Metrobatam, Depok – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti kepada para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) menggunakan bantuan tersebut hanya untuk kepentingan pendidikan dan gizi anak.

Hal tersebut disampaikan Jokowi kala turut menyalurkan bantuan PKH dan BPNT kepada 1.000 warga yang hadir di Graha Insan Cita, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/2).

“Hati-hati, hati-hati anggaran ini sudah sejak awal memang diperuntukkan untuk kepentingan pendidikan, gizi anak,” kata Jokowi kepada para warga Depok tersebut.

Untuk wilayah Depok, katanya, pemerintah mengucurkan bantuan PKH dan BNPT sebesar Rp70,55 miliar dengan rincian Rp26,46 miliar untuk 21.374 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan Rp 44,09 miliar untuk 33.408 penerima BPNT.

Lebih lanjut, Jokowi berharap dana bantuan yang diberikan dengan besaran bervariasi untuk masing-masing keluarga itu diprioritaskan untuk anak dan ibu hamil. Menurut Jokowi, besaran bantuan bagi keluarga yang memiliki ibu hamil sebesar Rp2,4 juta.

Selain ibu hamil, nilai bantuan tambahan juga diberikan bagi keluarga yang memiliki anak balita sebesar Rp2,4 juta, siswa SD Rp900 ribu, murid SMP Rp1,5 juta, murid SMA Rp2 juta, lanjut usia 60 tahun lebih Rp2,4 juta, dan Rp2,4 juta bagi penyandang disabilitas.

“Terutama ibu hamil rawat bayi dalam kandungan sebaik-sebaiknya dengan anggaran ini,” kata Jokowi berpesan.

Pria yang juga turut dalam kontestasi Pilpres 2019 sebagai capres nomor urut 01 itu ingin agar anak-anak dari para ibu yang hadir mendapat pendidikan dan gizi yang cukup. Ia pun meminta agar para anak tersebut tak dibuat takut meraih cita-cita, termasuk menjadi seorang presiden.

“Kalau dididik baik, disekolahkan dengan baik, diberi gizi dengan baik, jadi pintar dan cerdas, boleh bermimpi kenapa tidak,” kata Jokowi.

Tak lupa, Jokowi pun mengingatkan kepada para ibu agar uang bantuan tersebut tak digunakan untuk membeli rokok suami ataupun membeli pulsa telepon.

Ia menegaskan jika ketahuan, pemerintah tidak segan mencabut masyarakat dari penerima bantuan sosial tersebut.

“Uang yang ada di saldo tidak boleh untuk beli rokok, kalau ketahuan kartunya kita cabut. Hati-hati, janjian sejak awal dulu,” ucap Jokowi.

Pada penyaluran PKH tahap pertama 2019, pemerintah mengucurkan bantuan sosial PKH sebesar Rp12,28 triliun. Khusus untuk wilayah Jawa Barat nilai bantuan sosial PKH tahap pertama tahun ini yang telah disalurkan sebesar Rp2,1 triliun.

Sementara dalam APBN 2019, pemerintah tahun ini menargetkan penyaluran bantuan PKH sejumlah Rp34,3 triliun kepada 10 juta keluarga penerima di seluruh Indonesia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemko Batam dapat Hibah Lahan untuk Bangun BLK

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan Citramas Group akan menghibahkan lahan ke Pemerintah Kota Batam untuk pembangunan balai latihan kerja (BLK). Lahan yang disiapkan seluas 5...

Luhut: Saya Hanya Bilang Jangan Ribut di Arena Debat Capres

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan buka suara terkait keriuhan di sela-sela debat capres kedua pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Luhut...

Tim Prabowo Sempat Mau Boikot Debat Capres Kedua

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sempat menyarankan kepada calon presiden Prabowo Subianto memboikot debat capres kedua. Hal ini menyusul keributan para...

PDIP Seret Nama Amien Rais Terkait Isu Lahan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - PDIP menyeret nama Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais terkait polemik isu lahan milik capres Prabowo Subianto yang bergulir sejak debat...

Prabowo Sebut Kasus Ahmad Dhani Dendam Politik, Kejari: Murni Hukum

Metrobatam, Jakarta - Capres Prabowo Subianto menyebut kasus yang melibatkan Ahmad Dhani sebagai bentuk dendam politik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan mengatakan kasus tersebut...

Polisi Dalami Dugaan Joko Driyono Terlibat Kasus Lain

Metrobatam, Jakarta - Polisi menyatakan masih mendalami dugaan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono terlibat kasus lain selain dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor....

Gugat Prabowo, ‘Harjo’ Ingin Bongkar Hoaks Selang Cuci Darah

Metrobatam, Jakarta - Advokat yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan Harimau Jokowi (Harjo) menggugat perdata calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Pengadilan Negeri...

Ajudan Kapolres Nyaris Tewas Dikeroyok Warga, 3 Pelaku Ditangkap 2 Kabur

Metrobatam, Jayapura - Ajudan Kapolres Jayawijaya, Briptu Agus Dalyono nyaris tewas setelah dikeroyok warga. Peristiwa itu terjadi di di ruangan laboratorium RSUD Wamena, Senin...

Disoal Dahnil, Mendes Tegaskan Jalan Desa 191 Ribu Km Bukan ‘Simsalabim’

Metrobatam, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan klaim Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pembangunan jalan...

‘Pengkhianatan’ Facebook pada WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp dibeli Facebook tepat 5 tahun lampau. Kala itu, Jan Koum dan Brian Acton selaku pendirinya ikut bergabung dengan perusahaan milik...

Jokowi Menyerang Prabowo, JK Buka Fakta

Metrobatam, Jakarta - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyerang Prabowo Subianto dengan besarnya lahan Hak Guna Usaha (HGU) sang rival. Wapres Jusuf Kalla (JK)...

Hashim Jenguk Ahmad Dhani: Dia Mendapat Tekanan yang Berat

Metrobatam, Surabaya - Adik Kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo membesuk terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani di Rutan Klas 1...