Metrobatam.com, Jakarta – Keputusan rapat Pleno DPP Partai Golkar hasil penggabungan kepengurusan Golkar Bali dan Ancol menjadi pintu masuk bagi penyelesaian akhir dari konflik internal. Ajang Munaslub dituntut harus berjalan secara demokratis, jujur dan bersih serta tidak ada jegal menjegal dalam pencalonan ketua umum.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab menyatakan bahwa selain harus tidak ada jegal menjegal hal yang tidak kalah pentingnya yaitu pemilik suara dalam Munaslub dapat memilih sosok ketua umum yang terbebas dari penggiringan, tekanan, dan intimidasi dari siapapun terhadap pemilik suara. “Karena kami menginginkan Munaslub dapat berjalan dengan sehat dan demokratis,” ujar Sirajuddin dalam keterangannya yang diterima CNN Indonesia, Jumat (8/4).

Tujuannya, kata salah satu tokoh Barisan Muda Partai Golkar itu agar dalam Munaslub nanti bisa menghasilkan sosok ketua umum yang tidak bermasalah secara hukum dan diterima baik oleh publik atau masyarakat luas serta mencerminkan regenerasi dalam tubuh Partai Golkar.

“Ketua umum terpilih nanti harus menjadi magnet keutuhan Partai Golkar dan bisa mengakomodasi semua potensi serta mampu mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” tutur Sirajuddin. “Konflik Partai Golkar yang berjalan hampir satu tahun setengah telah menguras energi partai,” lanjut Ketua Umum Barisan Muda Kosgoro 1957 itu.

Adapun agenda penting yang harus dijalankan oleh ketua umum hasil Munaslub, kata Sirajuddin antara lain yaitu konsolidasi kepengurusan di tingkat pusat dengan semangat rekonsiliatif. “Dengan cara mengakomodasi semua potensi kader yang terlibat konflik, serta menempatkan kader-kader muda partai pada posisi strategis dalam struktur kepengurusan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu melanjutkan, konsolidasi struktur partai di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai di tingkat desa yang selama ini berkonflik dan terbelah secara struktur kepengurusan harus dilakukan oleh ketua umum baru nanti.
Selain itu, ujar dia, harus menyiapkan tim penjaringan calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak Tahap II di awal 2017 mendatang. “Proses penetapannya bulan Juli-Agustus 2016 nanti,”ucapnya.

Terakhir, tambah Sirajuddin, menyiapkan langkah strategi dalam memaksimalkan pencapaian hasil dalam Pilkada Tahap III di Tahun 2018, serta menyiapkan konsep dan strategi pemenangan dalam menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden serentak pada 2019.

Keputusan rapat pleno Partai Golkar pada Kamis lalu telah menetapkan pelaksanaan Munaslub Partai Golkar bertempat di Bali pada 7 Mei 2016, dengan Ketua Penyelenggara Theo L Sambuaga, Ketua Pengarah Nurdin Halid, dan Ketua Pelaksana Zainuddin Amali.

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...

Enam Bulan Jelang Pensiun, Panglima TNI Gatot Nurmantyo Minta Saran Senior

Metrobatam, Jakarta - Enam bulan jelang pensiun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta saran kepada para senior dan sesepuh di institusinya. Ia meyakini bahwa...

Novanto Tetapkan Emil Jadi Cagub Jabar, NasDem Menyambut Baik

Metrobatam, Jakarta - Ketum Golkar Setya Novanto membuat langkah mengejutkan dengan menunjuk Ridwan Kamil sebagai cagub Jawa Barat (Jabar) 2018. NasDem menyambut baik, meski...

Polisi Sita 2 Ribu Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

Metrobatam, Medan - Polisi menyita 2 ribu lebih pil PCC di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dari pengungkapan itu, polisi menangkap dua pengedar pil. "Kedua tersangka...

Polisi Akan Panggil Sejumlah Nama yang Terlibat Kasus Saracen

Metrobatam, Jakarta - Kepolisian bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus melakukan penelusuran soal aliran dana ke Sindikat Saracen. Dari hasil penyidikan...

Pria India Ini Pemilik 145 Gelar Pendidikan dalam 30 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Dibandingkan dengan VN Parthiban, mendapatkan satu gelar pendidikan S1 selama 4 tahun bukanlah hal yang sulit. Parthiban adalah seorang profesor yang mengajar...
BAGIKAN