Kapolri Sebut Deradikalisasi Bisa Jadi Nilai Tawar Diplomasi

989

Metrobatam, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menganggap penanggulangan terorisme khususnya program deradikalisasi yang selama ini dilakukan pemerintah bisa menjadi bargaining chip atau konsesi potensial dalam diplomasi keamanan Indonesia di luar negeri.

Duta Besar RI untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya, mengatakan hal tersebut diutarakan Tito saat rapat dengan ratusan kepala perwakilan RI di luar negeri, Senin (12/2) malam, di Kementerian Luar Negeri RI.

“Pak Tito bilang kalau penanggulangan terorisme Indonesia diapresiasi dunia, mulai dari pencegahan, penegakan hukum, hingga deradikalisme. Beliau bilang ini harus dijadikan bargaining chip, atau apapun itu untuk dimanfaatkan demi keberhasilan kita dalam rangka penanggulangan terorisme,” ucap Ngurah, Selasa (13/2).

Ngurah mengatakan banyak negara asing yang ingin bekerja sama dengan Indonesia terkait penanggulangan terorisme karena dipandang tak hanya dapat mengedepankan pendekatan keras, tapi juga lunak, seperti deradikalisasi.

Dalam pertemuan itu, Tito juga disebut memaparkan sejumlah strategi pemerintah selama ini untuk menanggulangi masalah terorisme dan ekstremisme melalui pendekatan deradikalisasi.

Salah satunya contohnya yakni pemerintah bekerja sama dengan tokoh-tokoh dan organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk menanamkan idelogi Islam yang lebih moderat dan mengutamakan toleransi di kalangan masyarakat.

“Mereka [negara lain] banyak yang ingin kerja sama dengan kita soal ini karena pemerintah menangani isu terorisme secara komperhensif, berbeda dengan negara lain yang pada umumnya hanya mengedepankan pendekatan penegakan hukum dan militer untuk menangani isu terorisme,” ujar Ngurah.

Lebih lanjut, Ngurah mengatakan Tito juga membekali dia dan ratusan duta besar RI lainnya mengenai masalah terorisme, seperti faktor pendorong munculnya radikalisme dan ekstremisme yang bisa memicu terorisme.

Tito juga menekankan kepentingan pemerintah mengedepankan penegakan HAM dalam penanggulangan terorisme agar masyarakat bisa percaya dan menilai aparat sangat transparan dalam menindak pelaku terorisme.

“Pak Tito bilang kalau tantangan terorisme itu datangnya sewaktu-waktu, setiap ada kondisi yang kondusif seperti radikalisme dan ekstremisme pasti akan muncul. Beliau juga tekankan pentingnya penegakan HAM dalam menangani masalah ini sehingga radikalisme tidak lagi mendapat dukungan dari masyarakat,” kata Ngurah. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN