Keji, ISIS Menguji “Senjata Kimia” kepada Tahanan

237

Metrobatam.com, Mosul – Kekejian kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) semakin gila dan tak kenal ampun, yakni menguji kemampuan senjata kimia kepada tahanan dan hewan di laboratorium mereka.
Warga Irak yang ketakutan melaporkan fakta itu kepada media seperti dirilis situs berita Express, Senin (23/5).

Para militan menguji penggunaan klorin dan gas mustard pada tawanan mereka. Hal itu jelas-jelas amat bertentangan dengan pedoman kejahatan perang menurut protokol Geneva.

Laboratorium ISIS berada di pusat kekuasaan mereka di kota Mosul, Irak utara. Para ekstremis gila itu sedang berupaya meningkatkan kemampuan senjata kimia dan nuklirnya. Senjata akan digunakan untuk berbagai serangan di Irak, Suriah, dan negara-negara Barat.

Abu Shaima, Kepala Unit Senjata Kimia ISIS, telah pindah beroperasi jauh dari universitas di Mosul ke permukiman warga, seperti Al Mohandseen, yang dikelilingi rumah-rumah warga.

The Telegraph juga melaporkan, warga di Mosul dan sekitarnya khawatir. Mereka melaporkan bahwa beberapa rumah di wilayah itu telah diambil alih peneliti ISIS.

Puluhan anjing mati dan kelinci juga telah ditemukan di dekatnya. Hal itu mengisyaratkan bahwa ISIS telah melakukan eksperimen kejam di dalam laboratorim mereka.

Warga di sekitarnya juga menderita kesulitan bernapas. Kulit badan mereka mengalami ruam atau bintik-bintik merah.

Ekstremis diyakini telah menyita bahan dan senjata kimia dari pasukan Suriah. Dengan senjata kimia itu, ISIS melancarkan serangan mematikan dalam pertempuran di Taza, Irak.

Serangan pada Maret lalu itu menewaskan seorang anak perempuan berusia tiga tahun dan melukai 600 lainnya.

Hamish de Bretton-Gordon, mantan Resimen Kimia, Biologi, Radiologi, dan Nuklir Inggris, mengatakan, “Operasi senjata kimia ISIS ini memilik banyak target.”

Menurut dia, dengan pindah ke daerah permukiman, jelas ISIS memiliki misi untuk menghancurkan lawan atau warga sipil dengan senjata kimia.

Bretton-Gordon mengatakan, dengan ISIS memiliki senjata kimia dan bom yang mungkin juga bermuatan kimia, Inggris dan negara Barat lainnya harus waspada.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN