Kejari Batam akan Periksa Kadis DKP Batam, Ini Alasannya

701
Kasi Pidsus Kejari Batam, M Iqbal

Metrobatam.com, Batam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam segera memanggil Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Sulaiman Nababan untuk diperiksa terkait dugaan korupsi lelang pengangkutan sampah tahun 2011-2015.Kasi Pidsus Kejari Batam, M Iqbal menjelaskan pemanggilan Kadis DKP masih sebagai saksi.

“Belum ditetapkan agendanya, tapi yang pasti, Insya Allah dalam waktu dekat kami kita panggil dan lanjutkan pemeriksaan,” kata M Iqbal, Jumat (15/7).

Kata Ikbal, kasus dugaan korupsi DKP sedang dilakukan pengembangan. Dalam kasus ini, pihaknya telah memeriksa puluhan supir dan lainnya. Pemeriksaan kembali dilanjutkan usai Ulang Tahun Kejaksaan yang ke-56,ujarnya.

Di tempat terpisah, Kajari Batam, Muhammad Mikroj mengatakan, kasus korupsi tetap dijadikan atensi di Batam secara bertahap. Meski demikian ada yang diprioritaskan dan perlu penyelesaiannya digesa pengungkapannya. Karena SDM di Kejari terbatas. Namun tidak berarti kasus korupsi diabaikan.

Dikatakannya,  pihaknya saat ini tengah fokus terhadap pencegahan korupsi sesuai intruksi Presiden Jokowi dan sudah ada empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bermitra. Khususnya dalam proyek-proyek besar Kejari mendampingi agar jangan terjadi korupsi.

“Kalau masih terjadi korupsi lagi akan saya sikat,”katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kasi Ppidsus Kejari Batam M Iqbal menegaskan, pihaknya tidak melakukan penghentian pengusutan dugaan korupsi di DKP. Justru pihaknya kembali mendapat laporan pengaduan masyarakat maupun LSM, ada dugaan korupsi lainnya.

“Justru kami dapat laporan lagi bahwa ada dugaan korupsi lainnya di dinas itu,” ujarnya.

Namun kendalanya saat ini yang dihadapi, pihak harus menyelesaikan terlebih dahulu kasus korupsi Alkes karena personil terbatas.

“Sebelumnya sudah sempat kami periksa beberapa saksi dari internal DKP dan intinya target kami tetap jalan,” tegasnya .

Sebelumnya Kejari telah memeriksa saksi pelapor, 16 sopir perusahaan pemenang lelang sampah, PT Royal Gensa Asih (RGA). Bahkan saat ini, pemanggilan terhadap saksi lain terus dilakukan.

“Selain saksi, dokumen kontrak lelang dari tahun 2011-2013 sudah kita dapat,” kata Iqbal. Dokumen kontrak lelang pengangkutan sampah tahun 2014 dan 2015, kata Iqbal, sampai saat ini belum diserahkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Batam. Padahal, surat permintaan dokumen kontrak itu telah dikirim sejak jauh-jauh hari.

“Sambil menunggu dokumen, saksi-saksi kita periksa dulu,” ujarnya.

Dugaan korupsi lelang pengangkutan sampah di Kota Batam, bermula adanya laporan sejumlah LSM dan Ormas di Batam. Mereka menuding, proses lelang ada permainan atau adanya dugaan kongkalikong antara pemenang lelang dengan Walikota Batam Ahmad Dahlan yang menjabat saat itu sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.

Kendati pengangkutan sampah telah dilelang, menurut para pelapor fakta di lapangan armada yang mengangkut sampah dan pekerja masih dari DKP Batam. Sehingga, para pelapor menduga proses lelang hanya modus untuk mengeruk APBD Kota Batam.

 

mb//haluankepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...

Siswi SMK di Makassar Melahirkan di Sekolah Bikin Geger

Metrobatam.com, Makassar - Kabar seorang siswi SMK di Makassar melahirkan di dalam kamar toilet menggegerkan sekolah yang berada di Kecamatan Tamalate Kamis, (18/01). Peristiwa itu...

Cekcok Soal Rute Kontroversial, Taiwan Blokir 176 Penerbangan China

Metrobatam.com, Taipei - Taiwan memblokir 176 penerbangan maskapai-maskapai China ke wilayahnya. Pemblokiran ini dilakukan setelah dua maskapai China menetapkan sejumlah rute baru yang dianggap...

De Gea Tunda Pembicaraan Kontrak dengan Manchester United

Metrobatam.com, Jakarta - Kiper David De Gea menunda perpanjangan kontrak dengan Manchester United. Padahal, Manajer MU, Jose Mourinho, telah meminta kepada manajemen klub untuk...

Pemkot Bandung Pamerkan 12 Unit Bandros Senilai Rp 12,4 M

Metrobatam, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini memiliki 12 unit kendaraan pariwisata berjuluk Bandung Tour On Bus (Bandros). Koleksi baru bus tersebut dibeli...
BAGIKAN