Metrobatam, Jakarta – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Nila F Moeloek menjelaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi rumah sakit Mitra Keluarga apabila terbukti secara sengaja menelantarkan bayi Debora.

Terkait sanksi yang dimaksud, Nila menyatakan akan menunggu hasil investigasi dari tim bentukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“‎Jadi sanksi teguran, teguran keras, ataupun nanti kalau terbukti betul seperti kata Pak Ketua (Dede Yusuf), jika ada tambahan, akan diberikan sanksi, misalnya dicabut izinnya ataupun pidana,” kata Nila dalam rapat kerja dengan Komisi IX di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/9).

Nila mengatakan, investigasi tim khusus Kemenkes menjadi sangat penting dalam kasus ini. Menurut Nila, pengambilan keputusan dalam kasus ini harus diambil dengan pertimbangan yang bijak.

“Ini harus kita lakukan dengan cara yang sangat bijak. Namun kalau salah tentu kita akan lakukan punishment,” tegas Nila.

Selain membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi, Nila mengatakan, Kemenkes akan segera memanggil Direktur Utama Mitra Keluarga Kalideres bersama pihak BPJS Kesehatan untuk didengar keterangannya terkait kematian bayi Debora.

Kembalikan Uang

Sementara itu Rumah Sakit Mitra Keluarga memastikan akan mengembalikan uang perawatan yang telah dikeluarkan oleh keluarga dari bayi Debora selama berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Menurut Humas Mitra Keluarga Grup, Nendya Libriyani, uang tersebut merupakan hak dari keluarga Debora, mengingat status Debora adalah pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan

“Kami akan mengembalikan uang perawatan selama tratment di UGD sekitar Rp 6 juta. Ini arahan kepala dinas. Karena ini sebetulnya uang pasien karena mereka pakai BPJS,” kata Nendya saat konferensi pers di RS Mitra Keluarga Kalideres, Senin (11/9).

Pihak Mitra Keluarga juga mengaku telah mendatangi langsung orang tua Debora, Rudianto Simanjorang dan Henny Silalahi untuk menyampaikan belasungkawa dan ucapan maaf.

“Pihak perwakilan RS Mitra Keluarga Kalideres sudah mengunjungu Bapak Simanjorang di rumahnya. Kami juga menyampaikan keprihatinan serta duka cita,” ucap Nendya.

Meski begitu, Nendya menegaskan, permintaan maaf yang diutarakan Mitra Keluarga bukan berarti pihaknya membenarkan kelalaian yang telah dilakukan dalam penanganan Debora. Menurut Nendya, permintaan maaf diajukan Mitra Keluarga atas ketidaknyamanan pelayanan yang diterima oleh Debora.

“Kami minta maaf atas ketidaknyaman pelayanan yang diterima. Kami tidak menyebut masalah administrasi kalau apapun yang dirasa tidak nyaman kami mohon maaf,” ucap Nendya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...