Jurnalis Menyusup ke ISIS, Simpatisan ISIS Tidak Paham Soal Islam

295

Metrobatam.com Perancis –  Seorang jurnalis asal Perancis berhasil menyusup dan berbaur bersama dengan para simpatisan ISIS dalam jaringan teror bawah tanah di Paris. Pengalaman jurnalis Muslim itu mengejutkan, karena menurut dia para simpatisan ISIS itu sama sekali tidak paham soal Islam.

Jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi ini mengaku “tidak melihat Islam” selama enam bulan menyamar dalam jaringan tersebut. Dia hanya menemukan para pemuda yang “tersesat, frustrasi, memiliki kecenderungan bunuh diri dan sangat mudah dimanipulasi.”

Penyusupan Ramzi dilakukan antara musim panas 2015 hingga Januari 2016. Dia mengaku sangat mudah menghubungi kelompok yang menyebut diri sebagai “Tentara Allah” di Facebook itu.

Dia merekam banyak peristiwa dalam kelompok itu menggunakan kamera tersembunyi, termasuk rapat perencanaan serangan di sebuah kelab malam. Dikutip dari The Independent, Selasa (3/5), rekaman tersebut ditayangkan di stasiun televisi Canal+ pada Senin lalu dengan judul “Tentara Allah.”

Ramzi mengatakan, jaringan itu terdiri dari 10 anggota yang dipimpin oleh pemuda berusia 20 tahun bernama Ossama.

Ossama sempat ditolak masuk angkatan bersenjata Perancis, pernah menjadi pemuja setan atau Satanis dan pecandu alkohol sebelum berkenalan dengan kelompok Islam radikal di internet.

Dia pernah dipenjara selama enam bulan setelah ketahuan mencoba bergabung dengan ISIS. Dia dibebaskan dan wajib lapor setiap hari ke pos polisi.

Pria keturunan Perancis-Turki ini adalah “emir” dari kelompok yang menggunakan aplikasi berbagi pesan Telegram untuk mengatur pertemuan.

Dalam sebuah rekaman tersembunyi, Ossama terlihat tersenyum saat membayangkan dirinya ditembak mati oleh polisi, seraya mengatakan “Syuhada tidak merasakan sakit.”

“Kita harus menyerang pangkalan militer. Ketika mereka makan, mereka berbaris, atau jurnalis. BFM iTele, mereka berperang melawan Islam,” kata Ossama dalam rapat itu.

“Seperti yang mereka lakukan kepada Charlie [Hebdo]. Kau harus menyerang mereka di jantungnya. Serang mereka tiba-tiba. Mereka tidak terlindungi. Ribuan warga Perancis harus mati,” lanjut dia.

Ossama merencanakan serangan ke kelab malam dan bandara Paris–Le Bourget, yang menurutnya akan membuat Perancis trauma selama berabad-abad.

Namun rencana itu baru terlaksana setelah mendapatkan konfirmasi dari seorang militan bernama Abu Suleiman, veteran perang ISIS yang pernah bertempur di Raqqa, Suriah.

Ramzi pernah terlibat dalam sebuah rencana penyerangan. Dia diminta untuk berjalan ke stasiun kereta dan bertemu dengan seorang wanita yang memberikannya surat instruksi.

Dalam instruksi itu, dia harus menyerang kelab malam dan meledakkan diri menggunakan rompi bunuh diri setelah ada pasukan keamanan yang datang. Abu Suleiman dalam hal ini yang memberikan perintah menyiapkan peledak dan ranjau di mobil melalui Telegram.

Jaringan Ossama telah diawasi oleh badan intelijen Perancis, DCRI, dan mereka ditangkap pada Desember dan Januari lalu.

Ramzi, 29, mengatakan bahwa dia adalah Muslim yang “satu generasi dengan para pembunuh” di Paris November lalu yang menewaskan 130 orang.

