Jokowi Minta Kader Ulama MUI Sebarkan Dakwah Positif ke Masyarakat

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta para kader ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menjaga kerukunan dengan cara menyebarkan dakwah bermuatan hal-hal positif ke masyarakat. Dengan cara ini diharapkan bangsa ini terhindar dari saling curiga dan saling memfitnah yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Imbauan ini disampaikan Jokowi saat meresmikan pembukaan acara pendidikan kader ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Gedung Tegar Beriman, Pemerintah daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8).

“Ini tugas kepada kader jangan sampai kita berprasangka buruk. Apalagi menyebarkan fitnah-fitnah,” kata Jokowi.

Jokowi mengaku sedih melihat perkembangan media sosial saat ini yang kerap disalahgunakan untuk menyebarkan berita-berita bohong dan ujaran kebencian. Untuk itulah, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap para kader ulama MUI mengajak masyarakat untuk menghindari penyalahgunaan media sosial untuk hal-hal negatif.

“Sedih saya baca di medsos. Sedih. Banyak kabar bohong, banyak ujaran kebencian. Ini yang saya kira jadi tugas harus disyiarkan terus,” ungkap Jokowi.

Menurut Jokowi Indonesia kerap menjadi negara yang jadi rujukan negara Islam lainnya. Para pemimpin negara Islam dan ulama-ulamanya, menurut Jokowi kagum dengan keragaman suku, bangsa, dan agama yang ada di Indonesia.

Namun kekaguman dari bangsa lain ini, lanjut Jokowi terkadang tak disadari oleh bangsa Indonesia sendiri. “Kita sering dipakai jadi rujukan dunia Islam. Masalah Palestina yang ditelepon pertama Indonesia, Presiden Turki juga, masalah Arab dan Irak kita juga ditelepon untuk mendinginkan suasana. Kita mulai dilihat dan diakui negara Islam yang lain,” jelas Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta kepada masyarakat agar menjaga aset paling besar bangsa ini, yakni persatuan dan kerukunan. Ia mengingatkan aset terbesar ini jangan sampai hilang hanya karena berbeda pendapat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Mari kita jaga ukhuwah watoniah kita karena ini aset terbesar kita. Jangan sampai pilihan presiden, bupati, gubernur setiap lima tahun ada terus kita jadi retak,” ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan kepada para kader MUI jangan sampai gampang curiga dan berburuk sangka.

“Saya titip yang dikembangkan yaitu bagaimana berprasangka baik. Penuh dengan kecintaan jangan sampai membenci. Sedih kalau banyak ujaran kebencian,” pungkasnya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Erick Thohir: Politik Kebohongan Harus Disetop, Kasihan Rakyat

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menjelaskan maksud Presiden Jokowi meminta politik kebohongan diakhiri. Politik kebohongan,...

Bicara Tokoh Dekati Warga Jelang Pilpres, Jokowi Sindir Siapa?

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tokoh politik jangan mendekati rakyat hanya di saat mendekati pesta politik. PKB menyebut bakal ada...

Pabrik Esemka di Boyolali Besar, Ada Tempat Pengujiannya Juga

Metrobatam, Jakarta - Esemka yang digadang sebagai calon mobil nasional disebut-sebut punya pabrik yang berlokasi di Jalan Mangu - Sambi, Boyolali, Jawa Tengah. Dan...

Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks

Metrobatam, Bandung - Di depan ribuan santri, Presiden Joko Widodo memperingatkan soal bahaya hoaks dan fitnah di tahun politik. Baginya, tak masalah berbeda pilihan...

Ridwan Kamil Kaji Ulang Proyek Meikarta

Metrobatam, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan mengkaji ulang proyek Meikarta usai kasus suap izin proyek Meikarta yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten...

Siswi SMA Pembuang Bayi di Bandara Terancam 12 Tahun Penjara

Metrobatam, Balikpapan- Aksi ND (18) yang meninggalkan bayi yang dilahirkan di dalam closet toilet A2 kedatangan Bandara Sepinggan, Balikpapan awalnya tidak diketahui kedua orangtuanya....

Konflik TPST, Wali Kota Bekasi Minta Anies Terjun Langsung ke Bantargebang

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terjun langsung dan melihat kondisi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST)...

Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-54. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan tentang berpolitik yang...

Hasil Inter Vs AC Milan: Dramatis! Gol Injury Time Menangkan Nerazzurri

Milan - Inter Milan berhasil memenangi laga dramatis kontra AC Milan dengan skor 1-0. Gol semata wayang dibuat Mauro Icardi di masa injury time...

Kerugian dan Kerusakan Gempa di Sulteng Capai Rp13,82 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap bahwa dampak kerugian dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan...

KKB Sandera 16 Guru dan Tenaga Medis di Mapenduma Papua

Metrobatam, Jayapura - 16 orang Guru dan Tenaga medis yang bertugas di Mapenduma, kabupaten Nduga, Papua disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Selama...

Sandiaga Diminta Bicara Data dan Kurangi Politik Bohong

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno...
SHARE