Kabupaten Kepulauan Anambas Raih WTP Perdana dari BPK RI

294

Metrobatam.com, Anambas –  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Kepri, dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Berbasis Akrual tahun anggaran 2015.

Bahkan, Bupati KKA Abdul Haris didaulat memberikan sambutan mewakili kepala daerah yang lain pada penyerahan opini BPK terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tersebut, Kamis (9/6).Abdul Haris mengatakan, kepastian WTP didapat pada Kamis (9/6) setelah penyerahan opini dari kepala  BPK Perwakilan Provinsi Kepri Isman Rudy.

“Alhamdulillah WTP ini merupakan yang perdana sejak daerah ini dimekarkan,” ujar Haris melalui ponselnya, Jumat (10/6).

Haris menceritakan, pada awal dimekarkan tahun 2009, Anambas mendapatkan penilaian Disclaimer atau tanpa opini. Setelah itu berturut-turut Anambas mendapatkan Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Puncaknya pada tahun 2016 ini akhirnya perjuangan Anambas sudah mendapatkan WTP,” katanya penuh semangat.

Kendati demikian, orang nomor 1 KKA ini mengungkapkan keberhasilan naik kelas ini merupakan hasil kerja keras semua jajarannya. Haris memuji kinerja Bagian Keuangan dan Bagian Aset dan SKPD lain yang mendukung, serta BPK yang telah memberikan petunjuk dan arahan bagaimana cara pengelolaan keuangan daerah yang baik dan benar.

“Artinya semua kerja keras dan kerja sama untuk mengikuti semua aturan dan arahan serta  pentunjuk yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), sehingga Anambas mendapatkan WTP perdana sejak dimekarkan,” terangnya.

Haris bertekad akan mempertahankan opini WTP tersebut. Namun,  tak dapat dipungkiri mempertahankannya harus dengan kerja keras dari semua lini, terutama Bagian Keuangan, Aset dinas-dinas lainnya.

Juga paling penting, kata dia, adalah pegawasan oleh Inspektorat harus intens terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Saya berharap kerapian dalam pencatatan pengelolaan keuangan daerah itu, dan  yang paling penting agar WTP dapat dipertahankan,” imbuhnya.

Haris juga berpesan dalam penganggaran  harus transparan.  Bahkan, dalam penyusunan  anggaran, harus sesuai dengan sistem pemeriksaan. Haris mengingatkan kepada semua kepala SKPD agar hati hati dalam membuat program kerja dan kegiatan. Jangan sampai salah.

“Baca dua tiga kali, jangan copy paste. Kadang salah, yang lama dengan baru itu ada perbedaan, akhirnya setelah disahkan terjadi kesalahan pada nomenklatur, maka salahlah menjalankan anggaran itu,” ungkapnya.

Perlu diketahui, kata Haris, yang tidak diinginkan BPK itu tidak rapi dan tidak patuh dengan undang-undang. kepatuhan terhadap undang-undang  dalam penganggaran menjadi poin penting. Beberpa aspek penilaian tersebut antara lain, manajemen kas, aset,  kepatuhan, tertib administrasi dan lainnya.

“Ini yang  menjadi tolak ukur. Jika kita tunduk dan patuh dalam administrasi, Insya Allah Pemda akan selamat dari indikasi korups,” kata Haris.

(mb/haluankepri/yud)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN