Kejari Batam akan Periksa Kadis DKP Batam, Ini Alasannya

707
Kasi Pidsus Kejari Batam, M Iqbal

Metrobatam.com, Batam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam segera memanggil Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Sulaiman Nababan untuk diperiksa terkait dugaan korupsi lelang pengangkutan sampah tahun 2011-2015.Kasi Pidsus Kejari Batam, M Iqbal menjelaskan pemanggilan Kadis DKP masih sebagai saksi.

“Belum ditetapkan agendanya, tapi yang pasti, Insya Allah dalam waktu dekat kami kita panggil dan lanjutkan pemeriksaan,” kata M Iqbal, Jumat (15/7).

Kata Ikbal, kasus dugaan korupsi DKP sedang dilakukan pengembangan. Dalam kasus ini, pihaknya telah memeriksa puluhan supir dan lainnya. Pemeriksaan kembali dilanjutkan usai Ulang Tahun Kejaksaan yang ke-56,ujarnya.

Di tempat terpisah, Kajari Batam, Muhammad Mikroj mengatakan, kasus korupsi tetap dijadikan atensi di Batam secara bertahap. Meski demikian ada yang diprioritaskan dan perlu penyelesaiannya digesa pengungkapannya. Karena SDM di Kejari terbatas. Namun tidak berarti kasus korupsi diabaikan.

Dikatakannya,  pihaknya saat ini tengah fokus terhadap pencegahan korupsi sesuai intruksi Presiden Jokowi dan sudah ada empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bermitra. Khususnya dalam proyek-proyek besar Kejari mendampingi agar jangan terjadi korupsi.

“Kalau masih terjadi korupsi lagi akan saya sikat,”katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kasi Ppidsus Kejari Batam M Iqbal menegaskan, pihaknya tidak melakukan penghentian pengusutan dugaan korupsi di DKP. Justru pihaknya kembali mendapat laporan pengaduan masyarakat maupun LSM, ada dugaan korupsi lainnya.

“Justru kami dapat laporan lagi bahwa ada dugaan korupsi lainnya di dinas itu,” ujarnya.

Namun kendalanya saat ini yang dihadapi, pihak harus menyelesaikan terlebih dahulu kasus korupsi Alkes karena personil terbatas.

“Sebelumnya sudah sempat kami periksa beberapa saksi dari internal DKP dan intinya target kami tetap jalan,” tegasnya .

Sebelumnya Kejari telah memeriksa saksi pelapor, 16 sopir perusahaan pemenang lelang sampah, PT Royal Gensa Asih (RGA). Bahkan saat ini, pemanggilan terhadap saksi lain terus dilakukan.

“Selain saksi, dokumen kontrak lelang dari tahun 2011-2013 sudah kita dapat,” kata Iqbal. Dokumen kontrak lelang pengangkutan sampah tahun 2014 dan 2015, kata Iqbal, sampai saat ini belum diserahkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Batam. Padahal, surat permintaan dokumen kontrak itu telah dikirim sejak jauh-jauh hari.

“Sambil menunggu dokumen, saksi-saksi kita periksa dulu,” ujarnya.

Dugaan korupsi lelang pengangkutan sampah di Kota Batam, bermula adanya laporan sejumlah LSM dan Ormas di Batam. Mereka menuding, proses lelang ada permainan atau adanya dugaan kongkalikong antara pemenang lelang dengan Walikota Batam Ahmad Dahlan yang menjabat saat itu sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.

Kendati pengangkutan sampah telah dilelang, menurut para pelapor fakta di lapangan armada yang mengangkut sampah dan pekerja masih dari DKP Batam. Sehingga, para pelapor menduga proses lelang hanya modus untuk mengeruk APBD Kota Batam.

 

mb//haluankepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelantikan Pengurus IOF Pengcab Batam dan Tanjungpinang Periode 2018-2022

Metrobatam.com, Batam - Pelantikan pengurus Indonesia Off-Road Federation Pengcab Batam-Pengcab Tanjung Pinang di Hotel Planet Holiday, Sabtu (21/04/2018). Askar Kartiwa Ketua Umum PP IOF menerangkan,...

Isu Kudeta, Fakta Dibalik Rentetan Tembakan di Istana Arab Saudi

Riyadh - Sejumlah saksi mata yang berada di dekat Istana Arab Saudi mendengar rentetan tembakan di dalam kompleks istana. Kemudian suara tembakan ini dikaitkan...

Presiden PKS Buka Kemungkinan Usung Capres Selain Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan mengusung calon presiden (capres) selain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan saat...

Dilarang SBY Bicara, Roy Suryo Sebut Pembocor Info Berbahaya

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo membenarkan kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melarangnya untuk berbicara...

Kapal Tenggelam, Wakapolres Pelabuhanbatu Hilang

Metrobatam, Medan - Terjadi kecelakaan speed board (perahu) yang mengangkut rombongan personel Polri di Sungai Berombang, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara pada Sabtu 21 April...

Bantai Sevila 5 – 0, Barcelona Juara Copa del Rey

Madrid - Barcelona tak kesulitan meraih gelar juara Copa del Rey musim ini. Menghadapi Sevilla di final, Blaugrana menang amat telak: 5-0! Laga final Copa...

Ketum PPP: Secara Rasional AHY Lebih Pilih Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebih baik bersama Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Romahurmuziy menyebut ini sebagai...

Bandung Banjir, Tim Diskar PB Evakuasi Mobil yang Terjebak

Metrobatam, Bandung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Sabtu (21/4) sore kembali membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir Cileuncang. Dinas Kebakaran dan...

Menteri Yohana Sebut Jokowi Setujui Perppu Cegah Kawin Dini

Metrobatam,Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan Presiden Joko Widodo menyetujui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pencegahan Perkawinan Anak. "Jadi...

Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial A yang berpura-pura menjadi Brigadir Jenderal setelah melakukan pengancaman terhadap penyidik yang menangani...

Belasan Gajah Rusak Rumah Warga Lampung

Metrobatam, Tanggamus - Belasan gajah liar masuk ke permukiman warga di Pekon (Kampung) Gunungdoh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, dan merusak rumah...

Ditekuk Tim Juru Kunci, Performa Milan Memalukan

Milan - AC Milan menelan kekalahan 0-1 saat menghadapi Benevento yang notabene tim juru kunci. Performa Rossoneri, terlebih di kandang sendiri, dinilai memalukan. Milan tumbang...
BAGIKAN