Jusuf Kalla: Sejak Awal E-KTP Memang Terindikasi Bermasalah

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Metrobatam.com, Jakarta – Polemik perekaman data KTP elektronik belakangan mencuat. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, proses ini sejak awal memang terindikasi bermasalah. Sebelumnya, blangko e-KTP dilaporkan habis di beberapa daerah sehingga menghambat proses perekaman data.

Sementara Kementerian Dalam Negeri menargetkan pada 30 September 2016 proses e-KTP selesai. JK sendiri mengatakan batas akhir peralihan ke e-KTP hingga November 2016.

“Soal e-KTP ini kan sudah beberapa tahun ini dan batas akhirnya November ini yah. Oleh karena itu, maka di beberapa tempat yang masih harus bekerja sampai malam untuk memproses e-KTP ini. Memang ada indikasi sejak awal e-KTP itu kan bermasalah,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (2/9/2016).

Proses peralihan dari KTP kovensional ke elektronik diketahui sempat terhambat karena dugaan korupsi dalam proyek nasional itu. Kasus korupsi e-KTP sekarang masih diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tersangka Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto.

“Jadi karena itu, sambil berjalan tentu penegak hukum juga akan meneliti kejadian ini, kenapa ini terjadi kelambatan. Mungkin masalah teknis yang ada hubungannya tadi dengan penyidikan yang mungkin terjadi, penyidikan oleh KPK,” jelas dia.

JK megakui, memang ada hal yang memperlambat proses pembuatan e-KTP. Ia mengatakan, KPK juga harus menyelidiki apakah kelambatan proses e-KTP terjadi akibat uang negara yang diduga dikorupsi oleh Sugiharto sehingga mengganggu prosesnya.

“Jadi memang kelambatan ini juga harus diselidiki hubungannya dengan penyidikan oleh KPK juga,” kata JK.

Namun demikian, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri sudah menginstrusikan kepada pemerintah daerah untuk mempercepat proses e-KTP di wilayah masing-masing.

“Mendagri sudah memerintahkan untuk mempercepat dan menambah kartu-kartu dan sebagainya ke daerah-daerah yang belum,” ujar dia.

Berdasarkan data dari Kemendagri, jumlah penduduk Indonesia mencapai 257.912.349 jiwa dengan jumlah wajib KTP 182.588.494 jiwa. Jumlah penduduk yang sudah merekam data sampai 30 Agustus sebanyak 162.047.403 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang belum merekam data sebanyak 20.541.091 jiwa.

Mb/Okezone

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...

Achmad Hulaefi Tambah Medali Indonesia di Asian Games 2018

Metrobatam, Jakarta - Cabang olahraga (cabor) wushu menambah medali bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018 dengan meraih perunggu melalui Achmad Hulaefi dari nomor...

Kontingen Indonesia Diingatkan Tak Tiru Atlet Jepang Sewa PSK

Metrobatam, Jakarta - Komisi X DPR RI, yang salah satunya membidangi olahraga, mengingatkan kontingen Indonesia di Asian Games 2018 tak meniru kelakuan 4 atlet...
BAGIKAN