Kantor Pembebasan Papua Berdiri, Ini Penjelasan Kapolda

    152

     

    Metrobatam.com – Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, penancapan papan nama sekretariat ULMWP (United Liberation Movement For Wets Papua) oleh sekelompok orang, memanfaatkan peresmian kantor sekertariat DAP (Dewan Adat Papua) setempat, yang saat itu sedang berlangsung.

    Papan nama sekretariat ULMWP yang dikenal sebagai wadah pembebasan Papua Barat di Jalan Trikora Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua, Selasa 15 Februari,

    “Saat itu sedang ada peresmian kantor DAP, lantas sekelompok orang memancangkan papan ULMWP, jadi mereka mencoba memanfaatkan momen itu, namun Polisi langsung mencabut papan tersebut dan kini dijadikan barang bukti,” ujar Irjen Paulus, Rabu 17 Febuari 2016.

    Pencabutan papan itu dilakukan hanya beberapa saat setelah ditancapkan. “Papan itu langsung dicabut, karena ULMWP selama ini dikenal sebagai wadah perhimpunan kelompok yang berseberangan dengan NKRI,” kata Kapolda.

    Namun yang jelas kata Paulus, tidak ada pembukaan kantor ULMWP di Wamena. “Mereka hanya mencoba memanfaatkan momentum peresmian secretariat DAP, bukan membuka kantor pendukung Papua Merdeka,” tegas dia.

    Saat ini, lanjut Paulus, polisi sedang melakukan pencarian terhadap aktor intelektual pemancangan papan nama ULMWP. Menurut dia, ada dua orang yang diduga sebagai aktor kejadian tersebut, masing-masing berinisial MH dan EW. “Sedang dicari untuk dimintai klarifikasinya terkait penacapan nama ULMWP di kantor sekretarist DAP,” kata Paulus.

    Jika nantinya ditemukan unsur melawan hukum, maka keduanya akan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. “Kalau dianggap punya potensi mengganggu keamanan tentu polisi akan memprosesnya, karena itulah tugas kami,” terangnya.

    Saat penurunan papan nama ULMWP, Selas 16 Febuari, kelompok masyarakat  adat yang jumlahnya sekitar 60 orang dipimpin Amos Wetipo sempat menolak. Mereka meminta polisi tidak menurunkan papan nama tersebut.

    Sementara itu salah seorang tokoh politik Papua Filep Karma mengklaim, belum mengetahui kronologis penancapan papan nama ULMWP. “Saya belum tahu secara pasti, baru hanya mendengarnya,” kata Filep.

    Meski demikian, Filep menyatakan, sekalipun papan itu ditancapkan belum tentu memiliki dampak yang sangat besar. “Apakah kalau papan itu ditancapkan, Papua akan langsung merdeka, kan tidak,” ujar Filep yang selama belasan tahun mendekam di penjara karena kasus pengibaran bendera Bintang Kejora.

    (viva)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Kembangkan Konsep RTRW Pro Investasi dan Pemanfaatan Potensi Lokal

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berdiskusi dan menuangkan ide-ide serta paparan konsep terkait Rancangan Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) Kabupaten...

    HUT ke-17, bright PLN Batam Gelar Khitanan Massal Bagi Masyarakat Kurang Mampu

    Metrobatam.com, Batam - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke - 17 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke – 72,...

    PKPI Terdaftar Pemilu di Batam “Sebagai Calon Pemilu 2019”

    Metrobatam.com, Batam -Partai PKPI sudah terdaftar sebagai calon pemilu 2019 di KPU di Batam pada selasa, (17/10/2019). Saparudin Muda Ketua Dewan Penasehat PKPI Provinsi menerangkan,...

    VIRAL! Terlahir Cacat, Anak Sapi Ini Berjalan 2 Kaki seperti Manusia

    SAPI umumnya berkaki empat, namun tidak dengan yang satu ini. Seekor anak sapi terlahir dengan kondisi fisik tidak sempurna. Ya, sapi tersebut hanya memiliki...

    Patroli Polair Polri di Batam Tangkap Kapal Pembawa Sayuran Ilegal

    Metrobatam.com, Batam - Polisi menangkap sebuah kapal motor yang mengangkut sayuran secara ilegal. Kapal tersebut ditangkap di perairan Batam, Kepulauan Riau saat sedang berlayar. "Minggu,...

    Diharapkan Kepala BP Batam yang Baru Membawa Perubahan

    Metrobatam.com, Batam - Sidang pleno Dewan Kawasan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas Batam menetapkan Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sekretaris Menko...

    Nesar Ahmad Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan Sisa Masa Jabatan 2014-2019

    Metrobatam.com, Bintan - Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Joni, SH, MH resmi melantik H Nesar Ahmad, S.Ip sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bintan sisa masa Jabatan...

    DPRD Tanjungpinang Gelar Paripurna HUT Otonom Kota Tanjungpinang ke-16

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Otonom Kota Tanjungpinang yang ke 16, Selasa (17/10)...

    HUT-72 Hari Listrik Nasional, Bright PLN Batam dan Polda Kepri akan Gelar Khitanan Massal

    Metrobatam.com, Batam - Untuk membantu dan meringankan beban masyarakat Batam, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke-17 dan Hari Listrik...

    Komisi III DPRD Kepri Segera Uji Kepatuhan dan Kelayakan Calon Anggota KPID Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepri segera melangsungkan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri masa bakti...

    Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

    Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

    Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...
    BAGIKAN