Kebakaran Hutan Dahsyat Terjadi di Portugal, 62 orang tewas

1710

Pedrógão Grande – Kebakaran hutan yang dahsyat terjadi di negara Portugal. Dalam insiden ini, sedikitnya 62 orang menjadi korban tewas, di mana 4 orang diantaranya masih anak-anak.

Peristiwa ini terjadi di daerah Pedrógão Grande, Portugal, yang berada 50 Km (30 mil) tenggara Coimbra, Minggu (18/6). Kebanyakan dari mereka tewas saat mencoba menyelamatkan diri dari kobaran api.

Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa mengatakan ratusan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api yang telah menyebar di berbagai area itu.

“Tragedi terbesar yang telah kita lihat dalam beberapa tahun terakhir, dalam hal kebakaran hutan,” kata Costa seperti dilansir BBC, Senin (19/6).

Costa juga menyampaikan korban tewas bisa meningkat karena masih banyak orang yang diduga hilang. Pihak berwenang juga sudah mengumumkan, tiga hari ke depan akan menjadi hari berkabung nasional yang dimulai pada Minggu (18/6).

Hingga kini belum diketahui penyebab dari kebarakan tersebut. Namun Costa mengatakan badai petir bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya teristiwa itu.

Sekretaris Negara Portugal, Jorge Gomes mengatakan sebagian besar korban meninggal akibat menghirup asap dan luka bakar, sementara dua orang tewas dalam kecelakaan akibat kebakaran. Sebelumnya Gomes mengatakan ada 30 mayat yang ditemukan dalam mobil. Diduga mereka tewas saat hendak menyelamatkan diri.

“Tiga puluh mayat ditemukan di dalam mobil, dengan kendaraan lain di sebelah kendaraan, di satu jalan menuju jalan raya IC8. Sebanyak 11 lainnya meninggal di sebuah desa di sebelah jalan tol,” jelasnya.

Bantuan datang dari sejumlah negara tetangga. Salah satunya adalah Spanyol yang telah memberi bantuan dengan mengirim dua pesawat pengebom air untuk mengatasi kebakaran tersebut.

“Api menyebar dengan kekuatan besar, Uni Eropa mengkoordinasikan untuk upaya pemadaman kebakaran dengan bantuan internasional,” ujar Gomes.

Gomes juga menyampaikan sekitar 1.700 petugas Damkar dikerahkan di 60 titik kebakaran hutan yang terjadi di seluruh negeri dalam semalam. Sebuah Media Portugal, surat kabar Correio do Manhã, melaporkan ada ratusan mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan, sehingga api tidak lagi mendekat ke arah permukiman warga.

“Di antara belasan orang yang terluka ada seorang gadis berusia delapan tahun dengan luka bakar yang ditemukan mengembara sendirian di dekat api,” demikian keterangan surat kabar Correio do Manhã seperti dikutip BBC.

Selain itu, Penyiar Nasional RTP menyampaikan enam petugas pemadam kebakaran (Damkar) terluka parah saat berusaha memadamkan api. Kemudian juga ada dua orang yang menghilang ditemukan dengan mengalami luka.

Ada pula daerah yang dilanda kebakaran namun belum terjangkau dengan pihak berwenang. Sehingga jumlah korban tewas akibat kebakaran ini diperkirakan akan cenderung meningkat.

Walikota Pedrógão Grande, Valdemar Alves mengatakan Portugal kini sedang mengalami gelombang panas dengan suhu diatas 40C (104F) di beberapa daerah.

“Ini adalah wilayah yang sebelumnya juga pernah mengalami kebakaran karena hutan itu, tapi kita tidak dapat mengingat tragedi (kebakaran) hingga sebesar ini,” kata Alves.

“Saya benar-benar tercengang dengan banyaknya jumlah korban yang tewas,” lanjutnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...