Jokowi Mau Reaktivasi Ribuan Km Rel Warisan Belanda, Progresnya?

3464

Metrobatam, Jakarta – Pemerintah pimpinan Joko Widodo (Jokowi), melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), berencana mengaktifkan kembali (reaktivasi) sejumlah rel kereta api peninggalan Belanda di Pulau Jawa, Sumatera, dan Madura. Selama ini rel kereta peninggalan Belanda tak lagi berfungsi alias mati.

Dari total sekitar 6.500 kilometer (km) rel di era Hindia Belanda, ada sekitar 2.500 km yang berstatus mati, terbanyak di Jawa dan Madura yang panjang rel matinya 1.600 km. Bahkan beberapa rel besi saat ini cukup terbengkalai dan beberapa bagian sudah hilang.

Plt Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Umiyatun Hayati Tri Astuti, menegaskan program reaktivasi rel kereta api eks Belanda tetap berjalan, khususnya rel di daerah yang potensi ekonominya besar.

“Hampir semua lintasan yang ada, di mana itu diberikan manfaat ekonomi pada masyarakat itu akan kita reaktivasi. Dengan kereta api kita harapkan ada pembagian beban dari jalan ke kereta api,” kata Umiyatun kepada detikFinance, pekan lalu.

Berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Perhubungan, rel-rel mati peninggalan Belanda yang dioperasikan kembali sampai 2019 yakni untuk Sumatera reaktivasi jalur Pariaman-Naras, Naras-Sungai Limau, Padangpanjang-Bukittinggi-Payakumbuh, Muarokalaban-Muaro, dan Tanjung Karang-Pelabuhan Panjang.

Sementara untuk Pulau Jawa, rel kereta mati yang ditargetkan aktif kembali sampai 2019 antara lain Cilegon-Anyer Kidul, Rangkasbitung-Labuan-Suketi, Rancaekek-Tanjungsari, Cirebon-Kadipaten, Pangandaran-Cijulang, Wonosobo-Purwokerto, Kedungjati-Tuntang, Semarang Tawang-Tanjung Emas, dan Yogyakarta-Magelang.

Sementara beberapa ruas rel mati lain yang diaktivasi di Jawa lainnya yakni Jombang-Bebet-Tuban, Kalisat-Panarukan, dan aktivasi rel trem Wonokromo-Kalimas di Surabaya.

Namun dari beberapa program reaktivasi rel kereta api tersebut, lantaran keterbatasan anggaran, baru sebagian yang berjalan di lapangan seperti ruas jalur KA Bandung-Cianjur, reaktivasi rel ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Binjai-Besitang di Sumatera Utara, Naras-Sungai Limau serta Muaro-Muaro Kalaban di Sumatera Barat.

Ada pula satu reaktivasi jalur rel bersejarah Semarang-Ambarawa. Namun demikian, rel peninggalan perusahaan transportasi, Hindia Belanda Nederlandsch-Indische Spoorwegmaatschappij (NIS) itu belum dilanjutkan lagi pengerjaannya lantaran ditemukan ada masalah ketidakstabilan tanah.

“Sekarang memang ke arah itu Amrarawa, Jawa Barat sebagian, Cianjur-Bandung termasuk. ada medan agak berat di situ, jadi dioptimalkan yang sampai Cianjur, kemarin kan Bogor-Cianjur, itu dia, anggarannya kan terbatas, itu akan didesain yang lebih baik lagi,” ujar Umiyatun.

Diungkapkannya, reaktivasi jalur-jalur KA peninggalan Belanda membutuhkan waktu lama. Lantaran perlu dilakukan studi terkait kelaikan tanah, hitungan ekonomis, penganggaran, hingga yang paling sulit melakukan pembebasan lahan.

“Daerah Jawa Barat banyak daerah-daerah patahan dan terowongan. Tahapannya kaji dulu, FS (feasibility study) lagi, baru detail engineering design (DED), terus pengadaan, termasuk pembebasan lahannya, baru kita bangun, itu kan kalau lahannya cepat bisa dibebaskan anggaran siap, kalau anggaran terbatas kan harus dicari yang mana dulu, bertahap,” jelas Umiyatun.

Proyek reaktivasi KA eks Belanda, sambungnya, juga termasuk reaktivasi rel trem yang ada di Kota Surabaya yang saat ini tengah dilakukan pembersihan lahan (land clearing). “Aktivasi trem di Surabaya kan itu reaktivasi juga,” pungkas Umiyatun. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...

Dunia Muslim Deklarasikan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Metrobatam, Jakarta - Para pemimpin negara-negara muslim yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendeklarasikan pengakuan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina, Rabu...

Lagi, Polda Sumut Tangkap Perwira Polisi Karena Narkoba

Metrobatam, Medan - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menangkap perwira polisi berpangkkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di kawasan Mariendal, Kecamatan Patumbak,...

Selingkuh di Hotel Bersama Pria Idaman, Seorang Janda Tersedak Kondom

Metrobatam, Madiun – Kabar heboh sekaligus menggelitik gegerkan seisi rumah sakit. Pasalnya, dokter yang menangani pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menghadapi sebuah...

KPK Terbantu Dokter RSCM dan IDI Dalam Hadapi ‘Drama’ Setya Novanto

Metrobata, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎, Febri Diansyah mengakui pihaknya cukup terbantu peran dari tim Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)...

Polisi Ciduk 33 Orang dalam Razia Kampung Narkoba di Tanah Kusir

Metrobatam, Jakarta - Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan melakukan razia narkoba di Kampung Peninggaran, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sebanyak 33 orang diamankan polisi untuk dimintai...

Sah! MK Bolehkan Pegawai Nikah dengan Teman 1 Kantor

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) membuka kebahagiaan bagi karyawan yang ingin menikahi pasangannya dalam 1 kantor. MK memperbolehkan pernikahan antar-rekan satu kantor karena...

Gara-Gara Tak Dibelikan Sepeda Motor, Salim Stres Lalu Gantung Diri

Metrobatam, Padangsidimmpuan - Salim Batu Bara (21), warga Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara nekat gantung diri di areal kebun cokelat...

Mohamed Salah: Raja Mesir yang Membumi

Liverpool - Orang-orang di Liverpool menjuluki The King Of Egypt. Usai jadi pahlawan Mesir ke Piala Dunia dan bikin banyak gol di Liverpool, Mohamed...

Kutai Barat di Kaltim, Bakal Calon Ibu Kota Baru RI yang Masih “Sepi”

Metrobatam, Jakarta - Wacana pemindahan ibu kota negara semakin mencuat. Beberapa kota disebut-sebut akan menjadi ibu kota baru Negara Indonesia. Salah satunya ialah Kabupaten...

Kisah Tragis Dua Wanita Cantik Dibunuh Suami Gara-gara Minta Mobil

Metrobatam, Jakarta - Hidup Siti Saidah alias Nindya dan Indria Kameswari berakhir tragis. Perempuan cantik ini tewas di tangan suami mereka gara-gara minta dibelikan...
BAGIKAN