Jual BBM Ilegal, TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Singapura

1003

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Tanjungpinang menangkap KM Perintis 02 dan MV Tourmaline berbendera Singapura yang diduga melakukan transaksi bahan bakar minyak jenis solar secara ilegal di Perairan Tanjung Pinggir Batam, Kamis.

Penangkapan kedua kapal tersebut berawal dari patroli rutin yang dilakukan oleh Tim WFQR Lantamal IV/Tanjungpinang pada Kamis dini hari, yang mencurigai adanya kapal berlayar tanpa penerangan lampu di sekitar perairan Tanjung Pinggir Batam sehingga tim memeriksanya.

“Dari hasil pemeriksaan KM Perintis 02, Tim WFQR menemukan muatan berupa bahan bakar minyak jenis solar sebanyak 12 ton. Keterangan dari Nahkoda kapal menyebutkan bahwa BBM Solar tersebut berasal dari sebuah kapal menyalurkan yang sedang lego jangkar di perairan Batu Ampar Batam,” kata Komandan Lantamal IV Laksma TNI S Irawan.

KM Perintis 02 GT 34 berbendera Indonesia dinakhodai oleh MS dengan empat orang anak buah kapal yaitu JF,  S,  JN dan P, sedangkan pemilik kapal adalah J warga Tanjung Riau Batam.

Setelah dilakukan pemeriksaan terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh KM Perintis 02 di antaranya, kapal tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah, tidak memiliki surat pemberitahuan berlayar (SPB) dan tidak dilengkapi dengan daftar ABK.

“Kapal itu juga tidak dilengkapi dengan data Manifes, nahkoda berikut ABK tidak memiliki surat kecakapan (Ijazah SKK, buku pelaut, Buku Sijil) dan melakukan transaksi BBM Solar secara ilegal,” katanya.

Berbekal keterangan yang diberikan oleh nakhoda dan ABK KM Perintis 02, Tim WFQR melakukan pengembangan di lapangan. Tim WFQR beserta KM Perintis 02 bergerak menuju MV Tourmaline yang sedang lego jangkar di perairan Batu Ampar Batam.

MV Tourmaline GT 2442 berbendera Singapura dengan call sign 9VGK8 dengan nahkoda RRM dengan ABK 17 orang, seorang warga Negara Filipina dan 16 orang Warga Negara Indonesia.

“Modus operandi yang digunakan oleh para ABK dalam melakukan aksinya adalah KM Perintis 02 merapat di lambung kiri kapal MV Tourmaline, lalu pihak kapal MV Tourmaline mengeluarkan selang BBM kapal tersebut ke tangki BBM yang ada pada KM Perintis 02 selanjutnya dilakukan proses transfer BBM,” katanya.

Pada saat proses pemindahan BBM baik KM Perintis 02 maupun MV Tourmaline melaksanakan penggelapan kapal dengan tujuan agar kegiatan transfer BBM ilegal tidak diketahui petugas.

Nilai transaksi ilegal berupa BBM jenis solar sebanyak 12 ton yang dihargai Rp30 juta. Rencananya setelah melakukan transaksi, KM Perintis 02 akan membawa muatan menuju gudang BBM milik S di daerah Tanjung Riau, namun aksinya dapat digagalkan oleh Tim WFQR Lantamal IV.

“Dari fakta-fakta yang didapat di lapangan, patut diduga bahwa KM Perintis 02 telah melakukan pelanggaran UU Pelayaran dan melakukan kegiatan transaksi BBM ilegal di laut yang melibatkan oknum C yang merupakan KKM Kapal Suplay MV Tourmaline,” ujarnya.

Dia mengatakan modus yang dilakukan kapal-kapal yang melakukan kegiatan ilegal seperti penyelundupan BBM sering memanfaatkan kelengahan petugas, tetapi sudah diantisipasi hal ini sejalan dengan pola operasi senyap yang digelar pada malam hari dan sudah memetakan titik-titik atau jalur yang akan mereka lewati sehingga kita dapat meminimalisir setiap kegiatan ilegal terutama illegal oil.

“Penangkapan transaksi BBM ilegal ini menunjukkan bahwa Koarmabar/Lantamal IV tidak pernah mentolelir dan akan terus menumpas segala bentuk kejahatan di perairan Kepri. Lantamal IV dengan tim WFQR-nya akan terus memburu para pelaku kejahatan di laut, tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan,” tegasnya.

Dengan kerja sama, keuletan dan keikhlasan para prajurit, di tengah keterbatasan anggaran dan sarana, Lantamal IV/Tanjungpinang mampu membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap kapal yang melintasi perairan Kepri dan Selat Malaka.

“Anggapan bahwa perairan kita sebagai ‘he most dangerous waters’ dengan sendirinya akan terpatahkan berkat kinerja kita memberantas kejahatan di laut,” katanya. (Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...

Duh! 937 Paket Ganja Masih Ditemukan Dalam Lapas Narkoba

Metrobatam, Medan - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Pematang raya, Simalungun, Sumatera Utara, melakukam razia rutin terhadap para narapidana penghuni Lapas, Senin...

Kunker Haji, Fadli Zon Bebekan Pertemuannya dengan Habib Rizieq

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama Tim Pengawas Haji DPR mengunjungi Madinah pekan ini. Di sela kunjungannya meninjau fasilitas haji, Fadli...