Kabur dari ISIS, Mantan Pejabat BP Batam DJoko Wiwoho Kembali ke Indonesia

5698

Metrobatam, Jakarta, CNN Indonesia – Sebanyak 18 warga negara Indonesia yang pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah tiba di Indonesia. Mereka melarikan diri dari kelompok teroris itu, termasuk mantan pejabat BP Batam Dwi Djoko Wiwoho.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengonfirmasi kepulangan tersebut. Mereka dijemput di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, dengan nomor penerbangan QR 956, Sabtu (12/8).

“Telah dilakukan penjemputan terhadap 18 WNI yang melarikan diri dari kelompok militan ISIS di Suriah, yang bersangkutan tiba di Indonesia pada pukul 15.45 WIB,” kata Rikwanto.

Identitas kedelapan belas WNI yang telah kembali itu bernama Lasmiati, Muhammad Saad Al Hafs, Mutsanna Khalid Ali, Difansa Rachmani, Muhammad Habibi Abdullah, Muhammad Ammar Abdurrahman, Dwi Djoko Wiwoho, Fauzakatri Djohar Mastedja.

WNI lainnya yaitu Febri Ramdhani, Sita Komala, Intan Permanasari Putri, Sultan Zuffar Kurniaputra, Ratna Nirmala, Nurshadrina Khaira Dhania, Heru Kurnia, Tarisha Aqqila Qanita, Mohammad Raihan Rafisanjani, dan Syarafina Nailah.

Setibanya di Indonesia, rombongan deportan tersebut kemudian dibawa ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme di Sentul, Bogor. Mereka diserahkan dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada Kepala BNPT Suhardi Alius dan Densus 88 Antiteror untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, belasan WNI itu melarikan diri dari ISIS di Raqqa, Suriah, ke Irbil, Irak. Sebelum dievakuasi ke Irak, mereka yang terdiri dari perempuan, anak-anak serta laki-laki dewasa kabur keluar Raqqa dan diamankan salah satu faksi Kurdi di Suriah.

Kabar mengenai belasan WNI yang kabur dari ISIS tersebut pertama kali diketahui pemerintah Indonesia sekitar pertengahan Juni 2017. Saat itu mereka telah diamankan di Ain Issa dan Kobane, Suriah, dekat perbatasan Irak.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal sempat mengatakan, pihaknya melakukan komunikasi dengan belasan WNI dan sejumlah pihak di Suriah dalam proses pemulangan tersebut.

Selain melakukan upaya kemanusiaan, tuturnya, pemerintah juga terus melakukan peninjauan risiko atau risk assessment terhadap belasan WNI terse.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN