Jika Setnov Dijemput Paksa, Pengacara: Pansus DPR Akan Panggil Paksa KPK

1404

Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempertimbangkan akan memanggil paksa Ketua DPR Setya Novanto yang akhir pekan lalu ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP.

Kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi beranggapan pemanggilan paksa juga dapat dilakukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR terhadap KPK, jika Novanto dipaksa datang memenuhi pemeriksaan.

“Kalau dia (KPK) panggil paksa, pansus juga akan panggil paksa. Kita juga punya wewenang pansus dalam hal ini,” ujar Fredrich di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (13/11).

Wacana pemanggilan paksa Novanto mencuat setelah Ketua DPR RI itu tak datang pada panggilan pemeriksaan KPK hari ini. Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Novanto tak hadir dengan alasan KPK harus mendapat izin Presiden Joko Widodo sebelum melakukan pemeriksaan. Padahal, ini merupakan pemeriksaan ketiga Novanto sebagai saksi untuk tersangka

Tak hanya itu, Novanto juga mengajukan uji materi terhadap dua pasal di Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang KPK ke MK. Kedua pasal yang diuji materi, yakni Pasal 46 ayat (1) dan (2) serta Pasal 12 UU KPK.

“Kalau mereka, menyangkut kepentingan sebagai orang yang dipanggil, mereka menunggu MK. Sekarang apakah Pak Setya Novanto tidak bisa memperlakukan (KPK) dengan sikap yang sama?” ucap Fredrich.

Perwakilan KPK diketahui tak pernah hadir memenuhi undangan Pansus Hak Angket hingga panggilan ketiga pada 17 Oktober lalu. Lembaga antirasuah itu beralasan menunggu proses hukum di MK terkait uji materi Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

Pansus Hak Angket terhadap KPK dibentuk DPR untuk menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan KPK. Tim itu sempat memaparkan ke publik kesimpulan sementara yang berisi dugaan pelanggaran-pelanggaran KPK.

Pada kesempatan sama, Fredrich juga menilai upaya KPK memeriksa Novanto terlihat dipengaruhi oleh unsur politik. Ia menuding ada pihak-pihak tertentu yang ingin menghabisi Partai Golkar pimpinan kliennya.

“Hawa politiknya sangat-sangat tinggi, ada pihak-pihak tertentu yang ingin menggemboskan baju kuning,” katanya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bank BNI Luncurkan Aplikasi Smarphone Sistem Pembayaran Mudah, Aman, dan Kekinian

Metrobatam.com, Batam -  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI meluncurkan aplikasi smartphone dengan nama yap! (Your All Payment) sebagai alat pembayaran untuk...

JK Hingga Sri Mulyani akan Lelang Koleksi Pribadi, Berminat?

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla, menteri kabinet kerja, dan pejabat lainnya melelang barang-barang koleksi pribadinya. Berdasarkan katalog...

Pemerintah Nigeria Konfirmasi 110 Siswi Diculik Boko Haram

Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 110 anak perempuan yang diculik dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok pemberontak Boko Haram ke sebuah sekolah di timur laut...

UU Pekerja Migran Dinilai Masih Kurang Melindungi Buruh

Metrobatam, Jakarta - Jaringan Buruh Migran (JBM) menilai Undang-undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) masih kurang menempatkan para buruh dengan layak. Mereka menilai hal...

Ini Kriteria Cawapres Jokowi yang Didambakan PDIP

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019....

Griezmann Hat-trick, Atletico Lumat Sevilla 5-2

Sevilla - Atletico Madrid melumat Sevilla dengan skor 5-2 di pekan ke-25 La Liga. Antoine Griezmann mencetak hat-trick untuk Atletico di laga ini. Bertandang ke...

Lagi Panen Kacang, Satu Keluarga Disambar Petir di Karangasem

Metrobatam, Karangasem - Hujan deras mengguyur Kabupaten Karangasem dan menyebabkan satu keluarga, tepatnya sembilan orang disambar petir. Akibatnya, dua orang tewas, tujuh orang masih...

Milan Tumbangkan Roma 2-0

Roma - AC Milan melanjutkan tren positifnya di Serie A. Rossoneri memetik poin penuh usai mengalahkan AS Roma dengan skor 2-0. Dalam pertandingan giornata 26...

Kalah dari MU 1-2, Chelsea Petik Pelajaran dari Old Trafford

Manchester - Chelsea harus menelan kekalahan 1-2 melawan Manchester United, di Old Trafford (26/2). Terlepas dari hasil buruk, ada pelajaran yang didapat Chelsea. The Blues...

Puan Buka Kemungkinan Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani membuka kemungkinan Joko Widodo berduet dengan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden...

Merokok Saat Hendak Masuk Pesawat, Penumpang Citilink Diturunkan

Metrobatam, Jakarta - Iwan Limau penumpang pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 165 tujuan Jakarta-Denpasar terpaksa diturunkan karena kedapatan merokok saat hendak naik ke...

Pilkada Serentak, 10 Provinsi Dinilai Sangat Rawan Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Sepuluh provinsi yang akan menggelar pemilihan kepala daerah tahun ini dinilai sangat rawan terjadi tindak pidana korupsi. Kriteria sangat rawan korupsi...
BAGIKAN