lalu,” ucapnya.

Sumber : Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rossa “The Journey Of 21 Dazzling Years” di Esplanade Singapore

Metrobatam.com, Jakarta - Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat special bagi Rossa. Pasalnya, tahun ini merupakan 21 tahun Rossa berkarir dan berkarya di kancah...

Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan LGBT Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan logo PBNU yang dicatut di iklan kondom untuk LGBT adalah...

Soal Gol Kontroversial Barca, Pelatih Malaga: Sudah Jelas Sekali

Barcelona - Pelatih Malaga Michel Gonzalez merasa tak perlu lagi mengomentari gol kontroversial Barcelona karena menurutnya apa yang terjadi di lapangan sudah sedemikian jelas. Gol...

KPK Lelang Resort Milik M Sanusi di Bogor Senilai Rp 4,9 Miliar

Metrobatam,Jakarta - KPK kembali melelang tanah dan bangunan yang dirampas dari terpidana kasus korupsi. Kali ini giliran aset milik mantan anggota DPRD DKI Jakarta...

MU Akhirnya Tumbang di Markas Tim Promosi Huddersfield Town

Huddersfield - Rentetan tidak terkalahkan Manchester United akhirnya putus. Bertandang ke markas tim promosi Huddersfield Town, MU dipaksa menyerah dengan skor akhir 1-2. Pada pertandingan...

2 WNI yang Tewas Tertimpa Longsor di Malaysia, Ini Identitasnya

Metrobatam, Jakarta - Dua warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa tanah longsor di Penang, Malaysia. Keduanya merupakan pekerja bangunan. "KJRI Penang tangani 2 WNI korban...

Barcelona Tundukkan Malaga 2-0

Barcelona - Barcelona kembali ke jalur kemenangan. Angka penuh diraih Barca setelah mengalahkan tim tamu, Malaga, dengan skor akhir 2-0. Usai berimbang dengan Atletico Madrid...

Gilas Burnley 3-0, City Nyaman di Puncak Klasemen

Manchester - Manchester City belum terbendung di Premier League. Mengandaskan Burnley 3-0, City nyaman memimpin klasemen dan jadi satu-satunya yang belum terkalahkan. Menjamu Burnley di...

PBNU Imbau Materi Perppu Ormas Tidak Multi Tafsir

Metrobatam, Jakarta - Pembahasan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas akan diputuskan di DPR dalam waktu dekat. Namun, masih ada partai politik dan...

Bangkit dari Ketertinggalan, Chelsea Tundukkan Watford 4-2

London - Chelsea harus bersusah payah untuk meraih kemenangan saat menjamu Watford. Sempat tertinggal 1-2, Chelsea akhirnya menang 4-2 atas tamunya itu. Dalam pertandingan Premier...

Masuki Babak Baru, Pemerintah Spanyol akan Ambil Alih Catalonia

Spanyol - Ketegangan antara pemerintah Spanyol dengan pemerintah otonom Catalonia meningkat. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memutuskan untuk memecat para pimpinan Catalonia. "Perdana Menteri Rajoy...

Trump Izinkan Arsip Rahasia Pembunuhan John F Kennedy Dibuka

Amerika Serikat - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengizinkan arsip rahasia terkait pembunuhan John F Kennedy (JFK) dibuka untuk publik untuk...
BAGIKAN