Kapal Tol Laut ke Natuna Angkut Sembako, Pulang ke Jakarta Bawa Ikan

    370

    Metrobatam, Jakarta – Satu lagi, kapal tol laut program Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali diluncurkan. Kapal yang memiliki nama lambung KM Caraka Jaya Niaga III ini melayani rute Jakarta-Natuna, dan berjadwal pulang pergi melayani kebutuhan pengangkutan logistik setiap 15 hari sekali.

    Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan kapal tol laut itu membawa 9 bahan makanan pokok dari Tanjung Priok menuju Natuna. Selain itu, direncanakan, kapal juga akan membawa muatan ikan saat kembali menuju Jakarta. Natuna yang berada di Laut China Selatan tersebut memang kesohor dengan tangkapan ikan yang melimpah.

    “Ke Natuna mengirim 9 bahan pokok dan beberapa kebutuhan-kebutuhan. Nanti kalau sudah bagus, kita dengan PT Perikanan Nusantara mengumpulkan ikan yang diperoleh dari sana, dengan jumlah tonase yang besar dikirimkan ke jakarta,” kata Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (26/10).

    “Sebaliknya ikan segar yang kita buat cold storage-nya di Natuna dikirim ke Jakarta. Ini pola yang butuh penguatan, konsisten, dan ketepatan tertentu, saya imbau Pelni dan RNI (Rajawali Nusantara Indonesia) kita bersama menguatkan yang kita rancang,” tambahnya.

    Mantan Dirut Angkasa Pura II ini berujar, kapal yang masih disubsidi tersebut diharapkan bisa membuat harga bahan pangan pokok di Natuna bisa sama seperti yang ada di Pulau Jawa. Menurutnya, selama ini belum ada kapal besar yang bolak-balik ke Natuna, sehingga pengiriman logistik akan terhambat ketika cuaca buruk.

    “Ada improvement yang terjadi, di mana tadinya kita harus 21 hari (Jakarta-Natuna) ke sana, sekarang lebih pendek 15 hari. Artinya setiap 15 hari ada lebih 300 ton, bahkan 400 ton, nanti meningkat 500 ton. Selama ini kapalnya kan kecil-kecil, kalau ada cuaca buruk nggak bisa ke sana,” ucap Budi.

    Sebagai informasi, Kapal Caraka Jaya Niaga yang memiliki bobot 3.000 DWT ini merupakan program yang digagas Kemenhub, dengan skema kerja sama sinergi BUMN yang menyediakan sarana dan prasarana transportasi serta bahan komoditas yang diangkut.

    BUMN yang terlibat yakni PT Pelabuhan Indonesia II dengan anak perusahaan PT. MTI (Multi Terminal Indonesia), PT Pelni dengan anak Perusahaan PT Pelni Logistik, dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Ketiganya membentuk satu konsorsium dengan menggunakan metode mendekatkan gudang ke masyarakat.

    Konsorsium menyediakan sarana dan prasarana transportasi untuk mengirim barang kebutuhan pokok sampai ke gudang di Pulau Natuna. Distributor di Pulau Natuna dapat menjual barang kebutuhan pokok tersebut kepada masyarakat dengan batas harga maksimal 10% dari harga di Jakarta. (mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

    Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

    Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

    PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

    Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

    Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

    Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

    Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

    Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

    Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

    Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

    Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

    Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

    Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

    Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

    Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

    Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

    Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

    Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

    Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

    Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

    Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

    Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
    BAGIKAN