“Tujuan saya adalah untuk memahami apa yang ada pikiran mereka,” kata Ramzi saat diwawancara AFP.

“Salah satu pelajaran utama adalah, saya tidak pernah melihat Islam dalam masalah ini. Tidak ada niat mereka mengubah dunia. Hanya para pemuda yang tersesat, frustrasi, memiliki kecenderungan bunuh diri dan sangat mudah dimanipulasi.”

“Mereka tidak beruntung lahir di masa keberadaan ISIS. Sangat menyedihkan. Mereka adalah para pemuda yang mencari sesuatu, dan malah ini yang mereka temukan,” lanjut dia.(Mb/CNNindonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tak Mau Jawab Pertanyaan Hakim, Fadli Zon Enggan Komentari Perilaku Setnov Dalam Sidang

Metrobatam, Jakarta - Pelaksana Tugas Ketua DPR Fadli Zon enggan berkomentar soal perilaku Setya Novanto yang enggan menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan hakim dalam...

Besok, Hakim Bacakan Putusan Praperadilan Setnov

Metrobatam, Jakarta - Hakim Tunggal Kusno akan memutus praperadilan mantan ketua DPR Setya Novanto (Setnov) pada Kamis (14/12) besok. Pernyataan itu ia sampaikan sebelum...

Terjaring OTT, Kasat Reskrim Polres Manggarai NTT Dicopot

Metrobatam, Kupang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur Irjen Agung Sabar Sentosa menegaskan Kepala Satuan Reskrim Polres Manggarai berinisial A F berpangkat...

Soal Pengangkatan Tin Zuraida Jadi Staf Ahli, JK Akan Bicara dengan Menpan-RB

Metrobatam, Jakarta – Istri mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, Tin Zuraida, diangkat menjadi staf ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Nama...

Ahli Sindir Kelihaian Kuasa Hukum Setnov di Praperadilan

Metrobatam, Jakarta - Ahli hukum pidana dari Universitas Padjadjaran Komariah Emong menyindir kuasa hukum Setya Novanto yang ia sebut lihai dalam memutar pertanyaan terkait...

Muslim dan Nasrani Palestina Bersatu Melawan Trump

Yerusalem - Kurang dari satu jam usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pengakuan Yerusalem adalah Ibu Kota Israel, warga Palestina langsung protes....

Bupati Bintan Jadi Narasumber Talkshow Coffee Break TV One dengan Tema “Wisata Cross Border...

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menjadi narasumber pada program Talkshow Coffee...

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Pantai Desa Seri Bintan Kecamatan Teluk Sebong

Metrobatam.com, Bintan - Pada tanggal 12 Desember 2017 pukul 10:45 WIB, telah ditemukan mayat laki-laki di desa Seri Bintan, Kecamatan Teluk sebong. Kombes pol Djarot...

Pelantikan dan Pengurus DPC INSA Kota Batam “INSA Kota Batam Siap Sebagai Simpul Poros...

Metrobatam.com, Batam - Pelantikan dan Pengurus INSA Kota Batam pada tanggal 12 Desember 2017 di Novotel Batam. Osman Hasyim Ketua DPC Kota Batam INSA (Indonesian...

Diduga Akan Serang Kantor Polisi, Tiga Pria di Riau Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris yang telah menyusun rencana serangan ke markas kepolisian, Minggu (11/12). Kepala...

Tak Rugikan Calon Jemaah, MK Tolak Gugatan Dana Haji

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi tentang pengelolaan investasi dana haji. Dalam pertimbangannya, hakim menilai ketentuan tentang investasi dana haji...

Ke KTT OKI, Jokowi akan Sampaikan Penolakan Rakyat Indonesia atas Klaim Trump

Metrobatam, Jakarta - Presiden Jokowi bertolak menuju Istanbul, Turki, untuk menghadiri KTT Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Jokowi akan menyuarakan aspirasi masyarakat...
BAGIKAN