Kantor Pembebasan Papua Berdiri, Ini Penjelasan Kapolda

    127

     

    Metrobatam.com – Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, penancapan papan nama sekretariat ULMWP (United Liberation Movement For Wets Papua) oleh sekelompok orang, memanfaatkan peresmian kantor sekertariat DAP (Dewan Adat Papua) setempat, yang saat itu sedang berlangsung.

    Papan nama sekretariat ULMWP yang dikenal sebagai wadah pembebasan Papua Barat di Jalan Trikora Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua, Selasa 15 Februari,

    “Saat itu sedang ada peresmian kantor DAP, lantas sekelompok orang memancangkan papan ULMWP, jadi mereka mencoba memanfaatkan momen itu, namun Polisi langsung mencabut papan tersebut dan kini dijadikan barang bukti,” ujar Irjen Paulus, Rabu 17 Febuari 2016.

    Pencabutan papan itu dilakukan hanya beberapa saat setelah ditancapkan. “Papan itu langsung dicabut, karena ULMWP selama ini dikenal sebagai wadah perhimpunan kelompok yang berseberangan dengan NKRI,” kata Kapolda.

    Namun yang jelas kata Paulus, tidak ada pembukaan kantor ULMWP di Wamena. “Mereka hanya mencoba memanfaatkan momentum peresmian secretariat DAP, bukan membuka kantor pendukung Papua Merdeka,” tegas dia.

    Saat ini, lanjut Paulus, polisi sedang melakukan pencarian terhadap aktor intelektual pemancangan papan nama ULMWP. Menurut dia, ada dua orang yang diduga sebagai aktor kejadian tersebut, masing-masing berinisial MH dan EW. “Sedang dicari untuk dimintai klarifikasinya terkait penacapan nama ULMWP di kantor sekretarist DAP,” kata Paulus.

    Jika nantinya ditemukan unsur melawan hukum, maka keduanya akan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. “Kalau dianggap punya potensi mengganggu keamanan tentu polisi akan memprosesnya, karena itulah tugas kami,” terangnya.

    Saat penurunan papan nama ULMWP, Selas 16 Febuari, kelompok masyarakat  adat yang jumlahnya sekitar 60 orang dipimpin Amos Wetipo sempat menolak. Mereka meminta polisi tidak menurunkan papan nama tersebut.

    Sementara itu salah seorang tokoh politik Papua Filep Karma mengklaim, belum mengetahui kronologis penancapan papan nama ULMWP. “Saya belum tahu secara pasti, baru hanya mendengarnya,” kata Filep.

    Meski demikian, Filep menyatakan, sekalipun papan itu ditancapkan belum tentu memiliki dampak yang sangat besar. “Apakah kalau papan itu ditancapkan, Papua akan langsung merdeka, kan tidak,” ujar Filep yang selama belasan tahun mendekam di penjara karena kasus pengibaran bendera Bintang Kejora.

    (viva)

    BERITA TERKINI

    BP Batam Kembali Musnahkan Ternak Babi di Hutan Resapan Air Waduk Duriangkang

    Metrobatam.com, Batam  - Tim terpadu dari Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan Batam serta Satpol PP dibantu kepolisian dan TNI  musnahkan ternak babi di hutan resapan...

    5 Korban Ledakan di Terminal Kampung Melayu dilarikan ke RS Premier

    Metrobatam.com, Jakarta - Lima korban ledakan di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, dilarikan ke Rumah Sakit Premier Jatinegara, Rabu malam, demikian informasi dari tenaga...

    Coast Guard Vietnam Diduga Tangkap Petugas Patroli PSDKP di Perairan Natuna

    Metrobatam.com, Natuna - Kapal patroli PSDKP kembali berurusan dengan kapal pengawas negara tetangga, kali ini tepatnya kapal Hiu Macan 01  dengan petugas penjaga pantai...

    Saat Jalankan Tugas, Petugas Bea dan Cukai Batam Dipukul Porter Pelabuhan Batu Ampar

    Metrobatam.com, Batam - Petugas Bea dan Cukai Batam bidang P2 bernama Yudha, dapat tindakan pemukulan dilakukan porter pelabuhan Batu Ampar tepat dibagian rahang kanan.Tindakan...

    Kapolda Kepri Pimpin Serah Terima Jabatan Karo OPS Polda Kepri

    Metrobatam.com, Batam - Pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2017 sekira pukul 08.00 Wib telah dilaksanakan Serah Terima Jabatan Karo Ops polda Kepri dari...

    Pertamina Berharap Pemerintah Naikkan Harga Premium dan Solar

    Metrobatam, Jakarta - PT Pertamina (Persero) berharap pemerintah melakukan evaluasi ulang atas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) penugasan untuk jenis premium dan solar pada...

    Pimpinan Komisi Agama DPR Minta Tradisi Sidang Isbat Dihapus

    Metrobatam, Jakarta - Wakil ketua Komisi VIII DPR yang membidangi urusan agama, Sodik Mudjahid meminta tradisi sidang isbat untuk menentukan awal bulan Ramadan (puasa)...

    Ketika Juz (Qur’an) dan Liqo Menjadi Kode Korupsi

    Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yudi Widiana Adia terseret dugaan suap proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Yudi yang...

    Real Madrid Kucurkan Rp670 M untuk Bocah 16 Tahun

    Metrobatam, Jakarta - Real Madrid melakukan perjudian besar dengan merekrut pemain berusia 16 tahun dari Flamengo bernama Vinicius Junior. Namun, Vinicius baru akan bergabung...

    Panglima TNI Ungkap Motif Baca Puisi ‘Tapi Bukan Kami Punya’

    Metrobatam, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan alasannya membacakan puisi berjudul 'Tapi Bukan Kami Punya' saat menghadiri acara Rapat Pimpinan...

    Baleg DPR Minta Pendapat Zulkifli Soal ‘Kesebelasan’ Pimpinan MPR

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas menyebut usulan penambahan jumlah kursi pimpinan MPR menjadi 11 masih belum solid dari...

    Cabut Banding dan Kesetiaan Ahok Pada Jokowi

    Metrobatam, Jakarta - Langkah terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencabut permohonan banding merupakan salah satu bukti kesetiaan Ahok pada sahabatnya yang...