Kapal Penyeludup Lempari Kapal Patroli BC Kepri dengan Bom Molotov

Metrobatam.com, Meral – Kapal patroli milik Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) BC-6003 dilempari bom molotov oleh puluhan orang yang berada di atas sebuah kapal penyelundupan sebanyak 700 karung pakaian bekas dari Malaysia.

“Kejadiannya Senin (23/5) sekitar pukul 00.45 WIB di perairan Tanjung Siapi-api ketika BC-6003 mencegat kapal tersebut, tidak ada petugas yang terluka dalam kejadian tersebut,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartantyo di Kanwil BC Kepri, Meral, Karimun, Kepri, Rabu.

Evy Suhartantyo menuturkan, massa yang berjumlah sekitar 23 orang, ditambah sembilan ABK memberikan perlawanan dengan melempari BC-6003 dengan bom molotov dan obor yang sudah dinyalakan.

BC-6003 yang dikomandani Kurniawan berhasil melumpuhkan aksi anarkis massa. Nyala api yang timbul akibat lemparan bom molotov dan obor berhasil dipadamkan dengan meriam air atau water canon.

Selain bom molotov dan obor terbuat dari bambu, massa juga mempersenjatai diri dengan senjata tajam berupa gancu.

“Sebagian dari senjata tajam itu berhasil diamankan, sebagian mereka buang ke laut,” kata dia.

Sebelum insiden perlawanan tersebut, petugas patroli BC-6003 sempat menemukan dua boat dalam kondisi kosong, namun kapal tersebut diduga untuk mengangkut massa.

“Ada dugaan seseorang mengerahkan mereka untuk memberikan perlawanan ketika kapal tanpa nama tersebut dicegat petugas patroli. Massa diduga berasal dari Tanjungbalai Asahan,” katanya.

Kapal tanpa nama dengan bobot 30 GT berhasil dikuasai, berikut massa yang berbuat anarkis dan ABK-nya ditarik ke dermaga Ketapang Kanwil Ditjen BC Khusus Kepri di Meral, Kabupaten Karimun.

Berdasarkan penyelidikan sementara, pakaian bekas sebanyak 700 karung tersebut hendak dibawa ke Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara. Pakaian bekas sebanyak itu ditaksir bernilai sekitar Rp2,1 miliar.

“Pemilik pakaian bekas itu masih diselidiki teman-teman di penyidikan,” kata dia.

Mengenai proses hukum terhadap massa berjumlah 23 orang tersebut, lanjut Evy, akan dikoordinasikan dengan  kepolisian.

Sedangkan nakhoda DIN dan seluruh awak kapal masih dalam pemeriksaan penyidik dengan sangkaan melanggar Pasal 102 huruf (a) Undang-undang No 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU No 10/1995 tentang Kepabeanan.

“Pelanggarannya mengangkut barang impor yang tidak tercantum dalam manifest. Pakaian bekas juga termasuk barang larangan dan pembatasan yang dapat merusak kesehatan dan industri tekstil dalam negeri,” tutur Evy Suhartanyo.

Sementara itu, salah seorang pelaku anarkis, Ridwan, mengaku dibayar sebesar Rp1,5 juta sebagai ABK, dan memberikan perlawanan kepada petugas patroli BC.

“Saya diupah Rp1,5 juta. Kebetulan saya perlu uang,” kata dia dari balik jeruji sel Kanwil BC Kepri.

Namun demikian, dia enggan menyebutkan siapa yang mengupah dirinya bersama 22 orang lainya untuk memberikan perlawanan ketika kapal mengangkut pakaian bekas tersebut dihadang kapal patroli BC. (Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Prabowo Bertemu Puan, PKS Tak Cemas Ditinggal Gerindra

Metrobatam, Jakarta - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengaku tak khawatir apabila Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto beralih dari koalisi setelah...

Heboh Sapi Berkepala 2 di Riau, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Metrobatam, Jakarta - Bayi sapi di Desa Alang Kepayang, Rengat Barat, Riau membuat heboh warga setempat. Penampakan sapi tak seperti pada umumnya. Sapi ini...

Hanya Beberapa Saat sebelum Serah Terima, Anies Pecat 2 Wali Kota Melalui Telepon

Metrobatam, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memecat Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana dan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi hanya melalui...

Penyelundupan 7 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan, Salah Satu Pelaku Oknum Polisi

Metrobatam, Jambi - Jajaran Ditresnarkoba Polda Jambi beserta Resnarkoba Polres Tanjungjabung Barat, Jambi serta di-back up dari Mabes Polri berhasil mengamankan 7 kantong plastik...

Penumpang Bercanda Bawa Bom, Penerbangan Batik Air dari El Tari Kupang-Soetta Tertunda

Metrobatam, Kupang – Seorang penumpang pesawat Batik Air bercanda membawa bom, mengakibatkan penerbangan dari Bandar Udara Internasional El Tari ke Soekarno-Hatta, tertunda selama satu...

Pramono Sebut Jokowi Izinkan Johan Budi Daftar Caleg PDIP

Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengonfirmasi rencana Juru Bicara Presiden Johan Budi ikut mendaftar jadi calon legislatif untuk Pemilu 2019. Hal ini disampaikan...

Politisasi Identitas Agama Diprediksi Makin Keras hingga 2019

Metrobatam, Jakarta - Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ali Munhanif, menyebut munculnya politisasi keagamaan disebabkan pola koalisi yang terbentuk di antara partai politik. Ia...

Diduga Ada Pelanggaran, Komisi ASN Selidiki Perombakan Pejabat Pemprov DKI

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelidiki potensi pelanggaran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan perombakan pejabat di lingkungan...

Divestasi 51% Saham Freeport Dituding Pencitraan, Jokowi Buka Suara

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara menanggapi kritikan keras beberapa pihak yang menilai perjanjian divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI)....

Nilai Proyek PLTU Riau 1 yang Tersandung Kasus Suap Capai Rp 12 T

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya praktik suap dalam proyek PLTU Riau-1. Proyek itupun untuk sementara dihentikan. Direktur Utama PLN, Sofyan Basir...

Fakta Baru Kasus Abu Tours soal Tiket Makassar-Arab Saudi

Metrobatam, Makassar - Polda Sulsel telah menyita sejumlah aset milik bos Abu Tours Hamzah Mamba di sejumlah daerah di Indonesia. Namun Saudi Arabian Airlines...

Laporan Keuangan Anies ‘Janggal’, DPRD DKI Tolak Tandatangan

Metrobatam, Jakarta - DPRD DKI Jakarta memutuskan untuk tidak menindaklanjuti laporan pertanggungjawaban APBD 2017 yang diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Ketua...
BAGIKAN