Kabur Saat Ditangkap, 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Mati Petugas

1948

Metrobatam.com, Jatim – Dua bandar sabu jaringan Malaysia yakni Ibrohim (23) dan Hamet (32) ditembak mati anggota BNNP Jatim. Sebab keduanya berusaha kabur saat disergap petugas. Bahkan, pelaku sempat menabrak petugas ketika hendak disergap.

Selain menembak mati dua bandar sabu, BNNP juga menangkap empat tersangka lainnya yang berperan sebagai kurir meliputi ARW, ZN, RHM dan HSN. Dari tangan para tersangka, petugas menyita sabu-sabu seberat 7,3 kilogram.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso, menjelaskan BNNP Jatim bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan psikotropika jenis methamphetamine (sabu-sabu) seberat 7,3 kg yang berasal dari Malaysia.

“Sabu itu dibawa melalui jalur laut via terminal pelabuhan penumpang Tanjung Perak untuk dimasukkan ke Surabaya dan sekitar,” terang Budi Waseso saat jumpa pers di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak, Kamis (11/1/2018).

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, menyatakan pengungkapan kasus tersebut berawal informasi yang diperoleh DJBC kantor pusat dari BNNP Jatim tentang adanya upaya penyelundupan sabu-sabu dari luar negeri yakni Malaysia, yang dibawa ABK berinisial ARW untuk transit di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Selanjutnya dibawa ke Surabaya melalui jalur laut dengan menggunakan kapal ferry tujuan pelabuhan Tanjung Perak. Kemudian tim gabungan BNNP dan DJBC bersiaga di sekitar pelabuhan Tanjung Perak untuk melakukan pemantauan penumpang yang turun dari kapal pada 5 Januari 2017 sekitar pukul 19 00 WIB.

“Sekitar pukul 20 15 WIB kapal Niki Sejahtera yang ditumpangi para kurir yang membawa sabu tiba di pelabuhan. Para kurir keluar dari pelabuhan dengan dijemput tersangka lain menggunakan mobil Avanza. Pada waktu dan lokasi yang sama, pengendali (bandar sabu) sedang menunggu dan mengawasi proses penjemputan dari dalam mobil Honda CR-V nopol M 806 HA,” ungkapnya.

Pada saat dilakukan penindakan, sambung Buwas, para pelaku berupaya melarikan diri dengan menggunakan mobil. Untuk para kurir kabur dengan naik mobil avanza yang membawa sabu seberat 7,3 kg, yang dibungkus dalam plastik kemasan susu. Setelah terjadi kejar-kejaran, pelaku berhasil dilumpuhkan di Jalan Kalimas Surabaya.

“Sedangkan pengendali (bandar sabu) melarikan diri menggunakan CR-V. Ketika terdesak, pelaku mencoba melawan dengan cara menabrak petugas di Jalan Pacar Kembang. Lalu petugas mengambil tindakan tegas dan terukur, sehingga menyebabkan kedua pelaku meninggal dunia,” papar Buwas.

Buwas menambahkan, sabu yang diselundupkan seberat 7,3 kg tersebut diperkirakan senilai Rp 14,6 miliar dengan asumsi satu gram dihargai Rp 2 juta (sesuai harga pasaran). Atas upaya penggagalan penyelundupan ini telah menyelamatkan 29 200 jiwa dari bahaya penyalahgunaan sabu, dengan asumsi 1 gram dapat digunakan 4 orang.

Sumber : Okezone

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kota Batam Tambah 1 Dapil di Pemilu 2019

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) usulkan penambahan satu daerah pemilihan (dapil) untuk Kota Batam. Ketua KPUD Batam, Agus Setiawan mengatakan pihaknya...

Marinir Gadungan Ditangkap Unit Jatanrasla WFQR Lantamal IV

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV melalui Unit I Jatanrasla berhasil menangkap M. Rinaldi...

Kota Batam Terima Rp24 Miliar DAK Kesehatan dari Pemerintah Pusat

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah pusat memberi dana alokasi khusus (DAK) bidang kesehatan untuk Kota Batam sebesar Rp 24 miliar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam,...

Gubernur Nurdin Basirun Lantik Raja Ariza Jadi Pj Walikota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melantik Asisten I Bidang Administrasi dan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, Raja Ariza sebagai Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang,...

FPKB: Tak Benar Ada RUU yang Akan Legalkan LGBT

Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Fraksi PKB DPR pertanyakan pernyataan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang menyebut adanya lima Fraksi yang menyetujui atau melegalkan pernikahan...

Di Las Vegas, Traveler Sekarang Bisa ‘Menikah’ di Bandara

Las Vegas - Tren menikah di Las Vegas tentu bukan hal baru. Namun, kini Bandara Las Vegas bahkan menyediakan jasa menikahkan pasangan. Eh, gimana? Bukan...

Jokowi: Semua Tempat Ibadah akan Kita Sertifikatkan

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagi-bagikan sertifikat tanah kepada para warga Sumatra Selatan. Kali ini dia merasa senang karena banyak lahan tempat...

Bulan Depan, WhatsApp Bisa Dipakai Bayar-bayar Tagihan

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp kian agresif dalam menghadirkan fitur-fitur terbaru, khususnya yang berkaitan dengan bisnis. Usai mengumumkan layanan WhatsApp Business, kini perusahaan milik Facebook...

Viral, Semua Karyawan Tempat Cuci Motor Ini Penyandang Tunawicara

Metrobatam, Banjarmasin - Sebuah tempat cucian motor yang beralamat di Jalan Veteran RT 07, Nomor 19A, Kelurahan Kuripan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mendadak viral...

Sultan Brunei Darussalam Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Metrobatam, Jakarta - Sultan Brunei Darussalam Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzadin Waddaulah melaporkan dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya yang terjadi di media sosial...

Ini Susunan Pengurus Inti Golkar di Bawah Ketum Airlangga

Metrobatam, Jakarta - Ketum Golkar Airlangga Hartarto akan mengumumkan susunan pengurus inti Golkar siang ini. Siapa saja yang masuk jajaran inti kepengurusan Golkar hasil...

Pesan Jokowi ke Sofyan Djalil: Kalau Tidak Sampai Target Bisa Enggak Jadi Menteri Lagi

Metrobatam, Palembang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia seharusnya bisa menerbitkan ratusan juta sertifikat. Namun, sampai tahun 2015 baru 46 juta sertifikat yang...
BAGIKAN