Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, berkelitnya regulasi yang dibuat Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi salah satu pangkal utama korupsi di Indonesia. Sebab, timbulnya regulasi yang bejibun menjadi celah bagi pemangku kebijakan tingkat regional untuk dijadikan objek transaksi.

Sebagai contoh, Jokowi melanjutkan, Pemda memiliki beberapa persyaratan daerah bagi investor dalam menanamkan modalnya. Hanya saja, syarat-syarat ini mendadak naik kelas menjadi izin daerah dan ujung-ujungnya malah menghambat investasi.

“Setiap aturan, setiap izin, di situ ada potensi objek transaksi dan korupsi. Birokrasi ini malah dibuat untuk menerbitkan sebanyak mungkin peraturan. Banyak sebetulnya yang tadinya hanya syarat dan diubah jadi izin. Ini banyak sekali,” kata Jokowi, Senin (9/12).

Tak hanya itu, ia juga geram mengetahui regulasi yang dibuat Pemda bersifat ambigu. Sehingga, ketika ada pihak yang ingin meminta surat klarifikasi ihwal aturan tersebut, Pemda malah memeras pihak-pihak itu dengan meminta suap.

Oleh karenanya, ia tak heran jika sebagian besar kepala daerah yang diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama ini tersangkut kasus suap. Dari data yang dimilikinya, sudah ada 12 Gubernur dan 84 Kepala Daerah tingkat II yang ditangkap KPK gara-gara korupsi sejak tahun 2004.

“Artinya, regulasi, aturan, perizinan, dan persyaratan ini potensial jadi alat pemerasan. Ini tidak boleh diteruskan, tidak boleh dibiarkan, jangan diberikan kesempatan,” paparnya.

Maka dari itu, ia berharap, kepala daerah segera menginstruksikan deregulasi beberapa kebijakan yang dianggap memberatkan publik, utamanya dunia usaha. Saat ini, Jokowi melanjutkan, masih ada 42 ribu peraturan yang perlu dirombak atau dihapus.

Menurut dia, pelaksanaan deregulasi kali ini sangat penting karena prestasi Indonesia di bidang investasi tengah dilirik dunia. Ia mencontohkan, Indonesia berhasil lompat 48 peringkat indeks kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) dalam tiga tahun terakhir.

Apalagi, Indonesia juga mendapat peringkat layak investasi dari tiga lembaga pemeringkat, yakni Moody’s, Standard & Poor, dan Fitch Rating.

“Semua Kementerian, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, pangkas yang namanya regulasi yang memberikan beban bagi dunia usaha dan bikin negara Indonesia lebih efisien. Birokrasi tidak boleh membuat susah dunia usaha, tidak boleh sibuk bikin aturan tidak jelas dan akhirnya menurunkan produktivitas bangsa kita,” pungkas Jokowi. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...