Kasus Gatot Pujo, KPK Tanya Ketua DPRD Sumut soal 38 Dewan jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyelidikan lebih dalam terkait aliran uang yang mengalir ke anggota DPRD Sumatera Utara dalam kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

“Penyidik terus mendalami dugaan penerimaan dari Gubernur Sumut Gatot Puji Nugroho pada saat itu yang diduga mengalir kepada sejumlah anggota DPRD,” papar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/4).

Ia juga menyebut penyelidikan kasus suap oleh Gatot Pujo Nugroho ini sangatlah panjang, terutama dalam mencari anggota DPRD yang diduga memiliki peran penting dalam proses tindak pidana itu.

“Kita proses adalah anggota DPRD yang diduga memiliki peran aktif dalam proses tersebut,” papar Febri.

Sementara salah satu saksi yang diperiksa oleh KPK yakni Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan bahwa hal-hal yang ditanyakan mengenai apakah mengenal 38 orang yang sudah menjadi tersangka.

“Ditanya cuma kenal enggak sama ini, kenal enggak sama ini, itu saja pertanyaannya. Kenal sama yang 38 itu ditanyalah. Ada yang kenal, ada yang enggak kenal,” paparnya.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui adanya kasus suap yang menyerat para anggota DPRD Sumut ini. Sebab, dia baru satu tahun ini menjabat sebagai ketua DPRD. “Ketua DPRD kan baru satu tahun ini saya. Itu kan kejadiannya 2012 sampai 2000 sekian. Sudah lama itu,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan 38 orang sebagai tersangka baru dalam kasus suap interpelasi dan penetapan APBD Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2012–2013 oleh mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho.

Adapun ke-38 anggota DPRD Sumut itu yakni Rijal Sirait, Rinawati Sianturi, Rooslynda Marpaung, Fadly Nurzal, Abu Bokar Tambak, Enda Mora Lubis, M Yusuf Siregar, Muhammad Faisal, Abul Hasan Maturidi, Biller Pasaribu, Richard Eddy Marsaut Lingga, Syafrida Fitrie, Rahmianna Delima Pulungan, Arifin Nainggolan, Mustofawiyah, Sopar Siburian, Analisman Zalukhu, Tonnies Sianturi, Tohonan Silalahi, Murni Elieser, dan Dermawan Sembiring.

Kemudian ada Arlene Manurung, Syahrial Harahap, Restu Kurniawan, Washington Pane, John Hugo Silalahi, Ferry Suando, Tunggul Siagian, Fahru Rozi, Taufan Agung Ginting, Tiaisah Ritonga, Helmiati, Muslim Simbolon, Sonny Firdaus, Pasiruddin Daulay, Elezaro Duha, Musdalifah, dan Tahan Manahan Panggabean.

Atas perbuatan tersebut, mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Fakta di Balik Pulangnya 51% Saham Freeport ke Pemerintah RI

Metrobatam, Jakarta - Porsi saham pemerintah di PT Freeport Indonesia (PTFI) awalnya masih 9,36% lalu menjadi 51% usai ditandatanganinya Head of Agreement (HoA) antara...

WHO Tetapkan Kecanduan Seks Sebagai Gangguan Kesehatan Mental

Metrobatam, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) baru saja menetapkan perilaku seksual kompulsif alias kecanduan seks sebagai gangguan kesehatan mental. Kecanduan...

Pulau Jawa Terpilih Sebagai Pulau Terbaik Sedunia

Metrobatam, Jakarta - Tiga pulau di Indonesia menduduki peringkat bergengsi dalam daftar 'Top 10 Islands in Asia 2018' versi situs wisata Travel and Leisure,...

Sepakat Lepas 51 persen Saham, Ini Pernyataan Bos Besar Freeport

Metrobatam, Jakarta - Freeport McMoRan telah sepakat untuk melepas 51% saham PT Freeport Indonesia kepada pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero). Kesepakatan melalui penandatanganan...

Tekuk Inggris, Belgia Rebut Peringkat Tiga Piala Dunia 2018

Saint-Petersburg - Belgia sukses merebut peringkat tiga di Piala Dunia 2018. Menghadapi Inggris di laga perebutan, The Rode Duivels menang 2-0. Bertanding di Saint-Petersburg Stadium,...

Tank Medium Buatan Pindad Kebal Kena Ledakan TNT

Metrobatam, Bandung - Satu unit medium tank buatan PT Pindad kebal diledakkan. Tank masih utuh meski diledakkan menggunakan bahan ledak TNT. Proses peledakan dilakukan PT...

Buntut Transfer Ronaldo, Buruh Pabrik FIAT Akan Mogok Kerja

Turin - Keputusan Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid diprotes buruh FIAT. Pekerja pabrik mobil itu akan melakukan mogok kerja. Juventus baru saja mendatangkan...

Mardani Akui “Tunggangi” Aksi 212 untuk Menangkan Anies-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera membeberkan salah satu strategi memenangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilgub...

RI Caplok 51% Saham Freeport, Ini Cadangan Emas dan Tembaganya

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan PT Inalum (Persero) sudah sepakat dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk meningkatkan kepemilikan saham hingga 51%....

PAN Tak Mau Berspekulasi Prabowo Batal Nyapres

Metrobatam, Jakarta - PAN tidak mau berspekulasi soal jadi-tidaknya Prabowo Subianto diusung Partai Gerindra sebagai calon presiden (capres). PAN akan tetap menjalin komunikasi dengan...

Penyebar Hoaks Penganiayaan Ustaz Divonis 4 Bulan Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis empat bulan penjara 25 hari kepada Ahyad Saepuloh (28) dalam kasus memuat konten...

Viral, Pemuda di NTB Nikahi Mayat Kekasihnya yang Tewas Akibat Kecelakaan

Metrobatam, Dompu - Warga Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) digegerkan oleh seorang pemuda yang menikahi mayat kekasihnya. Ya, Sukardin hanya bisa pasrah dengan takdir...
BAGIKAN