Jokowi Inginkan Generasi Pemimpin Negara Harus Tahan Banting

1154

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, generasi masa depan bangsa yang ingin menjadi pemimpin di Indonesia harus menjadi generasi yang tahan banting dan tidak cengeng. Sebab, bila Indonesia ingin menjadi negara yang kuat, maka masyarakatnya harus dapat terus mampu berusaha lebih keras lagi.

Jokowi mengatakan, bahwa masyarakat tidak perlu panik dengan adanya revolusi industri 4.0. Perubahan yang begitu cepat itu, lanjut dia, dapat diantisipasi dengan belajar dan berusaha keras guna memanfaatkan peluang revolusi industri 4.0 tersebut.

“Oleh sebab itu sebagai generasi yang nantinya memimpin negara ini, harus tahan banting, tahan uji, tidak cengeng, dan enggak manj, apalagi malas. Lupakan itu. Kalau ingin jadi negara besar dan kuat ekonominya harus usaha keras, ikhtiar keras,” kata Jokowi saat menerima SMA Taruna Nusantara di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4).

Kepala Negara memaparkan perubahan global yang begitu cepat saat ini. Dimana, kata Jokowi, transaksi jual beli telah beralih ke sistem elektronik. Selain itu, revolusi industri 4.0 tersebut juga telah mengalihkan pekerjaan manusia ke sistem robotic.

“Contohnya sekarang sudah mulai, yang dekat saja di Changi Airport sekarang yang nyapu lantai bukan orang tapi robot. Hati-hati. Kemudian, pemerintah Dubai, tahun lalu mengumumkan 25 persen dari bangunan baru 20 tahun ke depan akan pakai teknologi 3D printing guna mempercepat konstruksi dan lebih efisien, dan sangat menghemat biaya sepertiganya,” jelasnya.

Ia melanjutkan, bahwa perubahan global saat ini akan sangat berdampak kepada Indonesia. Sebab itu, pemerintah mengantisipasinya dengan fokus mengerjakan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara lainnya.

“Pemerintah setahun ini memang ada tahapan besar yang pertama baru menyiapkan pondasi infrastruktur dalam rangka kompetisi dan persaingan. Kenapa jalan tol dibangun, baik di Jawa maupun luar Jawa, Airport dibangun. Airport yang sudah ada diperluas lagi. Pelabuhan dibangun. Ya karena itu merupakan basic landasan,” jelasnya.

Menurut Jokowi, Indonesia dapat menjadi negara yang kuat bila memiliki pondasi yang kuat. Sehingga, ia mengajak siswa dari SMA Taruna Nusantara untuk optimis menatap masa depan bahwa Indonesia akan menjadi sebuah negara besar.

“Dengan usaha keras, dengan kerja keras, dan kita semuanya meyakini bahwa apa yang saya sampaikan 2045 itu betul-betul Indonesia menjadi negara masuk lima besar ekonomi terkuat di dunia,” tandasnya.

Diundang Hadiri Harlah Ke-58 PMII

Sementara itu Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengundang Jokowi menghadiri peringatan hari lahir ke-58 PMII yang jatuh pada 17 April di Bandung, Jawa Barat.

“Kami mengundang Bapak Presiden di harlah PMII yang ke-58 di Bandung,” ujar Ketua Umum PB PMII Agus M Herlambang seusai pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/4).

Agus mengatakan Jokowi direncanakan hadir dalam acara tersebut. Selain itu, PMII membahas masalah kebangsaan dengan Jokowi. Mereka optimistis Indonesia tidak akan bubar pada 2030.

“Kedua, kami diskusi terkini masalah kebangsaan. Optimisme generasi muda juga menyampaikan rekomendasi. Kami optimis di tahun 2030 nggak akan hancur Indonesia. Dan Presiden menjelaskan step, step agar Indonesia tidak terjadi seperti apa yang diprediksi banyak orang,” tutur Agus.

Agus menambahkan Jokowi menitip pesan kepada PMII untuk menjaga optimisme dalam pembangunan bangsa. PMII juga diminta membangun gerakan kewirausahaan.

“Beliau berpesan kepada kami membangun dan menjaga rasa optimisme bangsa. Selanjutnya, beliau meminta PMII dalam membangun gerakan entrepreneurship,” terang Agus.

Pertemuan yang dihadiri 33 pengurus PMII ini berlangsung selama sekitar 2 jam di Istana. PMII menampik apabila dikatakan pertemuan juga membahas dukungan Pilpres 2019. “Nggak bahas itu (Pilpres 2019). Kami diskusi soal kebangsaan,” ujar Agus. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...

Helikopter Jatuh di Morowali, 1 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Sebuah helikopter jatuh di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah. Satu orang tewas dalam insiden itu, tetapi...
BAGIKAN