Jokowi Mau Reaktivasi Ribuan Km Rel Warisan Belanda, Progresnya?

3456

Metrobatam, Jakarta – Pemerintah pimpinan Joko Widodo (Jokowi), melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), berencana mengaktifkan kembali (reaktivasi) sejumlah rel kereta api peninggalan Belanda di Pulau Jawa, Sumatera, dan Madura. Selama ini rel kereta peninggalan Belanda tak lagi berfungsi alias mati.

Dari total sekitar 6.500 kilometer (km) rel di era Hindia Belanda, ada sekitar 2.500 km yang berstatus mati, terbanyak di Jawa dan Madura yang panjang rel matinya 1.600 km. Bahkan beberapa rel besi saat ini cukup terbengkalai dan beberapa bagian sudah hilang.

Plt Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Umiyatun Hayati Tri Astuti, menegaskan program reaktivasi rel kereta api eks Belanda tetap berjalan, khususnya rel di daerah yang potensi ekonominya besar.

“Hampir semua lintasan yang ada, di mana itu diberikan manfaat ekonomi pada masyarakat itu akan kita reaktivasi. Dengan kereta api kita harapkan ada pembagian beban dari jalan ke kereta api,” kata Umiyatun kepada detikFinance, pekan lalu.

Berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Perhubungan, rel-rel mati peninggalan Belanda yang dioperasikan kembali sampai 2019 yakni untuk Sumatera reaktivasi jalur Pariaman-Naras, Naras-Sungai Limau, Padangpanjang-Bukittinggi-Payakumbuh, Muarokalaban-Muaro, dan Tanjung Karang-Pelabuhan Panjang.

Sementara untuk Pulau Jawa, rel kereta mati yang ditargetkan aktif kembali sampai 2019 antara lain Cilegon-Anyer Kidul, Rangkasbitung-Labuan-Suketi, Rancaekek-Tanjungsari, Cirebon-Kadipaten, Pangandaran-Cijulang, Wonosobo-Purwokerto, Kedungjati-Tuntang, Semarang Tawang-Tanjung Emas, dan Yogyakarta-Magelang.

Sementara beberapa ruas rel mati lain yang diaktivasi di Jawa lainnya yakni Jombang-Bebet-Tuban, Kalisat-Panarukan, dan aktivasi rel trem Wonokromo-Kalimas di Surabaya.

Namun dari beberapa program reaktivasi rel kereta api tersebut, lantaran keterbatasan anggaran, baru sebagian yang berjalan di lapangan seperti ruas jalur KA Bandung-Cianjur, reaktivasi rel ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Binjai-Besitang di Sumatera Utara, Naras-Sungai Limau serta Muaro-Muaro Kalaban di Sumatera Barat.

Ada pula satu reaktivasi jalur rel bersejarah Semarang-Ambarawa. Namun demikian, rel peninggalan perusahaan transportasi, Hindia Belanda Nederlandsch-Indische Spoorwegmaatschappij (NIS) itu belum dilanjutkan lagi pengerjaannya lantaran ditemukan ada masalah ketidakstabilan tanah.

“Sekarang memang ke arah itu Amrarawa, Jawa Barat sebagian, Cianjur-Bandung termasuk. ada medan agak berat di situ, jadi dioptimalkan yang sampai Cianjur, kemarin kan Bogor-Cianjur, itu dia, anggarannya kan terbatas, itu akan didesain yang lebih baik lagi,” ujar Umiyatun.

Diungkapkannya, reaktivasi jalur-jalur KA peninggalan Belanda membutuhkan waktu lama. Lantaran perlu dilakukan studi terkait kelaikan tanah, hitungan ekonomis, penganggaran, hingga yang paling sulit melakukan pembebasan lahan.

“Daerah Jawa Barat banyak daerah-daerah patahan dan terowongan. Tahapannya kaji dulu, FS (feasibility study) lagi, baru detail engineering design (DED), terus pengadaan, termasuk pembebasan lahannya, baru kita bangun, itu kan kalau lahannya cepat bisa dibebaskan anggaran siap, kalau anggaran terbatas kan harus dicari yang mana dulu, bertahap,” jelas Umiyatun.

Proyek reaktivasi KA eks Belanda, sambungnya, juga termasuk reaktivasi rel trem yang ada di Kota Surabaya yang saat ini tengah dilakukan pembersihan lahan (land clearing). “Aktivasi trem di Surabaya kan itu reaktivasi juga,” pungkas Umiyatun. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...

Ketua DPRD: Tak Ada Aturan Wajibkan Paripurna Istimewa untuk Anies

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi segera membuat Paripurna Istimewa untuk...

Wiranto: Usulan Pembentukan Densus Tipikor Bukan soal Politik

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) sama sekali tidak...

Dokumen Rahasia AS Ungkap Upaya Penggulingan Sukarno dan PKI

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat disebut mengetahui rangkaian upaya Angkatan Darat (AD) untuk menghancurkan Partai Komunis negara (PKI) dan menggulingkan Sukarno mulai tahun...

Sri Mulyani Angkat Isu Perpindahan Dana WNI Rp 18,9 T di Forum Dunia

Washington - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat membicarakan persoalan uang 81 Warga Negara Indonesia (WNI) senilai Rp 18,99 triliun yang ditransfer dari Guernsey...

KPU Tutup Pendaftaran, Dokumen 13 Partai Belum Lengkap

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengatakan 13 Partai Politik (Parpol) berstatus belum memenuhi kelengkapan dokumen peserta pemilu 2019 hingga...

Radikalisme Agama Ancam Keberagaman Indonesia

Metrobatam, Pangkal Pinang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mewaspadai penyebaran paham radikal atas...

Sajikan Gadis Belia, Prostitusi di Lhokseumawe Dikelola 2 Wanita

Metrobatam, Lhokseumawe - Kakak beradik di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh ditangkap anggota Satreskrim Polres Lhokseumawe. Keduanya diduga merupakan mucikari yang telah menjual...
BAGIKAN